00:00:00
e-blue pupuk
00:00:05
[Musik]
00:00:07
ngomong Ok kali ini kita akan memulai
00:00:11
untuk memahami tentang kebijakan publik
00:00:14
dalam rangka memahami secara lebih
00:00:18
komprehensif terkait dengan Apa itu
00:00:21
analisis kebijakan publik nah akan
00:00:24
tetapi di awal ini saya ingin
00:00:26
menyampaikan bahwa perkembangan studi
00:00:29
analisis kebijakan publik sekarang ini
00:00:31
sudah berkembang sangat jauh bahkan yang
00:00:35
terakhir saya mengupdate sebuah jurnal
00:00:39
bahwa kebijakan publik sekarang sudah
00:00:42
mulai masuk ke dalam neuro science
00:00:46
neurosains itu adalah ilmu yang
00:00:47
mempelajari tentang sistem kerja otak
00:00:49
itu udah melibatkan teknologi yang luar
00:00:52
biasa kompleks yang melibatkan berbagai
00:00:54
macam disiplin ilmu tidak hanya ilmu
00:00:57
sosial bahkan ilmu tentang neurosains
00:01:00
itu sendiri dan mempelajari bagaimana
00:01:02
cara kerja otak dari masyarakat cara
00:01:05
kerja otak dari para pengambil kebijakan
00:01:07
ini berimplikasi terhadap kebijakan
00:01:09
hujan publik yang diambil nah sehingga
00:01:11
analisis kebijakan publik itu sendiri
00:01:13
sesuai dengan perkembangan yang terakhir
00:01:15
yang tadi saya sampaikan itu sudah
00:01:18
berpijak kepada disiplin ilmu yang
00:01:21
disebut dengan neuro science tapi kita
00:01:23
tidak akan mendalami tentang bagaimana
00:01:26
analisis kebijakan publik bisa dilakukan
00:01:28
dengan pendekatan neurosains itu ini
00:01:31
sebagai deskripsi saja bahwa sekarang
00:01:34
hari ini tuh perkembangannya udah sampai
00:01:36
jauh ke arah sana oke nah yang pertama
00:01:40
sebelum kita mempelajari bagaimana cara
00:01:42
melakukan analisis kebijakan publik kita
00:01:45
akan merefresh dulu sebenarnya apa sih
00:01:47
didefinisikan sebagai kebijakan publik
00:01:49
itu sendiri nah kebijakan publik di sini
00:01:52
ada tiga komponen penting ada banyak
00:01:54
definisi yang sudah bisa anda baca di
00:01:56
berbagai literatur tapi yang pertama
00:01:58
bahwa kebijakan publik itu menuntut
00:02:00
adanya action dari public Sector public
00:02:04
Sector itu bisa disebut pemerintah atau
00:02:07
kau institusi politik atau institusi
00:02:09
negara tapi ketika ada action tindak
00:02:12
action disini adalah sebuah tindakan
00:02:14
yang dilakukan dengan sengaja oleh
00:02:17
public authorities pabrik authority bisa
00:02:20
yang tak bisa sebut eks kutip bisa like
00:02:21
sakit dan sebagainya sehingga ketika
00:02:25
kita melihat ada fenomena dimana
00:02:27
pemerintah melakukan sesuatu atau
00:02:30
institusi politik bertindak atau
00:02:32
memutuskan sesuatu maka ketika fenomena
00:02:35
tindakan tersebut terjadi maka disitulah
00:02:38
sebenarnya letak untung rugi dari
00:02:40
kebijakan publik kebijakan publik to ada
00:02:43
ketika pemerintah memutuskan sesuatu
00:02:46
kebijakan publik itu ada dan bisa kita
00:02:49
analisis ketika negara ketika institusi
00:02:52
formal yang ada dalam negara bertindak
00:02:54
dan melakukan sesuatu itu yang pertama
00:02:56
highlight yang harus ditekankan yang
00:02:59
pertama Kapan kebijakan publik itu ada
00:03:00
yang kedua bahwa apa yang dilakukan apa
00:03:04
yang diterjemahkan dan tindakan yang di
00:03:07
dan oleh public authorities tadi atau
00:03:09
public Sector itu memiliki tujuan yang
00:03:11
spesifik get jelas ada maksud dan tujuan
00:03:16
di balik tindakannya itu Jadi kalau
00:03:18
tindakannya itu kemudian tidak
00:03:20
berimplikasi kemudian tidak berdampak
00:03:22
kemudian tidak membawa pada target
00:03:25
