KABUR AJA DULU

00:38:45
https://www.youtube.com/watch?v=ngj-6pkSsaQ

الملخص

TLDRThe video tackles the hashtag 'Kabur Aja Dulu', which expresses a strong sentiment among Indonesians frustrated with the country's economic state and political nepotism. Throughout the discussion, various perspectives regarding the hashtag are presented, addressing public discontent and historic instances of citizens considering escape due to dissatisfaction with local conditions. The speaker reflects on their own experiences and the broader implications surrounding national identity and the value of contributing to Indonesia, regardless of physical location.

الوجبات الجاهزة

  • 🌍 'Kabur Aja Dulu' reflects public frustration with the current state of Indonesia.
  • 💼 Many citizens feel that opportunities are limited by nepotistic practices.
  • 📉 Economic hardships have prompted the desire to leave the country.
  • 🔍 History shows that this sentiment is not new but resurfacing due to current discontent.
  • 🤔 Government inefficiency contributes heavily to citizens' frustrations.
  • 🇮🇩 National identity involves active contribution to the country, no matter where you are.
  • 🌅 Individual stories highlight the struggles of Indonesians looking for better opportunities.
  • 🏛️ Criticism of government is seen as a valid expression of national pride.

الجدول الزمني

  • 00:00:00 - 00:05:00

    In the introduction, the host discusses a trending hashtag 'kabur aja dulu' that reflects public frustration with the current socio-political situation in Indonesia, including economic difficulties and lack of meritocracy, asserting the need for a Q&A session with the audience about politics after the upcoming stand-up comedy tour.

  • 00:05:00 - 00:10:00

    The host elaborates on the historical context of the hashtag 'kabur aja dulu,' explaining that the sentiment of fleeing from Indonesia due to dissatisfaction is not new, citing past instances of individuals emigrating for better opportunities, and highlighting how frustrations have been present for a long time.

  • 00:10:00 - 00:15:00

    Continuing, the host mentions educational inequities which have led Indonesians to study abroad, often resulting in permanent migration because of better career opportunities, providing examples of historical achievements by Indonesians who studied overseas due to limited options at home.

  • 00:15:00 - 00:20:00

    The discussion evolves into the current frustrations with the government's inefficiencies and how social media amplifies these sentiments, providing a platform for people to express their dissatisfaction and consider leaving Indonesia.

  • 00:20:00 - 00:25:00

    The host comments on the disparity between working conditions and opportunities in Indonesia versus countries like the U.S., noting that many Indonesians succeed abroad, prompting them to reconsider their return to their homeland, especially under current governance.

  • 00:25:00 - 00:30:00

    The narrative takes a personal turn as the host shares anecdotes of contemporaries who have switched citizenship out of practicality due to their careers, emphasizing that desirable conditions abroad often lead to permanency in relocation.

  • 00:30:00 - 00:38:45

    Finally, the host encourages a re-evaluation of nationalistic sentiments, suggesting that true nationalism involves contributing to the betterment of Indonesia from wherever one is, drawing parallels with historical figures who engaged critically with their country while living abroad, urging listeners to assess what they are actively doing for Indonesia's growth.

اعرض المزيد

الخريطة الذهنية

فيديو أسئلة وأجوبة

  • What does 'Kabur Aja Dulu' mean?

    It translates to 'Let's Just Escape' and refers to the desire to leave Indonesia due to various frustrations.

  • Why is this hashtag trending?

    It resonates with public discontent regarding economic hardships and perceived lack of meritocracy in politics.

  • Who started the 'Kabur Aja Dulu' conversation?

    The conversation has been popularized by social media and noticed by political figures and ministers.

  • What historical context does the speaker provide?

    The speaker mentions that the sentiment to escape has existed for a long time among Indonesians, especially during times of political unrest.

  • How does the speaker feel about the current government's impact?

    They believe the government's inefficiency leads to frustration, prompting people to consider leaving Indonesia.

  • What is the speaker's perspective on national identity?

    The speaker argues that being Indonesian involves contributing to the nation, regardless of one's location.

  • How does the speaker relate to the experiences of Indonesians abroad?

    They share personal stories and refer to individuals who changed citizenship for better opportunities.

