Ganjar-Mahfud: Medsos Bongkar Ulah Pejabat Korup dan Dana Riset Rp 200 T | GASPOL X LANTURAN

00:34:38
https://www.youtube.com/watch?v=nEmCJCl1GMM

Sintesi

TLDRThe event features a lively conversation between Pak Mahfud and Mas Ganjar about youth engagement in politics, the significance of making informed choices in elections, and the role of family values in shaping future leaders. They stress the importance of involving the youth in political processes and address the need for legal reforms in Indonesia. Personal anecdotes about their families are shared, highlighting their parenting philosophies. Moreover, students are encouraged to ask questions about reforms in law, technology, and employment opportunities in vocational fields, leading to discussions on the government's role in enhancing vocational education and ensuring that graduates are well-prepared for the job market.

Punti di forza

  • πŸ‘ Youth participation in elections is crucial for Indonesia's future.
  • πŸ—³ Making informed choices can shape the direction of the nation.
  • πŸ‘¨β€πŸ‘§β€πŸ‘¦ Parenting should encourage independence and self-reliance.
  • πŸ“š Vocational education needs to align with industry demands.
  • βš– Legal reforms are necessary for accountability in law enforcement.

Linea temporale

  • 00:00:00 - 00:05:00

    The session opens with applause for the guests, highlighting the excitement of the youth present. Both Pak Mahfud and Mas Ganjar express the importance of engaging with the younger generation and discussing their concerns for the future of Indonesia. They emphasize the need for the youth to participate actively in the upcoming elections by casting their votes and making their voices heard.

  • 00:05:00 - 00:10:00

    Pak Mahfud shares his perspective on youth involvement, emphasizing that they must be proactive in defining their futures, given the unique opportunities and challenges they face. He also emphasizes the importance of independence and self-reliance for his children, explaining his desire for them to succeed without relying on his position.

  • 00:10:00 - 00:15:00

    The discussion shifts to personal stories and family backgrounds as Mas Ganjar and Pak Mahfud reflect on significant moments in their lives using photos. Pak Mahfud talks about his commitment to raising his children to be self-sufficient and not rely on his political status. They share anecdotes that demonstrate their values regarding family and society.

  • 00:15:00 - 00:20:00

    Mas Ganjar speaks about his relationship with his child, Alam, emphasizing the importance of allowing him to pursue his own path rather than forcing him into a political career. He highlights Alam's achievements and ambitions while promoting independence and personal choices without the influence of his political lineage.

  • 00:20:00 - 00:25:00

    The conversation transitions into a Q&A session with students who pose relevant questions concerning the legal system in Indonesia and potential solutions. Pak Mahfud stresses the need for strong leadership in law enforcement and a proper legal framework to tackle corruption and inefficiency, addressing the necessity for legal reform.

  • 00:25:00 - 00:34:38

    The session concludes with discussions on vocational education and the importance of preparing students for the workforce. Both leaders express their commitment to enhancing vocational training and creating opportunities in various industries, thereby empowering students to excel and find jobs after graduation.

Mostra di piΓΉ

Mappa mentale

Video Domande e Risposte

  • What is the significance of the upcoming elections?

    The elections are crucial for determining the future of Indonesia, and youth involvement is essential.

  • How can youth ensure their voices are heard in politics?

    By participating in elections and making informed choices.

  • What challenges do vocational graduates face in employment?

    There's a lack of job opportunities specifically tailored for diploma holders, which needs to be addressed.

  • What role do parents play in shaping their children's future choices?

    Parents should encourage independence and not impose their own career paths on their children.

  • How can the government support vocational education?

    By facilitating partnerships with industries and ensuring curricula match job market demands.