tertentu maka itu masih belum bisa
00:03:26
secara spesifik dikatakan sebagai
00:03:28
fenomena kebijakan publik jika komponen
00:03:31
yang kedua samping adanya action action
00:03:35
ini bisa bersifat pasif bisa bersifat
00:03:36
aktif juga ada Purpose ya Ada intension
00:03:41
ada niat dan ada tujuan kenapa tindakan
00:03:45
itu dilakukan nah yang ketiga yang
00:03:47
paling penting adalah bahwa tujuan dari
00:03:51
tindakan yang dilakukan itu berimplikasi
00:03:53
kepada masyarakat secara luas memiliki
00:03:57
implikasi pada masyarakat secara luas
00:03:59
nah disini pada aspek yang ketiga dari
00:04:02
ontologi kebijakan publik ini dengan
00:04:04
ustadz hati kenapa karena bisa
00:04:07
di dampak atau efek dari kebijakan duduk
00:04:11
dirasakan sekarang bisa jadi dia
00:04:13
dirasakan di masa yang akan datang nanti
00:04:15
kita akan berbicara juga tentang teknik
00:04:17
for casting dimana pemerintah membuat
00:04:19
kebijakan terhadap sesuatu yang belum
00:04:21
terjadi sehingga ketika sesuatu tindakan
00:04:24
pemerintah yang dilakukan hari ini
00:04:26
kemudian dikatakan bahwa tindakan itu
00:04:29
memiliki tujuan tertentu kemudian analis
00:04:32
kebijakan melihat di masyarakat ternyata
00:04:34
kok masyarakat tidak terdampak belum
00:04:36
tentu itu bukan merupakan fenomena
00:04:37
kebijakan publik yang akan dianalisis
00:04:40
bisa jadi dampaknya baru akan dirasakan
00:04:41
satu tahun bahkan mungkin lima tahun
00:04:44
yang akan datang misalnya tentang
00:04:45
isu-isu kebijakan lingkungan hari ini
00:04:48
dibuat dampaknya terhadap perbaikan
00:04:50
dewan mungkin baru bisa dirasakan atau
00:04:52
dilihat pada tiga empat bahkan lima
00:04:55
tahun yang akan datang Nah sehingga bisa
00:04:58
di Apa Kris talokan atau bisa
00:05:01
disimpulkan bahwa kebijakan publik
00:05:03
adalah berupa tindakan dari pemerintah
00:05:07
yang kemudian banyak resources yang
00:05:10
dikeluarkan atas tindakan tersebut
00:05:13
kemudian dia bisa dilegalisasi bisa
00:05:15
tidak dan kemudian dia berdampak kepada
00:05:19
kepentingan dan ke perikehidupan dari
00:05:21
masyarakat Nah itu adalah apa ruang
00:05:24
lingkup dimana kegiatan analisis
00:05:27
kebijakan publik ini bisa dilakukan jadi
00:05:29
harus diidentifikasi tiga aspek itu jadi
00:05:32
ini penting untuk melihat bahwa uh ini
00:05:34
kerja-kerja analisis kebijakan publik
00:05:35
mana yang bukan karena banyak analisis
00:05:38
yang itu tidak masuk dalam analisis
00:05:40
kebijakan publik yang pertama analisis
00:05:42
yang terlalu micro terlalu spesifik
00:05:44
terlalu sektoral tapi kok bisa lupa like
00:05:46
ini memiliki tiga komponen itu maka
00:05:48
apapun isinya apapun problemnya maka dia
00:05:52
sudah masuk ke dalam analisis kebijakan
00:05:54
publik nah pemahaman kita terhadap apa
00:05:59
namanya Bravo khusus atau terhadap
00:06:02
fenomena yang kita melebihi begini
00:06:04
penting dan saya coba akan kembali lagi
00:06:06
flashback end
00:06:07
tentang sejarah adanya fenomena
00:06:10
kebijakan publik ini jauh ke belakang
00:06:12
ada seorang sejarawan yang bernama Larry
00:06:16
gonick dia menulis sebuah buku yang
00:06:19
sangat menarik tentang sejarah peradaban
00:06:21
manusia dan Larry gonick ini
00:06:24
mengidentifikasi bahwa kebijakan publik
00:06:27
itu ada bahkan Jauh sebelum peradaban
00:06:30
manusia modern Itu ada menurut Larry
00:06:34
gonick dia mengidentifikasi buah empat
00:06:37
ribu tahun sebelum masehi itu manusia
00:06:39
ini masih belum seperti sekarang dari
00:06:42
goni Emang Abang historis ion yang apa
00:06:46