عرض المزيد من ملخصات الفيديو

احصل على وصول فوري إلى ملخصات فيديو YouTube المجانية المدعومة بالذكاء الاصطناعي!
الترجمات
id
التمرير التلقائي:
  • 00:00:00
    di konten sila kali ini kita akan
  • 00:00:01
    ngomongin sebuah hashtag yang ramai
  • 00:00:04
    sekali dibicarakan oleh banyak orang
  • 00:00:06
    termasuk para menteri dan wakilnya kita
  • 00:00:08
    akan ngomongin Hash kabur aja dulu
  • 00:00:11
    Selamat datang di
  • 00:00:20
    [Musik]
  • 00:00:22
    silal kalau emang Ben Men di
  • 00:00:31
    karena sila ini adalah konten politik
  • 00:00:32
    dan saya punya tour politik yaitu
  • 00:00:34
    mensrea ngingeatin sekali lagi bahwa
  • 00:00:36
    mensrea Standup Comedi tour akan jalan
  • 00:00:37
    bentar lagi I can't wait I can't wait
  • 00:00:40
    materi stand up-nya ini sekarang sudahah
  • 00:00:41
    1 jam 15an seru ini seru By the way gua
  • 00:00:45
    mau nanya deh gua ada ide di akhir
  • 00:00:49
    pertunjukan gua buka q& Jadi lu bisa
  • 00:00:51
    tanya-tanya sama gua terkait politik
  • 00:00:53
    gitu karena ini kan Spesialnya tentang
  • 00:00:54
    politik kan dan habis nonton kan mungkin
  • 00:00:56
    palanya meranggas kan karena lu tahu
  • 00:00:58
    hal-hal baru tentang politik gue nanya
  • 00:00:59
    deh kasih tahu di kolom komentar lu
  • 00:01:01
    setuju enggak kalau di akhir mens rea
  • 00:01:04
    gua buka q& untuk penonton ya Oke tapi
  • 00:01:07
    sekali lagi enggak sabar sekali tujuh
  • 00:01:09
    kota sudah habis dan bahkan bentar lagi
  • 00:01:10
    kota kedelapan habis yang habis kotanya
  • 00:01:12
    adalah Bogor Bandung Semarang Jogja
  • 00:01:14
    Surabaya Denpasar Balikpapan dan
  • 00:01:17
    sebentar lagi Medan sudah sisa 30-an
  • 00:01:20
    tiket Jadi mesti buru-buru habis itu
  • 00:01:21
    udah enggak ada lagi Makassar sama
  • 00:01:23
    Palembang masih banyak tiketnya santai
  • 00:01:25
    aja eh di menrea.id juga dan Jakarta
  • 00:01:30
    di periode prale tersisa di kategori
  • 00:01:32
    save fire jadi kalau mau aman mau
  • 00:01:34
    Maksudnya Langsung ngamanin tiket DO
  • 00:01:35
    langsung beli aja di situ di e kategori
  • 00:01:38
    save fire dan sekali lagi gua ingetin
  • 00:01:41
    gua baru Eng gua baru sadar bahwa
  • 00:01:43
    siapapun yang beli tiket save fire itu
  • 00:01:44
    akan hoki karena gua naruh undangan
  • 00:01:46
    artis-artis gua di save fire jadi ketika
  • 00:01:47
    lu duduk di situ kanan kiri lu mungkin
  • 00:01:49
    artis Jadi silakan disikat aja ya E dan
  • 00:01:53
    satu lagi gua ngingetin selain yang
  • 00:01:55
    megang kartu prioritas yang bisa foto
  • 00:01:57
    sama gue habis acara adalah pemegang SP
  • 00:02:00
    him 500 ya Jadi pakai seatu him 500-nya
  • 00:02:03
    habis itu akan bisa ngantri foto bareng
  • 00:02:05
    sama gue usai pemegang kartu prioritas
  • 00:02:08
    ya
  • 00:02:09
    oke kaburaj dulu kaburaj dulu adalah
  • 00:02:13
    sebuah hashag yang ngerespon kegusaran
  • 00:02:15
    masyarakat akan kondisi Indonesia
  • 00:02:19
    ekonomi yang susah
  • 00:02:23
    eh kesempatan yang tidak ada
  • 00:02:28
    e merit ya merit meritokrasi yang juga
  • 00:02:33
    tidak ada dicontohkan sama
  • 00:02:35
    pemimpin-pemimpinnya anak presiden bisa
  • 00:02:37
    jadi ketua umum partai anak presiden
  • 00:02:39
    didorong jadi eh wakil presiden anak
  • 00:02:42
    presiden yang ketua umum partai tadinya
  • 00:02:44
    mau jadiadi kepala daerah di di utakatik