Visualizza altre sintesi video

Ottenete l'accesso immediato ai riassunti gratuiti dei video di YouTube grazie all'intelligenza artificiale!
Sottotitoli
id
Scorrimento automatico:
  • 00:00:07
    [Tepuk tangan]
  • 00:00:09
    Terima kasih sekali lagi untuk Mas
  • 00:00:12
    budantanojo saya boleh gak minta tepuk
  • 00:00:13
    tangannya untuk mas Bud Thank you ya Mas
  • 00:00:15
    aku pengin
  • 00:00:17
    tostosan siap masm thank you banget nah
  • 00:00:20
    ini gilirannya ngelantur pol ngelantur
  • 00:00:24
    pol ngomong-ngomong Mas gajar Pak Mahfud
  • 00:00:26
    apa kabar Selamat malam ketemu lagi Siap
  • 00:00:30
    Pak Mahfud Mas Ganjar ketemu lagi siap
  • 00:00:34
    Aku mau minta dulu tepuk tangannya Uner
  • 00:00:36
    masih semangat malam ini Uner Masih dong
  • 00:00:39
    mantapini ni kita luar biasa pak mfud
  • 00:00:44
    dan Mas Ganjar Pak mfud kita boleh
  • 00:00:45
    enggak melangkah sedikit ke tengah
  • 00:00:47
    Karena begini dulu kalau memandang anak
  • 00:00:51
    muda harus langsung ke mata hatinya Nah
  • 00:00:55
    jadi kalau di hadapan teman-teman
  • 00:00:57
    mahasiswa oner ini saya pengin dengar
  • 00:00:59
    dong Pak mahut Mas Ganjar apa yang mau
  • 00:01:02
    disampaikan secara langsung sama
  • 00:01:04
    generasi muda ini loh Jangan cuma
  • 00:01:06
    dijadiin komoditas aja harus disfa
  • 00:01:09
    langsung boleh ya pakai mu
  • 00:01:14
    ya saya kalau lihat anak muda hari ini
  • 00:01:18
    dan melihat event hari ini event untuk
  • 00:01:22
    Indonesia Saya ingin melamar semuanya
  • 00:01:25
    untuk menjadi juru bicara
  • 00:01:28
    saya Monggo Pak Oke Monggo Pak mafud
  • 00:01:33
    ya berdasarkan hasil survei anak-anak
  • 00:01:36
    muda ini punya keinginan-keinginan
  • 00:01:39
    tertentu tentang masa depan
  • 00:01:41
    Indonesia pemerintahan seperti apa yang
  • 00:01:44
    diinginkan masa depan Indonesia seperti
  • 00:01:46
    apa yang
  • 00:01:47
    diinginkan tetapi berdasar hasil survei
  • 00:01:50
    pula banyak anak-anak muda yang mungkin
  • 00:01:55
    mungkin hadir untuk memberikan suara di
  • 00:01:58
    dalam pemilu mungkin tidak Oleh sebab
  • 00:02:00
    itu oleh sebab itu
  • 00:02:03
    hadir beri pilihan Tentukan pilihan pada
  • 00:02:07
    Pemilu tanggal 14 Februari tahun
  • 00:02:11
    2024 siapun Boleh Anda pilih karena
  • 00:02:16
    suara anda akan menentukan masa depan
  • 00:02:18
    kalau anda Acuh maka negara ini akan
  • 00:02:20
    tidak baik-baik saja untuk selanjutnya
  • 00:02:22
    Oleh sebab itu Pilihlah nanti di dalam
  • 00:02:25
    pemilu yang akan datang nama-nama calon
  • 00:02:29
    partai dan sebagainya sudah ada di atas
  • 00:02:31
    meja Anda pilih dengan sebaik-baiknya
  • 00:02:33
    itu aja ya artinya harus datang ke TPS
  • 00:02:37
    ya Jangan bangun kesiangan gitu Pak
  • 00:02:39
    Mahfud Jangan bangun kesiangan iya iya
  • 00:02:42
    itu yang paling penting ya Monggo Mas
  • 00:02:44
    gajar Pak Mahfud kita duduk kembali kita
  • 00:02:49
    ngobrol-ngobrol tadi udah ee sedikit apa
  • 00:02:54
    ya cukup serius tapi kalau di lanturan
  • 00:02:58
    dan gaspol ini ngelantur pol ini Mas
  • 00:03:01
    Ganjar dan Pak Mahfud kita ingin lebih
  • 00:03:04
    menyuguhkan suasana yang hangat biar
  • 00:03:06
    teman-teman ini juga tahu sebenarnya
  • 00:03:08
    gimana Pak Mahfud Mas Ganjar sisi-sisi
  • 00:03:11
    mungkin yang belum apa tersampaikan gitu
  • 00:03:14
    nah aku pengin meng-highlight satu hal
  • 00:03:17
    soal Pak Mahfud dan Mas Ganjar itu Eh
  • 00:03:21
    soal keluarga jadi kita punya foto ya
  • 00:03:25
    boleh ditampilkan teman-teman e boleh
  • 00:03:27
    ditampilkan dulu ini hasil kulikannya
  • 00:03:29
    teman-teman kita punya foto ee
  • 00:03:31
    foto-fotonya Mas Ganjar dan Pak Mahfud
  • 00:03:33
    oh bukan nah nah ini nih ya ini masih
  • 00:03:37
    ingat ya Pak mafu masih ingat momennya
  • 00:03:39
    Mas Ganjar masih ingat momen-momen foto
  • 00:03:41
    ini Iya saya SMP sama bapak saya
  • 00:03:46
    itu SMP
  • 00:03:49
    SMP Wah ini nah ini Cel Uh mantap ini
  • 00:03:53
    celananya ini back back to fashion lagi
  • 00:03:55
    nih pak itu Pak Mahfud yang mana yang
  • 00:03:56
    mana Pak Mahfud itu yang cutbay itu Pak
  • 00:03:58
    Mahfud itu kayaknya iya he ya Pak ya iya
  • 00:04:02
    ya itu waktu saya mahasiswa tingkat du
  • 00:04:05
    bersama teman saya yang sekarang sudah
  • 00:04:08
    wafat dia guru besar di Win balik dulu
  • 00:04:11
    gambarnya yang sebelumnya gambarnya yang
  • 00:04:13
    tampilanut brya itu loh Cut brya Pak
  • 00:04:15
    mafud tadi l nah ini Iya itu namanya
  • 00:04:19
    Profesor Ahmad Min Haji baru 2 tahun
  • 00:04:21
    yang lalu meninggal Lulu teman sekamar
  • 00:04:24
    saya waktu belajar di Yogyakarta ee
  • 00:04:28
    cita-cita nya beda dia ingin belajar
  • 00:04:32
    menjadi dosen agama dan berhasil dia
  • 00:04:34
    menjadi guru besar di bidang hukum Islam
  • 00:04:36
    lulus dari Kanada sedangkan saya ingin
  • 00:04:38
    menjadi Dosen Hukum sama-sama tercapai
  • 00:04:41
    cita-citanya Tapi beliau dipanggil lebih
  • 00:04:44
    duli oleh Allah subhanahu wa taala siap
  • 00:04:46
    oke oke nah Ini soal keluarga tadi juga
  • 00:04:49
    ada ya kayaknya nitia ya foto dengan
  • 00:04:52
    keluarga nah ini ini Mas Ganjar dan Pak
  • 00:04:57
    Mahfud Nah aku pengin ke Pak Pak Mahfud
  • 00:04:59
    dulu Pak Mahfud kemarin waktu deklarasi
  • 00:05:03
    kalau kita mundur ke belakang ketika Pak
  • 00:05:04
    Mahfud dideklarasikan sebagai baca
  • 00:05:07
    wapresnya Mas Ganjar itu Pak Mahfud
  • 00:05:10