namanya memiliki imajinasi yang kuat
00:06:47
gimana pada saat itu spesies manusia itu
00:06:51
terdiri dari dua ras yaitu cro-magnon
00:06:55
dan rasnet Jenderal empat puluh ribu
00:06:58
tahun sebelum masehi dan dua ras manusia
00:07:01
di pada saat itu sudah terjadi konflik
00:07:04
ada benturan diantara mereka
00:07:07
bikin perebutan wilayah perebutan sumber
00:07:10
makanan atau perebutan tempat area
00:07:13
perburuan dan sesuai tapi Angeles buah
00:07:15
ras manusia ini sudah mulai terjadi
00:07:17
konflik nah Konflik terjadi
00:07:19
berkepanjangan dalam buku the US sejarah
00:07:22
dari peradaban by story of Civilization
00:07:24
dari Larry gonick itu dan akhirnya kedua
00:07:27
suku itu memulai untuk membuat
00:07:31
kesepakatan damai Jadi mereka bertemu
00:07:34
Gimana caranya supaya kita tidak
00:07:36
bunuh-bunuhan terus gimana caranya kita
00:07:38
supaya tidak konflik Terus bisanya dan
00:07:40
akhirnya mereka membuat kesepakatan
00:07:42
damai Nah apa yang disepakati pada saat
00:07:46
itu yaitu adanya pembagian wilayah
00:07:52
kekuasaan nah kemudian bagi mereka yang
00:07:56
melanggar memang ini Mungkin biar
00:07:57
peradaban manusia saat itu mungkin masih
00:07:59
belum seperti sekarang dan mereka
00:08:01
menetapkan bahwa apabila terjadi
00:08:03
pelanggaran maka salah satu anggota suku
00:08:05
mereka harus
00:08:07
akan kepada suku yang lain bagi suku
00:08:09
yang melakukan pelanggaran jadi Memang
00:08:11
agak sedikit ini umumnya cara Mereka
00:08:14
menyelesaikan konflik dengan menyerahkan
00:08:16
salah satu anggota sukunya kepada
00:08:18
anggota suku yang dilanggar apa
00:08:20
kesepakatannya itu tapi setidaknya
00:08:23
menurut Larry gonick dan beberapa
00:08:25
sejarawan model yang sudah dilakukan
00:08:28
oleh dua suku spesies awal manusia
00:08:32
cro-magnon nanti oriental Itu sudah
00:08:34
merupakan sebuah fenomena awal dari
00:08:37
kebijakan publik Kenapa begitu yang
00:08:38
pertama adalah ada tindakan-tindakannya
00:08:40
mereka membuat sepakatan kemudian ada
00:08:43
tujuan tujuannya Apa tujuannya adalah
00:08:44
untuk menyelesaikan perseteruan diantara
00:08:48
mereka dan memiliki dampak-dampaknya
00:08:50
bang Udin konflik itu tidak terus
00:08:52
berlanjut nasihatnya tiga komponen ini
00:08:54
sebesar kita identifikasi bahwa empat
00:08:56
puluh ribu tahun sebelum masehi ketika
00:08:58
dua suku awal manusia itu mereka membuat
00:09:01
sebuah kesepakatan dan itu bisa
00:09:02
dikatakan sebagai embrio adanya
00:09:05
kebijakan publik
00:09:07
akan tetapi dalam literatur-literatur eh
00:09:09
kebijakan publik selalu dikatakan bahwa
00:09:12
kebijakan publik pertama kali yang
00:09:14
bersifat lebih formal yang bersifat
00:09:17
lebih jelas dan lebih spesifik itu
00:09:19
dibuat pada tahun 1790 sebelum masehi
00:09:23
atau bisa dikatakan kurang lebih 2000
00:09:26
tahun sebelum masehi kok tadi empat
00:09:28
puluh ribu tahun sebelum masehi Pada
00:09:31
1797 masehi itu ada seorang raja yang
00:09:34
bernama hammurabi dan hammurabi waktu
00:09:37
itu sebagai raja dia sudah membuat
00:09:39
aturan-aturan ini boleh dilakukan ini
00:09:43
tidak boleh dilakukan Dan semua itu
00:09:44
sejak dibuat dinamakan dengan kode
00:09:46
hammurabi nah kode hammurabi Ini adalah
00:09:49
sebuah dokumen resmi pertama kali atau
00:09:52
dokumen resmi tertua bagaimana
00:09:55
pemerintah atau negara melakukan
00:09:58
regulasi terhadap perikehidupan
00:09:59
masyarakat nah kode hammurabi itu juga
00:10:02
bisa diidentifikasi sebagai tiga aspek
00:10:04
atau tiga komponen dasar dari kebijakan
00:10:06