    ter-highlight kita mengajak keluarga ada
  • 00:05:13
    dua anak Pak Mahfud yang ikut dan
  • 00:05:15
    kemudian Pak Mahfud di situ bercerita
  • 00:05:17
    teman-teman kalau bahkan Pak Mahfud itu
  • 00:05:20
    melarang anak-anak itu untuk ngaku
  • 00:05:23
    sebagai anaknya Pak Mahfud padahal Pak
  • 00:05:27
    Mahfud itu yudikatif iya legislatif juga
  • 00:05:30
    sudah pernah gitu kan sekarang di
  • 00:05:32
    eksekutif ini kan Kalau saya jadi
  • 00:05:35
    anaknya Pak Mahfud bapakku jabat terus
  • 00:05:38
    Kok aku enggak boleh ngaku gitu loh
  • 00:05:40
    kira-kira gitu loh Pak Nah itu
  • 00:05:42
    sebenarnya apa sih Pak yang ingin
  • 00:05:45
    dicapai dengan Iya karena saya ada di
  • 00:05:47
    Uner saya sebut aja mahasiswa anak saya
  • 00:05:51
    tuh yang nomor dua lulusan fakultas
  • 00:05:53
    kedokteran Uner Oke fakultas kedokteran
  • 00:05:55
    Uner ada yang hadir yang tahu bahwa dia
  • 00:05:59
    ya ada temannya benar teman ada ya yang
  • 00:06:03
    tahu bahwa dia anak saya hanya Profesor
  • 00:06:05
    Joko Santoso ini yang lain gak ada yang
  • 00:06:08
    tahu karena beliau waktu nulis buku
  • 00:06:11
    minta pengantar saya lalu ee anak saya
  • 00:06:14
    yang beritahu Kalau Pak Joko menulis
  • 00:06:16
    buku minta pengantarnya ketua MK tentang
  • 00:06:18
    politik kesehatan di Indonesia baru saya
  • 00:06:22
    beriahu itu anak saya yang lain dosennya
  • 00:06:25
    gak boleh tahu saya bilang Kenapa biar
  • 00:06:27
    tidak mendapat perlakuan khusus
  • 00:06:29
    baru sesudah diwisuda para dosennya loh
  • 00:06:32
    ini Ananya bapak inianya bapak Iya saya
  • 00:06:34
    bilang Yang tahu cuma Pak Joko karena
  • 00:06:36
    dia teman sudah
  • 00:06:39
    lama tapi ngebiasa gimana Pak kita peng
  • 00:06:43
    tahu ya artinya ya kalau diantara
  • 00:06:45
    anak-anak muda privil itu kan sesuatu
  • 00:06:47
    yang kemudian sering dianggap sebagai
  • 00:06:49
    sesuatu ingin dibanggakan membiasakan
  • 00:06:52
    keluarga
  • 00:06:55
    untukuim bag
  • 00:06:58
    itu Indonesia tu kalau anak pejabat
  • 00:07:01
    diperlakukan istimewa Ee seakan-akan
  • 00:07:05
    tidak harus melalui proses-proses yang
  • 00:07:07
    wajar Wah ini anaknya Pak Mahfud ini
  • 00:07:09
    anaknya menteri anaknya ketua MK harus
  • 00:07:11
    begini saya bilang gak boleh Kamu ngak
  • 00:07:13
    boleh memberitahu bahwa kamu anak saya
  • 00:07:16
    pokoknya kamu usaha sendiri saya carikan
  • 00:07:19
    sekolah kalau perlu apa bilang ke saya
  • 00:07:21
    tidak usah menggunakan fasilitas
  • 00:07:24
    kedudukan Saya anak saya yang dua lagi
  • 00:07:26
    yang sekarang ada di Amsterdam kemudian
  • 00:07:28
    yang satu jadi dosen di fakultas hukum
  • 00:07:31
    UGM juga dia cari beasiswa sendiri Dapat
  • 00:07:33
    lpdp sendiri mencari beasiswa sendiri
  • 00:07:36
    dapat sekolah yang lumayanlumayan baik
  • 00:07:38
    tapi gak ada orang yang tahu juga bahwa
  • 00:07:41
    itu anak saya gitu kecuali dalam
  • 00:07:43
    pertemuan-pertemuan itu Temannya datang
  • 00:07:45
    dia main lalu dia tahu kalau orang tua
  • 00:07:48
    kalau orang tuanya saya bagi saya itu
  • 00:07:51
    penting gitu agar mereka bisa mandiri
  • 00:07:54
    dan tahu bahwa hidup itu adalah
  • 00:07:56
    perjuangan saya katakan pada dia ingat
  • 00:07:59
    Saya hafal Saya hafal sebuah pepatah
  • 00:08:03
    dalam bahasa Arab tuh bunyinya gini la
  • 00:08:06
    yamtil majdaam yarkabil hat W yanalul
  • 00:08:11
    taqamal Hadar tidak akan pernah sukses
  • 00:08:13
    kamu kalau kamu tidak mau menghadapi
  • 00:08:17
    risiko dengan berusaha sendiri dan tidak
  • 00:08:19
    akan pernah berkedudukan apapun kalau
  • 00:08:21
    kamu selalu takut sebelum melakukan
  • 00:08:24
    sesuatu yang dianggap baik itu aja yang
  • 00:08:27
    saya katakan
  • 00:08:28
    jalan
  • 00:08:29
    siap siap siap nah beralih ke Pak Ganjar
  • 00:08:33
    senyumnya kayaknya sepakat karena kan
  • 00:08:34
    seingat beberapa kali kita ngobrolin E
  • 00:08:36
    mendengarkan eh Alam juga bilang bahwa
  • 00:08:39
    hubungan antara eh ayah dengan anak
  • 00:08:42
    bapak dengan anak antara Mas Ganjar
  • 00:08:43
    dengan alam juga ini bagaikan apa ya
  • 00:08:46
    saya istilahnya waktu itu alam akan
  • 00:08:49
    bergerak sendiri berjalan sendiri sambil
  • 00:08:51
    Kemudian Mas Ganjar akan mengawasi dari
  • 00:08:54
    dari belakang tanpa memberikan ee Apun
  • 00:08:58
    begitu kan hanya mengawasi dari belakang
  • 00:09:00
    ini kan dinamika yang manis tapi
  • 00:09:02
    bagaimana ya sulit pasti menjadi orang
  • 00:09:04
    tua ngobrolnya biasanya Bagaimana dengan
  • 00:09:07
    alam untuk memastikan bahwa everything
  • 00:09:08
    is on track tetap sesuai jalur tapi alam
  • 00:09:12
    punya jalan sendiri alam punya cita-cita
  • 00:09:17
    dia suatu ketika saya nonton
  • 00:09:20
    podcast-nya dan saya
  • 00:09:22
    lega karena waktu mau podcast dia enggak
  • 00:09:25
    cerita terus kemudian waktu ngobrol dia
  • 00:09:27
    mikir sendiri kalau saya tonton
  • 00:09:30
    diam-diam saya tonton diam-diam profil
  • 00:09:33
    ya podcast ya nasib saya jadi anaknya
  • 00:09:37
    Ganjar gitu kan pernah jadi DPR sama
  • 00:09:40
    tadi
  • 00:09:42
    ee waktu itu dia tidak bisa mendapatkan
  • 00:09:45
    fasilitas dan tidak akan diperhatikan
  • 00:09:47
    karena apa dia masih kecil tapi begitu
  • 00:09:50
    jadi gubernur memang dia sudah
  • 00:09:53
    menempatkan diri saya akan
  • 00:09:55
    berisiko maka dia
  • 00:09:57
    sampaikan sejak SD SMP dia mulai ikut
  • 00:10:01