publik
00:10:07
krisda saya Sebutkan di awal Nah
00:10:10
selanjutnya hingga saat ini Terjadilah
00:10:12
apa namanya perkembangan-perkembangan
00:10:16
misalnya cerita yang sering kita dengar
00:10:18
tentang Troya Bagaimana Dua kerajaan
00:10:21
berperang kemudian mereka mengirimkan
00:10:23
patung kuda kemudian patung kudanya tuh
00:10:26
didalamnya berisi pasukan dan terjadi
00:10:28
peperangan yang luar biasa dan yang
00:10:30
diakhiri dengan kesepakatan persis
00:10:32
seperti cerita cro-magnon itu dan
00:10:34
akhirnya dibuatlah kebijakan yang untuk
00:10:38
menyelesaikan persoalan itu nah sentimen
00:10:41
Apa saja akhirnya yang bisa kita
00:10:44
simpulkan dari sejarah singkat kebijakan
00:10:46
publik itu yang pertama bahwa kebijakan
00:10:48
publik pada masa-masa awal itu selalu
00:10:50
dipicu selalu di Trigger oleh adanya
00:10:53
konflik konflik kemudian menyebabkan
00:10:57
ketidaknyamanan konflik menyebabkan
00:10:59
adanya goncangan sosial dan adat intensi
00:11:04
dari authority untuk mengatasi
00:11:07
di depan namanya goncangan sosial itu
00:11:09
dan akhirnya dibuatlah kesepakatan yang
00:11:11
itu mengikat bagi seluruhnya jadi
00:11:13
konflik pada masa awal lebih dan publik
00:11:15
itu menjadi pemicu menjadi Trigger
00:11:19
sekarang mungkin sudah tidak selalu
00:11:21
selamanya seperti tuna Apa yang memicu
00:11:22
konflik pada umumnya adalah masalah Ras
00:11:25
Ya bahwa ras am rasa lebih unggul
00:11:28
dibandingkan rasbi kemudian terjadi
00:11:30
konflik selain rasa apalagi perebutan
00:11:33
sumberdaya yang ini menguasai sebuah
00:11:36
perkebunan mengundang diambil alih oleh
00:11:38
kelompok yang lainnya dan kemudian
00:11:40
terjadi konflik dan akhirnya mungkin
00:11:43
mencapai kesepakatan apalagi misalnya
00:11:46
ideologi kemudian berkembang pada perang
00:11:49
dunia pertama perang dunia kedua pada
00:11:51
ususnya sudah bukan lagi masalah
00:11:52
resources sudah bukan lagi masalah ras
00:11:54
tapi sudah berkembang masalah ideologi
00:11:57
apalagi yang lebih sering kita lihat
00:11:59
konflik itu muncul karena agama misalnya
00:12:01
perbedaan pemahaman keagamaan satu
00:12:03
kelompok dengan kelompok yang lain juga
00:12:05
menjadi
00:12:07
sudari konflik dan sehingga bisa kita
00:12:09
katakan bahwa sampai hari ini misalkan
00:12:11
ada fenomena kerusuhan sosial terorisme
00:12:14
dan sebagainya Itu juga merupakan
00:12:16
konflik yang itu kemudian berujung
00:12:18
kepada adanya keputusan kolektif dan itu
00:12:22
kemudian menjadi cikal bakal atau embrio
00:12:25
munculnya kebijakan publik konflik yang
00:12:28
ada dalam sejarah manusia itu mengalami
00:12:31
metamorfosa kemudian sekarang kita sudah
00:12:34
bisa melihat misalnya kata lain
00:12:36
struktural misalkan antara kelompok yang
00:12:38
memiliki kekuasaan dengan yang tidak
00:12:39
memiliki kekuasaan jadi itu adalah
00:12:41
proses metamorfosis dari konflik itu
00:12:44
sendiri tapi apapun bentuk konflik itu
00:12:46
maka dia menjadi pemicu atau menjadi
00:12:48
Trigger munculnya fenomena yang
00:12:51
dikatakan kebijakan publik Nam pada
00:12:54
perkembangan yang berikutnya maka
00:12:57
konflik ini sudah bukan lagi menjadi
00:12:59
satu-satunya Kenapa karena konflik itu
00:13:05
pada dasarnya membutuhkan
00:13:07
konsiliasi dan Rekonsiliasi yang
00:13:10
disepakati oleh berbagai macam pihak
00:13:12
yang berkonflik itu menghasilkan sebuah
00:13:14
kebijakan Nah akhirnya kebijakan itu
00:13:18
mengatur banyak orang kebijakan itu
00:13:21
mengatur banyak pihak dan ketika
00:13:23
kebijakan itu mengatur banyak pihak
00:13:25
untuk menyelesaikan konflik berarti dia
00:13:27
bersifat problem solving jadi diatas
00:13:31
Conflict resolution itu tujuan dari
00:13:34
kebijakan publik adalah bagaimana
00:13:36
melakukan problem solving atau
00:13:38
memecahkan masalah dan ternyata masalah
00:13:41
yang ada di dalam ranah publik itu dalam
00:13:44
masyarakat modern bukan hanya masalah
00:13:46
konflik tetapi ada banyak masalah
00:13:48
misalnya kemiskinan ketimpangan kemudian
00:13:52
masalah ekonomi pertumbuhan dan
00:13:53
sebagainya sehingga banyak
00:13:55
problem-problem disitu membutuhkan
00:13:57
sebuah penyelesaian-penyelesaian yang
00:13:59
dilakukan oleh pemerintah memiliki
00:14:02
tujuan yang berdampak pada masyarakat
00:14:03
itu adalah sebuah langkah harus
00:14:05
berpedoman dari bidang publik
00:14:07
di dalam perkembangan masyarakat modern
00:14:09
itu maka kebijakan publik dapat dibagi
00:14:11
menjadi empat jenis Bisa dicek ini
00:14:13
adalah pendapat dari teori Lewis teori
00:14:17
mengatakan bahwa ada empat jenis atau
00:14:20
empat tipologi kebijakan publik bisa
00:14:22
dibagi kalau dulu kebijakan publik hanya
00:14:23
Conflict resolution nah pada masyarakat
00:14:26
modern bahkan berlangsung sampai
00:14:27
sekarang ada empat apa saja pertama
00:14:30
adalah kebijakan tipologi kebijakan
00:14:33
publik yang bersifat distributif
00:14:35
kebijakan publik yang bersifat
00:14:37
distributif ini tujuannya adalah
00:14:39
bagaimana resources yang ada di dalam
00:14:42
negara baik itu berupa uang baik itu
00:14:45
berupa instrumen-instrumen yang lain
00:14:47
sumber daya alam dan sebagainya bisa
00:14:49
dialokasikan untuk sektor-sektor atau
00:14:52
untuk kelompok-kelompok masyarakat yang
00:14:54
ada di dalam sebuah negara baik itu
00:14:57
berupa organisasi maupun berubah
00:14:58
komunitas jadi misalnya kita memiliki
00:15:01
APBN Oke APBN kita berapa 2000 triliun
00:15:04
Oke 2003 dipakai untuk siapa saja oke
00:15:07
pelaku UMKM sekian untuk pelaku industri
00:15:10
sekian untuk tenaga medis sekian untuk
00:15:13
tenaga pendidikan sekian itu adalah
00:15:14
kebijakan publik yang bersifat
00:15:16
distributif skylive bukan hanya melulu
00:15:19
masalah uang tapi juga bisa kemudahan
00:15:22
bisa apa namanya bantuan bisa apa berupa
00:15:26
regulasi untuk melegalisasi atau
00:15:29
mengakui keberadaan sebuah komunitas
00:15:31
atau organisasi itu adalah kebijakan
00:15:33
publik yang bersifat distributif Nah apa
00:15:39
tipologi kebijakan publik yang kedua
00:15:41
agak mirip dengan kebijakan publik yang
00:15:44
distributif dimana Kalau Bisri boot itu
00:15:46
langsung ya seperti kue dibagi-bagi
00:15:48
seperti itu sesuai dengan ya mungkin
00:15:50
proporsinya Nah yang kedua adalah
00:15:53
tipologi kebijakan publik yang bersifat
00:15:55
redistributif perbedaannya dimana
00:15:58
perbedaannya ada di sini kalau yang
00:16:00
bersifat distributif maka kue itu
00:16:04
dibagi-bagi sesuai dengan proporsinya
00:16:05
apakah itu
00:16:07
ia atau kekuatan lobi dan sebagai tapi
00:16:09
kebijakan publik yang bersifat
00:16:11
redistributif itu sudah ada nilai
00:16:14
dibaliknya bahwa disitu harus ada
00:16:17
kesetaraan ya harus ada prinsip kesamaan
00:16:23
sehingga kalau misalnya kue itu dibagi
00:16:26
10 kemudian pengusaha misalnya dari 100%
00:16:30
dibagi 10 masing-masing mendapatkan 10%
00:16:32
itu adalah distributif tapi kalau
00:16:35
kebijakan publik yang bersifat
00:16:36
redistributif bisa jadi satu kelompok
00:16:39
itu mendapatkan lebih kecil karena
00:16:41
mungkin kelompok itu adalah kelompok