    lomba-lomba SMP dia pergi ke apa namanya
  • 00:10:06
    ee acara-acara yang berkelas
  • 00:10:09
    internasional terus kemudian dia menang
  • 00:10:12
    dapat gold Medal dan tentu saja pada
  • 00:10:16
    saat itu dia sendiri mulai muncul
  • 00:10:19
    konflik nanti kalau seperti ini kalau
  • 00:10:21
    saya juara Ah kamu anaknya Gubernur Oke
  • 00:10:25
    tapi kalau tidak gimana sih anaknya
  • 00:10:27
    Gubernur enggak juara gitu yang suka
  • 00:10:30
    Saya dari alam dia sudah menempatkan
  • 00:10:32
    diri aku enggak ada urusan aku mau
  • 00:10:35
    bekerja Aku mau usaha sendiri dan
  • 00:10:37
    kemudian semua berjalan seperti apa
  • 00:10:40
    adanya semua berjalan seperti apa ada ya
  • 00:10:43
    dia kemarin juga saya sempat riset-riset
  • 00:10:46
    mengatakan bahwa ya It's ok kalau saya
  • 00:10:48
    juga mungkin punya pilihan politik yang
  • 00:10:53
    atau bahkan saya tidak memilih di dunia
  • 00:10:54
    politik itu katanya alam adalah suatu
  • 00:10:56
    kebebasan yang mungkin kalau kita lihat
  • 00:10:58
    sekarang Mas Ganjar kayaknya kok apa ya
  • 00:11:02
    kan misalnya mas Ganjar nih sebagai
  • 00:11:03
    politisi biasanya Ya penginnya anaknya
  • 00:11:06
    juga ya ikutlah di politik misalnya ada
  • 00:11:09
    bapaknya dokter penginnya anaknya dokter
  • 00:11:11
    Kenapa Mas Ganjar yang Bahkan anaknya
  • 00:11:13
    ini cuman satu loh ini tunggal ini ini
  • 00:11:16
    enggak pengin atau membebaskan alam gitu
  • 00:11:19
    Iya karena dia punya cita-cita dan saya
  • 00:11:21
    tidak mau memaksakan dia menjadi saya
  • 00:11:24
    Ganjar adalah Ganjar alam adalah alam
  • 00:11:26
    tugasnya sebagai orang tua mengontrol
  • 00:11:29
    agar tidak offside saja tidak offside
  • 00:11:31
    tidak terlibat narkoba tidak terlibat
  • 00:11:34
    apa namanya hal-hal yang negatif gitu ya
  • 00:11:37
    itu tugas saya mengawal dia dan tentu
  • 00:11:40
    saja dalam sebuah podcast saya juga
  • 00:11:42
    kaget juga ini podcast yang lain saya
  • 00:11:44
    lihat masih diam-diam juga nontonnya ya
  • 00:11:47
    Saya nonton dan waktu itu dia bilang
  • 00:11:49
    gini ya ini
  • 00:11:52
    kira-kira bikin orang tersinggung gak ya
  • 00:11:54
    Emang kenapa kayaknya waktu podcast gitu
  • 00:11:57
    ya jadi agakak enak gitu ter saya lihat
  • 00:12:00
    gitu begitu saya ah enggak apa-apa
  • 00:12:02
    asik-asyik aja gitu dan yang menarik
  • 00:12:04
    adalah pertanyaan tentang politik itu ya
  • 00:12:07
    dia pengin bisnis ada darah Saya pasti
  • 00:12:11
    dia tertarik politik saya tahu itu tapi
  • 00:12:13
    pada sisi yang lain dia mengatakan
  • 00:12:14
    begini karena ini hostnya bertanya siapa
  • 00:12:19
    politisi idolamu saya kaget saya pikir
  • 00:12:22
    ayahnya Ternyata dia tidak mengidolakan
  • 00:12:24
    saya itu rasanya gimana tuh mas ganj Oh
  • 00:12:27
    enggak buat saya ini anak punya prinsip
  • 00:12:31
    lalu Dikatakan waktu itu jawabannya e
  • 00:12:34
    politisi idolanya yang dalam atau luar
  • 00:12:36
    negeri gitu luar negeri dulu dia Saya
  • 00:12:40
    mengidolakan Obama Kenapa dia kulit
  • 00:12:43
    hitam dan kemudian dia menjadi pemecah
  • 00:12:45
    telur kira-kira gitu ya yang pertama
  • 00:12:47
    yang menarik politik politisi dalam
  • 00:12:50
    negerinya saya pikir saya atau Pak
  • 00:12:52
    Mahfud gituah ternyata dia
  • 00:12:57
    phang dia pilih kaisang dan saya
  • 00:13:00
    tertawa-tawa senyum-senyum begitu Jadi
  • 00:13:02
    artinya
  • 00:13:03
    ee saya menanamkan kamu anak tunggal
  • 00:13:07
    saya tapi kamu tidak boleh manja kamu
  • 00:13:09
    harus mandiri kamu harus Survive kamu
  • 00:13:10
    harus berusaha jadi adalah nilai-nilai
  • 00:13:14
    yang kemudian mesti kita berikan kepada
  • 00:13:16
    anak-anak kita mantap sebelumnya kita
  • 00:13:18
    ngoblol juga tadi sama eh Mas Sipin
  • 00:13:21
    Bupati Trenggalek anak muda juga yang
  • 00:13:23
    keren sekali eh Dia mengingatkan kita
  • 00:13:26
    quotes dari tanmalaka bahwa idealisme
  • 00:13:28
    ini adalah suatu
  • 00:13:29
    sesuatu yang membuat anak muda ini hal
  • 00:13:32
    terakhir yang menjadi keistimewaan dari
  • 00:13:34
    anak muda kita kasih kesempatan untuk
  • 00:13:35
    mahasiswa bertanya ya Mas Ganjar ya ini
  • 00:13:39
    sebenarnya dari hari jumat sudah ada
  • 00:13:41
    1000 lebih pertanyaan yang masuk jadi
  • 00:13:43
    kami sulit sekali untuk memilih Karena
  • 00:13:46
    kan enggak mungkin kalau ditanyain semua
  • 00:13:48
    Jadi kami mencoba untuk pilih mana
  • 00:13:50
    pertanyaan yang paling mewakili dan kita
  • 00:13:52
    akan berikan kesempatan untuk mahasiswa
  • 00:13:55
    yang satu ini silakan Sebutkan nama
  • 00:13:56
    pertanyaannya apa
  • 00:13:59
    baik ee asalamualaikum warahmatullahi
  • 00:14:02
    wabarakatuh Selamat malam Pak Ganjar ee
  • 00:14:06
    Perkenalkan nama saya Khalid Muhamad
  • 00:14:07
    Yuda negara biasa dipanggil Yuda eh dari
  • 00:14:10
    fakultas hukum Prodi ilmu hukum Fakultas
  • 00:14:13
    Hukum Mana
  • 00:14:15
    suaranya hukum Uner ohoh
  • 00:14:18
    mantap izin bertanya Pak eh di masa
  • 00:14:21
    sekarang Kan terdapat maraknya isu
  • 00:14:23
    kewenang kesewenangan aparat penegak
  • 00:14:25
    hukum yang di mana ee isu kesewenangan
  • 00:14:28
    itu
  • 00:14:29
    sebenarnya ee terdapat sistem yang di
  • 00:14:32
    mana ee itu dari atasan sampai bawahan
  • 00:14:35
    dan dari bawahan sampai atasan
  • 00:14:38
    nah menurut saya sebagai mahasiswa
  • 00:14:41
    Fakultas Hukum ee hukum di Indonesia itu
  • 00:14:44