00:16:42
investor harus dapat 10% Mungkin dia
00:16:44
dapat 5% aja sudah kaya raya sehingga
00:16:47
sisanya diberikan kepada kelompok lain
00:16:49
yang itu lebih membutuhkan Nah itu
00:16:53
adalah tepi jalur yang bisa
00:16:54
redistributif jadi Daris mengambil
00:16:57
resources dari satu kelompok masyarakat
00:16:59
negara mengambil kemudian setelah
00:17:02
diambil diberikan kepada kelompok
00:17:04
masyarakat lain yang berada di bawah itu
00:17:06
adalah
00:17:07
Jupri yang bersifat redistributif kita
00:17:11
nanti bisa melihat bahwa wujudnya
00:17:14
analisis kebijakan publik yang bersifat
00:17:16
redistributif itu sebagian besar disebut
00:17:18
sebagai sosial politik atau kebijakan
00:17:21
sosial yang nantinya mungkin akan
00:17:24
menjadi pokok pembahasan kita dalam
00:17:26
perkuliahan ini yaitu pada kebijakan
00:17:28
bumi yang bersifat redistributif Sekali
00:17:31
lagi saya garisbawahi mengambil porsi
00:17:34
dari kelompok yang berada di atas oleh
00:17:37
negara Kemudian oleh negara pula di
00:17:40
redistribusi kepada kelompok yang tipe
00:17:43
apa kurang beruntung nah yang ketiga
00:17:45
adalah jenis kebijakan publik yang
00:17:47
bersifat regulatory kalau kebijakan
00:17:49
publik yang tipis tribute IV dan
00:17:51
redistributif tadi fokusnya adalah
00:17:54
kepada resources yang mana resource itu
00:17:57
ada banyak bentuknya yang paling utama
00:17:59
dan paling kita sering lihat adalah
00:18:00
berupa uang atau anggaran tetapi
00:18:03
tipologi kebijakan mobil yang ketiga
00:18:05
yang bersifat regulatory ini
00:18:07
Nda melulu berbicara tentang resources
00:18:10
tapi dia berbicara tentang pengendalian
00:18:14
nah misalnya apa misalnya dulu-dulu KDRT
00:18:19
itu bukanlah merupakan sebuah tindakan
00:18:22
kriminal karena dianggap kekerasan dalam
00:18:24
rumah tangga itu wilayah privat nah
00:18:27
kemudian ketika negara mendiskusikan
00:18:31
kemudian mendengarkan pendapat beberapa
00:18:33
ahli dan berbagai kelompok masyarakat
00:18:35
akhirnya negara mengambil KDRT itu dari
00:18:39
wilayah privat dijadikan sebagai wilayah
00:18:42
publik sehingga pelaku KDRT itu bisa
00:18:45
dikenai hukum pidana kalau dulu sebelum
00:18:49
ada undang-undang itu KDRT ini adalah
00:18:52
berada di wilayah privat yang itu tidak
00:18:53
bisa masuk dalam persidangan Tetapi
00:18:55
setelah ada hukum yang bersifat
00:18:57
regulatory maka itu menjadi tindakan
00:18:59
kriminal
00:19:01
Hai apalagi contohnya misalnya korupsi
00:19:03
dulu mungkin korupsi dianggap tindakan
00:19:05
kriminal tetapi mungkin karena aturannya
00:19:08
tidak begitu Ice tidak terlalu ketat
00:19:10
maka negara membuat undang-undang
00:19:11
antikorupsi yang kemudian eh apa namanya
00:19:15
hukuman atau kontrol bahkan tindakan
00:19:18
kecil yang kalau dulu mungkin biasa
00:19:20
orang kirim parcel apa segala macem
00:19:23
pernikahan kemudian pejabat anaknya ada
00:19:26
yang menikah kemudian ada pengusaha
00:19:28
memberi apa namanya memberi kado
00:19:31
pernikahan berupa mobil berupa rumah itu
00:19:33
mungkin dulu biasa tapi setelah ada
00:19:35
kebijakan regulatory Maka hal itu
00:19:37
dianggap sebagai sebuah pelanggaran
00:19:39
sekali lagi tipologi kebijakan yang
00:19:42
ketiga ini dia sifatnya adalah mengatur
00:19:45
mengendalikan tindakan dari manusia
00:19:48
bukan terkait dengan pembagian sumber
00:19:51
daya kalau yang satu dan dua tapi
00:19:53
terkait dengan pembagian sumber daya
00:19:54
yang keempat menurut Edo Dwi bahwa
00:19:57
tipologi kebijakan publik itu yang
00:19:59