    sudah baik Pak bahkan sangat baik eh
  • 00:14:46
    namun di sini
  • 00:14:48
    eh terdapat
  • 00:14:51
    oknum aparat penegak hukum yang tidak
  • 00:14:54
    bertanggung jawab nah sesuai dengan
  • 00:14:56
    gagasan yang sering Bapak gaungkan yaitu
  • 00:14:58
    itu reformasi hukum Bagaimana pertanyaan
  • 00:15:01
    saya bagaimana cara Bapak mengatasi
  • 00:15:03
    permasalahan ini dan EE kami sebagai
  • 00:15:05
    mahasiswa fakultas hukum Hal apa yang
  • 00:15:07
    dapat kami lakukan untuk mendukung
  • 00:15:10
    program Bapak begitu Pak eh Sekian dari
  • 00:15:12
    saya terima kasih
  • 00:15:14
    Yaudah kamu pengin Sayang jawab atau Pak
  • 00:15:16
    Mahfud
  • 00:15:18
    ee dari Pak Ganjar dulu baru Pak Mahfud
  • 00:15:22
    Oke tapi Bu tampung dulu ya Nak kamu
  • 00:15:24
    harus tegas pilihannya hanya satu Ganjar
  • 00:15:26
    atau Mahfud yang jawab ee e mungkin e
  • 00:15:29
    pertanyaan saya itu bisa dijawab dengan
  • 00:15:32
    lugas dari Pak Mahfud sih sebenarnya
  • 00:15:34
    Tapi saya pengin tu saya sudah tahu
  • 00:15:35
    perasaanmu kira-kira itu dan Kalau Pak
  • 00:15:37
    Mahfud cerita soal itu beliau punya
  • 00:15:39
    pengalaman banyak maksud saya mau Saya
  • 00:15:41
    tawarkan Pak Mahfud bisa cerita soal
  • 00:15:44
    detail soal itu Oh siap bagus sekali
  • 00:15:46
    silakan Pak tapi Pak Mahfud kita boleh
  • 00:15:48
    dengarkan dulu pertanyaan dari semuanya
  • 00:15:50
    diung kemudian biar sekalian boleh ya
  • 00:15:53
    biar ceritanya lengkap Oke terima kasih
  • 00:15:55
    ya Yuda ya terima kasih banyak thankuda
  • 00:15:57
    terima kasih Pak gjar Pak
  • 00:16:00
    m terima kasih eh kita langsung ke
  • 00:16:03
    penanya kedua
  • 00:16:06
    silakan sini nanti ada penanya perempuan
  • 00:16:10
    enggak kalau enggak saya harus pakai
  • 00:16:12
    syarat biasanya saya meminta Yang
  • 00:16:13
    pertama perempuan tapi karena sudah
  • 00:16:15
    terlanjut ada perempuan engak nanti
  • 00:16:17
    berapa penanya Mbak ada tiga pertanyaan
  • 00:16:19
    sejauh ini Oke berarti yang ketiga harus
  • 00:16:20
    perempuan
  • 00:16:22
    oke oke cek cek Perkenal Pak Nama
  • 00:16:26
    sayaahman saya dari teknik robotika dan
  • 00:16:28
    kecerdasan buatan fakultas teknologi
  • 00:16:30
    maju dan multidisiplin ftmm Mana
  • 00:16:32
    suaranya
  • 00:16:37
    Pak pertanyaan saya Indonesia ini negara
  • 00:16:40
    yang besar Pak tapi di sektor teknologi
  • 00:16:43
    dan riset kita itu sangat kalah dengan
  • 00:16:45
    negara lain seperti barang-barang di
  • 00:16:47
    sekitar kita kendaraan kendaraan yang
  • 00:16:49
    kita pakai kendaraan yang Bapak pakai
  • 00:16:51
    handphone HP dan laptop dan aplikasi
  • 00:16:54
    dalamnya itu buatan dari negara lain lah
  • 00:16:57
    negara lain sudah berlomba ke antariksa
  • 00:16:59
    sedangkan kita masih menerapkan sistem
  • 00:17:00
    fotokopi ektp Pak ya i ya Kenapa kok
  • 00:17:05
    kita bisa Tertinggal jauh itu apa
  • 00:17:08
    strategi bapak untuk mengatasi
  • 00:17:09
    ketertinggalan tersebut dan tambahan pak
  • 00:17:13
    tadi Bapak membahas tentang IKN lah kita
  • 00:17:16
    sebagai
  • 00:17:17
    mahasiswa khususnya mahasiswa Uner Apa
  • 00:17:20
    peran kita untuk mendongkrak pembangunan
  • 00:17:22
    IKN itu sendiri Karena kita semua di
  • 00:17:24
    sini sebagai mahasiswa sudah sangat siap
  • 00:17:26
    untuk membantu dalam memajukan bangunan
  • 00:17:28
    IKN Pak matur nuhun siap Terima kasih
  • 00:17:32
    matur nuhun Alvian karena tadi Mas
  • 00:17:35
    Ganjar sudah request ada penanya
  • 00:17:36
    perempuan saya izin boleh enggak kita
  • 00:17:38
    kasih kesempatan Open floor di sini
  • 00:17:40
    Adakah e penanya mahasiswi yang kemudian
  • 00:17:44
    ingin bertanya tapi enggak boleh sama ya
  • 00:17:46
    Oh itu itu sebelah kan I kamu yang
  • 00:17:49
    ngeluar flashlight Apa itu ya ya itu oke
  • 00:17:52
    yang pakai flashlight
  • 00:17:54
    ya boleh bergeser dibantu eh boleh
  • 00:17:57
    teman-teman dari k pas tv itu tadi ada
  • 00:17:59
    yang tangan tadi perempuan Nah itu gak
  • 00:18:02
    ada yang pakai flashlight Mas gajar yang
  • 00:18:04
    mana oke silakan Sil yang lagi berjalan
  • 00:18:06
    Oh sudah Iya
  • 00:18:08
    oke Atau mungkin boleh diberikan e hand
  • 00:18:11
    Mik saja supaya bisa langsung dari
  • 00:18:13
    tempat
  • 00:18:14
    duduknya mohon nama ya nama dari
  • 00:18:18
    fakultas mana pertanyaannya
  • 00:18:27
    apa
  • 00:18:28
    coba dicek dulu
  • 00:18:32
    cekek perlu pakai mic saya atau mau saya
  • 00:18:36
    hampiri supaya
  • 00:18:41
    bis Oh dialihkan ke sebelah sanaarahkan
  • 00:18:45
    karena disiapkannya sebelah sini
  • 00:18:48
    Sebenarnya ini ni tadi pakai flashl
  • 00:18:51
    segala
  • 00:18:57
    ya perkenalkan diri saya Diana aulioda
  • 00:19:01
    dari fakultas
  • 00:19:05
    [Tepuk tangan]
  • 00:19:10
    vokasi Saya pernah mendengar salah satu
  • 00:19:13
    pidato Pak Ganjar bersama Mbak Najwa
  • 00:19:16
    siihab di dalam pidato tersebut Pak
  • 00:19:19
    Ganjar pernah mengatakan akan memajukan
  • 00:19:23
    dan mengembangkan vokasi Lalu bagaimana
  • 00:19:27
    kontribusi yang akan Pak Ganjar lakukan
  • 00:19:30
    terhadap mahasiswa vokasi dan dalam segi
  • 00:19:34
    apa Pak Ganjar memberikan kontribusi
  • 00:19:37
    tersebut Apakah dalam bidang pendidikan
  • 00:19:40
    seperti meningkatkan D3 menjadi D4 atau
  • 00:19:44
    dalam bidang pekerjaan yang dapat
  • 00:19:47
    dibilang semakin jarang ditemukannya
  • 00:19:50
    lowongan pekerjaan untuk mahasiswa