terakhir adalah yang bersifat
00:20:01
currency Nah kenapa begitu karena teori
00:20:05
mengatakan di era demokrasi sekarang ini
00:20:07
banyak sekali anggapan-anggapan atau
00:20:11
banyak sekali sebuah konsep yang
00:20:13
mengatakan bahwa demokrasi itu adalah
00:20:15
pada akhirnya akan berujung pada
00:20:17
keberpihakan kelompok-kelompok tertentu
00:20:19
yang meskipun sebenarnya ini tidak
00:20:22
secara nilai secara nilai universal
00:20:25
tidak diterima tapi dalam prakteknya itu
00:20:27
ada data lah partai mengusung seorang
00:20:31
calon kepala daerah nah kemudian kepala
00:20:34
daerahnya menang maka tugas politik dari
00:20:37
kepala daerah itu adalah mencari dimana
00:20:39
kantong-kantong pemilihnya itu dan
00:20:42
kemudian mengalokasikan banyak program
00:20:43
Banyak anggaran kepada kantong untuk
00:20:45
memilihnya itu atau misalnya daerah itu
00:20:48
adalah mayoritas beragama X misalnya nah
00:20:52
sehingga ketika kepala daerah terpilih
00:20:54
maka bantuan untuk tempat-tempat
00:20:56
peribadatan di atau organisasi keagamaan
00:21:00
merupakan
00:21:01
agama mayoritas udara itu akan mendapat
00:21:03
banyak bantuan-bantuan untuk membangun
00:21:05
tempat peribadatan mengadakan pendidikan
00:21:08
dan sebagainya Itu adalah tipologi
00:21:10
kebijakan yang bersifat constituency
00:21:12
sekali lagi meskipun ini tidak diakui
00:21:16
secara normatif tetapi dalam realita
00:21:19
tipologi kebijakan yang keempat ini
00:21:21
tetap Anda nah kemudian berbagai macam
00:21:26
tindakan yang dilakukan tadi ya berbagai
00:21:28
macam kebijakan yang dilakukan jadi bisa
00:21:30
kita analisis Apakah idea bersifat
00:21:33
distributif redistributif regulatory
00:21:37
maupun yang bersifat constituency itu
00:21:39
semuanya bisa kita lakukan analisis
00:21:41
kebijakan publik tapi di awal kita harus
00:21:45
mengunci dulu Apakah kebijakan kasus
00:21:48
kebijakan yang kita amati itu masuk pada
00:21:50
distributif redistributif constituency
00:21:53
atau regulatory itu harus dipastikan
00:21:57
dulu harus dikunci dulu bahwa Oke
00:22:00
kebijakan ini
00:22:01
Hai karena sifatnya begini begini begini
00:22:03
maka dia masuk dalam tipologi kebijakan
00:22:05
yang redistributif misalnya
00:22:07
magnetoresistive sejak awal Kenapa
00:22:10
karena implikasinya nanti akan berbeda
00:22:12
kalau kebijakan itu bersifat masuk pada
00:22:14
tipologi yang lain Nah setelah kita
00:22:17
berhasil memastikan bahwa kasus
00:22:20
kebijakan yang kita akan analisis itu
00:22:22
masuk dalam tipologi yang mana maka
00:22:24
langkah berikutnya adalah kita harus
00:22:27
mengidentifikasi Apakah kebijakan
00:22:30
tersebut bersifat tertulis atau tidak
00:22:33
tertulis nah ini kita sudah masuk pada
00:22:36
bentuk kalau yang tadi itu adalah
00:22:38
tipologi yang dari todolo itu adalah
00:22:41
tipologi kebijakan publik Setelah itu
00:22:43
kita lakukan maka berikutnya kita
00:22:44
identifikasi adalah kebijakan tertulis
00:22:47
atau tidak tertulis kebijakan yang
00:22:49
tertulis maka itu sudah masuk ke dalam
00:22:52
ranah akan beririsan banyak sekali
00:22:55
dengan ranah kajian ilmu hukum Karena
00:22:58
dia sudah dilegalisasi dia sudah
00:23:00
diformalkan
00:23:01
Oh ya dituangkan ke dalam lembaran
00:23:03
negara yang itu resmi dan itu merupakan
00:23:06
dokumen resmi kenegaraan maka kebijakan
00:23:09
itu dapat dikatakan sebagai kebijakan
00:23:12
tertulis akan tetapi nah ini Yang
00:23:16
penting harus kita pahami bersama
00:23:18
sebagian besar kebijakan publik itu
00:23:21
dilakukan secara tidak tertulis ingat
00:23:24
sebagian besar bukan sebagian kecil
00:23:27
sebagian besar keputusan-keputusan yang
00:23:31
itu diambil oleh seorang pejabat publik
00:23:34
di kesehariannya ketika dia pagi masuk
00:23:37
kantor sampai sore pulang kantor
00:23:39
misalnya dalam rentang waktu pagi sampai
00:23:42
sore itu yang bersangkutan atau
00:23:44
mengambil banyak sekali keputusan yang
00:23:47
sebagian besar tidak dituangkan ke dalam
00:23:49
dokumen resmi kenegaraan yang tak bisa
00:23:51
sebut berupa Perda berupa undang-undang
00:23:53
berupa Peraturan Bupati itu tidak semua
00:23:56
keputusan keputusannya itu berakhir dan
00:23:59
berujung kepada dokumen resmi kenegaraan
00:24:01
nah dan misalnya kentang Allah pak ini
00:24:04
Eh bagaimana Pak katanya lainnya ada
00:24:07
Sekian banyak kelompok masyarakat yang
00:24:09
membutuhkan bantuan Ya udahlah kita
00:24:12
kasih aja pada kelompok kemudian
00:24:15
akhirnya dibuatlah proses administrasi
00:24:17
airnya kelompok tersebut mendapatkan itu
00:24:18
adalah contoh bahwa kebijakan tersebut
00:24:20
tidak tertuang ke dalam dokumen resmi
00:24:23
negara akan tapi berimplikasi juga
00:24:25
kepada kepentingan masyarakat secara
00:24:26
umum yang tadi saya katakan bahwa setiap
00:24:29
hari seorang kepala daerah sambil contoh
00:24:31
itu menerima tamu itu dari berbagai
00:24:34
macam masyarakat dari berbagai macam
00:24:38
komponen salah satunya adalah dari
00:24:40
institusi pemerintahan di daerahnya dan
00:24:42
meminta keputusan dan persetujuan dari
00:24:45
seorang kepala daerah yang tak bisa
00:24:48
Contohkan dari pagi masuk sampai sore
00:24:49
pulang itu bisa berlebih dari 10 kali
00:24:52
dia membuat keputusan dan itu sehari
00:24:54
bayangkan kalau dalam satu bulan berapa
00:24:57
dalam satu tahun ada berapa keputusan
00:24:58
yang diambil dan tidak semuanya tertuang
00:25:01
komentar negara yang menjadi pertanyaan
00:25:04
seorang analis kebijakan publik adalah
00:25:06
apa dasar keputusan itu diambil dan apa
00:25:09
implikasinya terhadap pembangunan atau
00:25:11
terhadap kesejahteraan masyarakat nah
00:25:13
ini yang agak sulit sulitnya ada di mana
00:25:16
karena seorang analis kebijakan publik
00:25:18
membutuhkan data yang itu bisa
00:25:20
diverifikasi dan seringkali
00:25:22
keputusan-keputusan politik yang
00:25:24
keputusan-keputusan oleh seorang
00:25:25
pimpinan publik itu tidak terdokumentasi
00:25:29
tapi dia berdampak kepada masyarakat
00:25:31
tidak bisa diverifikasi secara formal
00:25:34
tapi dia berimplikasi kepada masyarakat
00:25:36
tapi jangan kuatir dengan kita melakukan
00:25:39
tools dan teknik-teknik analisis hujan
00:25:41
publik kita bisa sedikit menguak misteri
00:25:43
itu kita bisa sedikit melihat kira-kira
00:25:47
Apa implikasi dari berbagai macam
00:25:49
keputusan yang dilakukan itu dan itu ada
00:25:51
banyak tools yang nantinya akan kita
00:25:53
pelajari secara lebih detil di dalam
00:25:55
materi atau perkuliahan analisis
00:25:57
kebijakan publik segera untuk sesi yang
00:26:00
pertama ini
00:26:01
di pengantar kita untuk memahami apa itu
00:26:03
kebijakan publik Bagaimana
00:26:05
mengidentifikasi kebijakan publik apa
00:26:07
saja tipologinya serta bentuk-bentuk
00:26:09
bisa publik itu adalah langkah awal
00:26:11
modal dasar kita untuk melakukan
00:26:13
analisis grafik secara lebih akurat
00:26:16
efektif dan mencapai pemahaman yang
00:26:19
komprehensif terhadap kebijakan publik
00:26:21
yang sedang kita analisis segera
00:26:23
demikian sampai ketemu pada video
00:26:25
berikutnya terimakasih Yang
00:26:26
[Musik]
00:26:33
Paul