  • 00:19:53
    lulusan vokasi terutama Diploma 3 Terima
  • 00:19:57
    kasih Pak Terima kasih siap ini curhatan
  • 00:20:01
    ini curhatan saya zaman dulu Pak maahfud
  • 00:20:03
    Mas Ganjar karena saya juga lulusan D3
  • 00:20:05
    sebelum akhirnya saya sekolah lagi
  • 00:20:06
    langsung S1 jadi kegalauan untuk
  • 00:20:08
    mendapatkan pekerjaan itu nyata
  • 00:20:13
    Oke kita boleh ee karena sudah tiga kita
  • 00:20:15
    jawab terlebih dahulu silakan tadi
  • 00:20:17
    karena maunya Pak Mahfud jadi ya Monggo
  • 00:20:19
    Pak Mahfud tapi bolehlah Mas Ganjar
  • 00:20:21
    tambahkan nanti ya Iya Mas Khairul
  • 00:20:23
    Muhammad dari fakultas hukum tadi
  • 00:20:27
    sedikit saya singgung kalau di mana pun
  • 00:20:29
    di setiap negara tuh kalau mau
  • 00:20:31
    memperbaiki hukum itu tiga sasarannya
  • 00:20:35
    satu legal substance isi aturannya bagus
  • 00:20:39
    apa gak yang kedua legal structure
  • 00:20:41
    aparat penegak hukumnya bagus apa tidak
  • 00:20:44
    yang ketiga legal culture budaya
  • 00:20:47
    hukumnya bagus apa tidak kalau ini sudah
  • 00:20:49
    bagus negara itu akan bagus Nah sekarang
  • 00:20:52
    masalahnya di mana legal substance isi
  • 00:20:55
    aturan hukum kita sudah banyak
  • 00:20:57
    bagus-bagus masalahnya mungkin ada
  • 00:20:59
    tumpang tindi tapi semua apapun yang
  • 00:21:01
    kita butuhkan sudah ada
  • 00:21:03
    aturannya tetapi masalahnya ada di legal
  • 00:21:07
    structurnya aparat penegak hukum kita
  • 00:21:10
    tadi yang korup itu tadi sehingga kalau
  • 00:21:13
    Anda tanya kepada saya terus mulai dari
  • 00:21:16
    mana itu tadi mulai dari strong
  • 00:21:19
    leadership di dalam penegakan hukum
  • 00:21:22
    arahnya ke mana satu ke atas kepada para
  • 00:21:26
    pebisnis kepada para pejabat
  • 00:21:28
    itu harus dilakukan penegakan hukum dan
  • 00:21:31
    kepastian hukum ya penegakan hukum dan
  • 00:21:34
    kepastian ke bawah ke rakyat kecil yang
  • 00:21:37
    yang yang hak-haknya selalu dirampas
  • 00:21:39
    tanpa alasan hukum yang benar itu kita
  • 00:21:43
    berikan perlindungan hukum jadi ke atas
  • 00:21:46
    penegakan dan kepastian ke bawah
  • 00:21:50
    perlindungan itu saja arahnya nanti
  • 00:21:53
    kalau itu sudah sudah bisa dilaksanakan
  • 00:21:55
    dengan baik maka saya kira hampir semua
  • 00:21:58
    persoalan di penegakan hukum itu bisa di
  • 00:22:02
    atasi itu aja Siap Pak mafud eh izin
  • 00:22:05
    sedikit agak apa memberikan ya sedikit
  • 00:22:09
    pertanyaan Kalau kemarin kan kita lihat
  • 00:22:11
    dari pola Pak Mahfud memimpinemkopol
  • 00:22:14
    hukam itu kan sering sekali Pak Mahfud
  • 00:22:16
    itu muncul dengan statement yang kalau
  • 00:22:20
    istilah teman-teman wartawan tu Pak
  • 00:22:21
    Mahfud bocor nih orang belum diumumin
  • 00:22:24
    tsk Pak Mahfud yang ngumumin dulu
  • 00:22:26
    misalnya nah tapi dalam proses tadi soal
  • 00:22:29
    aparat penegak hukum itu Pak sebenarnya
  • 00:22:32
    ketika Pak Mahfud di kemenkopol hukam
  • 00:22:35
    itu apa sih Pak tantangan terbesarnya
  • 00:22:37
    Kenapa kadang-kadang aparat penegak
  • 00:22:40
    hukum ini mandek prosesnya atau bahkan
  • 00:22:42
    mereka juga ada beberapa oknum yang
  • 00:22:44
    justru terlibat dalam hal-hal ya terkait
  • 00:22:48
    dengan masalah hukum ini Iya saya suka
  • 00:22:53
    mengundang partisipasi publik untuk
  • 00:22:56
    mendorong penegakan hukum karena begini
  • 00:22:58
    terkadang kalau kita memberitahu
  • 00:23:00
    baik-baik itu ada saja alasannya maka
  • 00:23:03
    saya umumkan aja ke publik Wah itu ada
  • 00:23:05
    kejahatan di situ tuh ada korupsi di
  • 00:23:07
    situ karenah rakyat ngeroyok melalui
  • 00:23:09
    medsos melalui media melalui televisi
  • 00:23:12
    ada juga yang mau lari Kan mau lari gak
  • 00:23:15
    mau pulang gitu saya umumkan aja dia
  • 00:23:17
    sudah tersangka pulang saya bilang kalau
  • 00:23:19
    sudah tersangka anda gak pulang Anda
  • 00:23:21
    lari bisa dikejar oleh
  • 00:23:24
    interpol atau pemerintah sendiri bisa
  • 00:23:26
    cari masa seorang pejabat gitu
  • 00:23:28
    menghilang tidak ketemu Nah akhirnya
  • 00:23:30
    akan pulang Nah kadang kala lemparan ke
  • 00:23:33
    publik lemparan ke media massa itu lebih
  • 00:23:36
    efektif dan lebih cepat dibandingkan
  • 00:23:38
    dengan kita ikut prosedur-prosedur
  • 00:23:40
    birokrasi yang bertiele-tele itu itu aja
  • 00:23:44
    ya this is the hard truth lempar publik
  • 00:23:47
    aja mendingan eh gunakan ini ya Eh
  • 00:23:51
    kekuatanmu dalam bermedia sosial gitu ya
  • 00:23:53
    oke eh boleh ditambahin sedikit Iya tadi
  • 00:23:57
    Yuda ya soal penegakan hukum jadi Pak
  • 00:23:59
    Mahfud sudah menjelaskan Jadi gini
  • 00:24:02
    ketika sistem itu apa
  • 00:24:04
    adanya tadi strukturnya sudah bagus
  • 00:24:07
    begitu kan terus kemudian mungkin
  • 00:24:09
    budayanya belum bagus karena masih ada
  • 00:24:11
    sogok dan sebagainya aktornya juga
  • 00:24:14
    kemudian belum bagus maka pemimpinnya
  • 00:24:16
    yang harus bagus maka pemimpinnya apa
  • 00:24:19
    ini contohnya Pak Mahfud ini Pak Mahfud
  • 00:24:22
    itu kan Menko gimana sih Pak Pak Mahfud
  • 00:24:25
    itu Menko kok ngeksekusi habis kamu
  • 00:24:28
    enggak ngeksekusi kok gitu maka kemudian
  • 00:24:31
    ada model-model yang bisa dipakai ini
  • 00:24:33
    untungnya kalau kita
  • 00:24:35
    aktivis karena aktivis maka punya cara
  • 00:24:38
    lain kita tidak melanggar hukum tapi
  • 00:24:40
    bisa menggerakkan orang Hei itu tidak
  • 00:24:43
    diproses Saya kira pada sisi ini itu ada
  • 00:24:46
    dua hal kreasi dan inovasi seorang
  • 00:24:49
    pemimpin kita ketika menghadapi situasi
  • 00:24:52
    yang stagnan maka harus ada terobosan
  • 00:24:54
    ini terobosan Saya suka l yang kedua
  • 00:24:57
    tadi Baga bimana modernisasi kira-kira
  • 00:25:00
    gitu ya
  • 00:25:01
    tadi si siapa panggilannya Arif ya tadi
  • 00:25:04
    ya betul ya Al Alifian Alifian tadi n
  • 00:25:08
    Pak panggilannya Alif Alif Alifian sori
  • 00:25:11
    Apa strategi bapak untuk memajukan Sisi
  • 00:25:13
    teknologi dan riset risetnya sudah ada
  • 00:25:17
    mana kamu Alif ya Iya satu saya ketemu
  • 00:25:20
    peneliti
  • 00:25:23
    1% anggaran dari apa PDB dipakai untuk
  • 00:25:29
    penelitian 200 juta kira-kira 200
  • 00:25:32
    triliun sor kira-kira dana dari lpdp
  • 00:25:35
    hari ini bisa dipakai untuk riset
  • 00:25:37
    anak-anak muda seperti Alif ini eh Saya
  • 00:25:40
    kira akan punya ruang yang jauh lebih
  • 00:25:42
    banyak dua
  • 00:25:44
    berpartner dengan siapa dunia usaha ini
  • 00:25:48
    banyak contoh Bagaimana kita bisa
  • 00:25:50
    memajukan
  • 00:25:51
    sehingga ya ini pernah terjadi Lif waktu
  • 00:25:55
    kita mulai menggunakan laptop belum
  • 00:25:58
    masuk tablet waktu itu sudah pernah ada
  • 00:26:01
    satu program setiap mahasiswa pelajar
  • 00:26:04
    punya satu
  • 00:26:05
    laptop maka apa yang terjadi kita butuh
  • 00:26:09
    jutaan ini adalah market potential
  • 00:26:12
    market yang bisa kita create lalu saat
  • 00:26:14
    itu muncul salah satu BNN pernah
  • 00:26:16
    ditugaskan Bagaimana membuat laptop yang
  • 00:26:19
    harganya kira-kira waktu itu maksimum R
  • 00:26:23
    juta
  • 00:26:25
    gagal maka sebenarnya dengan pengetahuan
  • 00:26:28
    dan kemampuan yang ada mesti diberikan
  • 00:26:30
    ruang kepada mereka live Tolong dong
  • 00:26:34
    buat handphone yang murah murah itu
  • 00:26:38
    bukan berarti tidak berkualitas kamu
  • 00:26:40
    boleh kolaborasi kamu boleh menginisiasi
  • 00:26:43
    dan negara memakai ini contoh aja
  • 00:26:46
    mungkin di dunia pertanian membuat
  • 00:26:48
    alsintan yang buatan kita terus apa yang
  • 00:26:50
    dilakukan negara negara kemudian
  • 00:26:52
    mengambil alih Untuk apa untuk menjadi
  • 00:26:56
    offer maka itu pasti akan jalan Saya
  • 00:26:59
    kira banyak pengalaman negara maju
  • 00:27:01
    melakukan itu melakukan proteksi agar
  • 00:27:04
    bisa dilakukan dulu pernah ada satu
  • 00:27:06
    negara membuat kebijakan dia tidak atau
  • 00:27:10
    melarang atau membatasi barang impor
  • 00:27:13
    masuk karena dia sedang mengembangkan
  • 00:27:15
    itu bahkan ditiru sama dia begitu
  • 00:27:18
    kemudian dia produksi dia gunakan
  • 00:27:20
    sendiri ofteernya ada ketika kemudian
  • 00:27:23
    offtaker-nya ada dan mulai kemudian
  • 00:27:25
    barang itu berproduksi lebih baik pasar
  • 00:27:27
    mulai dibuka kompetisi menjadi fair maka
  • 00:27:31
    sebenarnya kita juga harus melakukan itu
  • 00:27:33
    maka butuh memberikan penugasan kepada
  • 00:27:36
    peneliti kepada kampus kepada dunia
  • 00:27:39
    usaha untuk membuat proek bersama kalau
  • 00:27:42
    itu dilakukan maka teman-teman akan
  • 00:27:44
    mendapatkan tempat yang terbaik Mas
  • 00:27:46
    Ganjar Saya senang sih dengar itu karena
  • 00:27:48
    itu kan terdengar seperti one full
  • 00:27:49
    circle begitu ya karena ini juga
  • 00:27:51
    termasuk pertanyaan yang ketiga tadi
  • 00:27:53
    lapangan pekerjaan untuk teman-teman
  • 00:27:54
    yang e vokasi karena khususnya mereka
  • 00:27:56
    pasti praktik ke dunia kerja tapi itu
  • 00:27:59
    kan lagi-lagi e harapan kalau saya bisa
  • 00:28:02
    tanya dalam waktu berapa lama itu sangat
  • 00:28:05
    E itu tercapai mungkin tercapai mereka
  • 00:28:09
    lulus sebentar lagi
  • 00:28:11
    soalnya mereka harus melakukan sekarang
  • 00:28:14
    juga ada dua hal kalau konteks lapangan
  • 00:28:18
    pekerjaan kemudian harus bekerja sebagai
  • 00:28:20
    karyawan maka
  • 00:28:22
    melamarlah tapi kalau kemudian ingin
  • 00:28:24
    bekerja tidak menjadi karyawan maka
  • 00:28:27
    menjadi entrepreneur
  • 00:28:29
    entrepreneur akan ada tiga Apakah kamu
  • 00:28:31
    sudah punya
  • 00:28:33
    pemahaman tentang usaha yang akan kamu
  • 00:28:37
    kerjakan maka produk knowledge yang
  • 00:28:40
    kedua ketika kemudian sudah bisa
  • 00:28:42
    mengerjakan dengan bagus Apakah kamu
  • 00:28:45
    punya akses modal maka perbankan dan
  • 00:28:47
    negara terlibat dan yang ketiga ketika
  • 00:28:50
    itu sudah semuanya siapa yang akan
  • 00:28:53
    mendampingi kamu sampai kemudian kamu
  • 00:28:55
    jadi pengusaha kadinah hipmikah
  • 00:28:58
    pemerintahkah industrikah itu yang bisa
  • 00:29:01
    dijalankan Mbak 40% dari APBN APBD harus
  • 00:29:07
    dibelanjakan untuk
  • 00:29:09
    UMKM saya boleh cerita pengalaman ya ini
  • 00:29:12
    kehebatan teman-teman saya waktu saya
  • 00:29:13
    menjadi gubernur Dia hebat sekali karena
  • 00:29:16
    kemudian idenya adalah memberikan kepada
  • 00:29:19
    UMKM agar mereka satu dilakukan
  • 00:29:23
    legalisasi dari bisnisnya yang kedua
  • 00:29:26
    diajari dia pembukuan
  • 00:29:28
    diuruslah npwp-nya maka setelah itu dia
  • 00:29:32
    kita minta untuk masuk kepada ikatalog
  • 00:29:35
    lokal itu konkret siapa pembilinya
  • 00:29:39
    pemerintah maka pada saat itu ketika
  • 00:29:42
    kita akan berbicara soal yang paling
  • 00:29:44
    kecil-kecil harian mohon maaf dengan
  • 00:29:46
    segala hormat ketika semua orang harus
  • 00:29:49
    minum air putih di depan kita kan itu
  • 00:29:53
    pekerjaan yang cukup gampang dilakukan
  • 00:29:55
    oleh UMKM kamu kerjakan aku dampingi
  • 00:29:59
    begitu bisa aku beli
  • 00:30:01
    offer pasar sudah ada ya Jadi kapan itu
  • 00:30:04
    melakukan sekarang Maka Alif yang
  • 00:30:07
    berikutnya adalah PR
  • 00:30:08
    besar Pak kami sudah siap oke silakan
  • 00:30:11
    angkat tangan kalau sudah siap kami mau
  • 00:30:14
    ikut mengerjakan IKN oke silakan kerjaan
  • 00:30:16
    IKN Kamu mau pilih yang
  • 00:30:19
    mana kamu mau menyelesaikan
  • 00:30:22
    infrastrukturnya kamu ininembuat
  • 00:30:26
    osemnyau buat aspek bisnis yang ada di
  • 00:30:29
    sana atau kamu ingin mengisi Bagaimana
  • 00:30:32
    IKN menjadi future City Kota masa depan
  • 00:30:37
    dengan seluru teknologi yang maju kamu
  • 00:30:39
    mau ambil dari mana menjaga agar
  • 00:30:43
    ekosistem Itu dari sisi aspek
  • 00:30:45
    lingkungannya berjalan dengan baik anda
  • 00:30:47
    punya itu silakan Anda datang melakukan
  • 00:30:50
    digitalisasi sehingga paperless yang ada
  • 00:30:52
    di situ silakan Anda datang sehingga
  • 00:30:55
    Alif kamu bisa melakukan apapun dengan
  • 00:30:57
    timmu dengan dosenmu dengan siapapun
  • 00:31:00
    yang kemudian bisa berkontribusi dan
  • 00:31:03
    tadi siapa nama ketiga Diana betul
  • 00:31:06
    ya Diana betul ya tadi ya Pak kanjar
  • 00:31:11
    pernah ngobrol sama naaswa pernah bilang
  • 00:31:13
    ingin memajukan vokasi Betul apa
  • 00:31:16
    kontribusi yangan dilakukan Sebenarnya
  • 00:31:18
    saya punya cerita ini menarik Diana saya
  • 00:31:21
    bacakan aja ya pada saat saya bicara
  • 00:31:23
    dengan indef kita bicara soal Ekonomi
  • 00:31:27
    tiba-tiba ada yang memberikan catatan
  • 00:31:28
    kepada saya ini yang namanya Didik
  • 00:31:31
    purbadi dia mengelola Kawasan Industri
  • 00:31:33
    Kendal kebetulan teman kuliah
  • 00:31:36
    saya maka dia menyampaikan Bagaimana
  • 00:31:39
    investasi itu bisa berjalan kami
  • 00:31:42
    mengawal Kawasan Industri Kendal sejak
  • 00:31:44
    tanda tangannya Presiden Jokowi dengan
  • 00:31:46
    pmli dari Singapura itu dulu izinnya
  • 00:31:49
    tidak mulus-mulus saja maka saya
  • 00:31:51
    ceritakan tadi bisnis yang gampang dan
  • 00:31:52
    murah
  • 00:31:53
    mudah alhasil selesai kemudian investor
  • 00:31:58
    masuk apa yang kemudian mesti dilakukan
  • 00:32:00
    dari kawasan industri Kendal dari
  • 00:32:02
    pengalaman ini maka kami menggarap link
  • 00:32:04
    and match waktu itu program sederhana
  • 00:32:06
    ada teaching industry di sana dan kami
  • 00:32:09
    bekerja dengan 60 SMK di situ menjadi eh
  • 00:32:13
    partner dan kita melakukan piloting dari
  • 00:32:16
    Project PSN yang ada dan kemudian kita
  • 00:32:19
    bisa masuk bekerja sama ini SMK yang
  • 00:32:23
    kedua Bagaimana kemudian meningkatkan
  • 00:32:25
    yang D3 atau D4
  • 00:32:28
    semua akan bergantung pada kepentingan
  • 00:32:30
    industri kalaulah piloting ini bisa
  • 00:32:33
    berjalan maka level di atas SMK adalah
  • 00:32:36
    kawan-kawan D3 hari ini yang bisa kita
  • 00:32:39
    lakukan adalah ketika investasi masuk
  • 00:32:41
    maka MP planningnya harus mesti ada maka
  • 00:32:45
    kita tawarkan anda akan menggunakan SDM
  • 00:32:49
    dari kita di situlah kemudian vokasi
  • 00:32:50
    akan berkembang tapi vokasi pun kampus
  • 00:32:53
    bisa kita ajak bicara Apakah kampus
  • 00:32:56
    kemudian bisa mengisi
  • 00:32:59
    mendesain SDM vokasi yang sesuai dengan
  • 00:33:03
    kebutuhan itu jika jawabannya Iya maka
  • 00:33:06
    selesailah pekerjaan ini dan Anda boleh
  • 00:33:08
    melanjutkan kepada D4 bisa ke S1 S2 S3
  • 00:33:12
    dan seterusnya maka cara ini dari
  • 00:33:15
    praktik yang sudah ada bisa kita
  • 00:33:17
    laksanakan bahkan ketika kami
  • 00:33:20
    mendapatkan apa keluarga miskin dan
  • 00:33:22
    kemudian kita harus lebih cepat sekolah
  • 00:33:24
    vokasi yang paling cepat pengalaman saya
  • 00:33:27
    waktu itu membuat namanya SMK Jateng 3
  • 00:33:30
    tahun mereka sekolah dijamin semuanya
  • 00:33:32
    oleh pemerintah tahun keempat dia sudah
  • 00:33:34
    bekerja di seluruh dunia artinya Apa
  • 00:33:37
    artinya sebenarnya vokasi dalam konteks
  • 00:33:40
    industrialisasi yang sedang berjalan
  • 00:33:42
    menjadi sebuah Mitra sehingga kita butuh
  • 00:33:45
    memfasilitasi untuk mereka bisa
  • 00:33:47
    kolaborasi Diana mudah-mudahan menjawab
  • 00:33:50
    terima kasih terima kasih sekali lagi
  • 00:33:52
    untuk teman-teman dan juga yang e 1000
  • 00:33:55
    pertanyaan yang sudah masuk ee tepuk
  • 00:33:58
    saya boleh minta tepuk tangan untuk
  • 00:33:59
    teman-teman mahasiswa yang ada di
  • 00:34:01
    sinianyaar
  • 00:34:04
    biasa ada banyak e Pak Mahfud Mas gajar
  • 00:34:07
    suara-suara yang kemudian e kita coba
  • 00:34:10
    untuk tampung nanti kalau boleh izin
  • 00:34:12
    pertanyaan-pertanyaan yang belum sempat
  • 00:34:13
    terjawab kami akan kirimkan ke
  • 00:34:15
    bapak-bapak sehingga nanti bisa kemudian
  • 00:34:17
    diberikan jawaban dan solusinya buat
  • 00:34:19
    teman-teman gitu ya deal ya setuju jadi
  • 00:34:21
    dan masukan juga ya gitu ni ya masukan
  • 00:34:24
    bukan kemasukan Nam i
  • 00:34:34
    [Tepuk tangan]
Tag
  • elections
  • youth engagement
  • law enforcement
  • parenting
  • vocational education
  • employment
  • Indonesia
  • politics