  • 00:02:46
    aturannya
  • 00:02:48
    merit ini jadi tanda tanya kepakai
  • 00:02:51
    enggak sih ilmu gue kalau
  • 00:02:52
    ujung-unjungnya orang dalam gitu
  • 00:02:55
    nah semua ini semua ini mengakibatkan ee
  • 00:03:00
    frustrasi di antara masyarakat sehingga
  • 00:03:02
    ada banyak banget orang yang bilang udah
  • 00:03:04
    kita kabur aja dulu kabur aja dulu kata
  • 00:03:07
    mereka nah kemudian ini memancing reaksi
  • 00:03:11
    karena ada yang bilang Wah enggak
  • 00:03:13
    nasionalis termasuk bahlil Pak bahlil
  • 00:03:15
    bahlil bilang oh Saya meragukan
  • 00:03:16
    nasionalisme Anda Kalau anda mau kabur
  • 00:03:18
    ke luar negeri eh wamennya bahkan Ya
  • 00:03:21
    udah kabur aja enggak usah balik kalau
  • 00:03:23
    perlu Wamen ngomong gitu walaupun
  • 00:03:25
    menterinya k menaker ya Ee bilang oh itu
  • 00:03:29
    berarti kritik untuk untuk untuk kit lah
  • 00:03:30
    berarti kita mesti lebih baik lagi eh e
  • 00:03:34
    menteri sama Wamen ni agak beda nih
  • 00:03:36
    wamennya
  • 00:03:38
    kayaknya anak baru ya jadi belum belum
  • 00:03:41
    mesti anak baru dalam konteks
  • 00:03:43
    kepejabatan gitu Saya belum Media
  • 00:03:46
    Training masa menteri ngomongnya kayak
  • 00:03:49
    gitu sih aneh banget dah tapi jadi Ramai
  • 00:03:52
    kan Nah gua tertarik untuk ngebahas
  • 00:03:57
    ini pertama-tama
  • 00:04:01
    gua
  • 00:04:03
    mau ingatin
  • 00:04:06
    dulu bahwa kabur aja dulu tuh bukan
  • 00:04:10
    fenomena baru-baru ini kabur aja dulu
  • 00:04:14
    udah dari
  • 00:04:16
    lama baru ada hashtag-nya
  • 00:04:19
    aja tapi kecenderungan untuk udahlah
  • 00:04:23
    Persetan Indonesia gua ke luar negeri
  • 00:04:25
    itu udah dari lama udah dari dulu
  • 00:04:31
    kalau enggak percaya tanya aja
  • 00:04:33
    sama orang exekil-ekil yang ada di
  • 00:04:36
    Belanda di Jerman tuh Itu kan kabur Raja
  • 00:04:38
    dulu itu il-ekil itu karena waktu itu
  • 00:04:41
    kan PKI dianggap sebagai organisasi
  • 00:04:44
    terlarang lalu simpatisan-simpatisan PKI
  • 00:04:47
    yang sekolah lagi di luar yang lagi
  • 00:04:48
    sekolah di luar negeri enggak bisa balik
  • 00:04:50
    atau bahkan dari dari Indonesia Ya udah
  • 00:04:52
    gua kabur aja dulu gitu Udah ada udah
  • 00:04:56
    dari dulu Enggak usah jauh-jauh Pak
  • 00:04:57
    Prabowo aja kabur aja dulu ke jordani
  • 00:05:00
    Duh pusing nih aku Dituduh yang
  • 00:05:02
    enggak-anggak kabur aja dulu gitu udah
  • 00:05:04
    dari zaman dulu bahkan kalau lu ke
  • 00:05:08
    leiden
  • 00:05:10
    university di Belanda itu ke leiden di
  • 00:05:14
    kampus leiden University itu ada patung
  • 00:05:16
    orang Indonesia pertama yang dapat gelar
  • 00:05:19
    doktor gua lupa lagi namanya siapa lu
  • 00:05:21
    bisa Google ya itu juga kabur aja dulu
  • 00:05:24
    tuh karena
  • 00:05:25
    y orang di Indonesia kagak bisa dapat
  • 00:05:28
    gelar doktor Gu Jadi orang Indonesia
  • 00:05:31
    pertama yang punya gelar doktor itu
  • 00:05:33
    punya patung patungnya segini Gua pernah
  • 00:05:35
    ngelihat patungnya sekitar segini nih
  • 00:05:37
    segini patung perunggu gitu ada kayak
  • 00:05:39
    dudukannya
  • 00:05:41
    gitu
  • 00:05:42
    dan bahkan sebelum itu sarjana pertama
  • 00:05:47
    Indonesia itu namanya Gua lupa ya
  • 00:05:50
    Namanya Raden Mas Panji apa gitu gu
  • 00:05:54
    justru gua ingat karena ada nama guanya
  • 00:05:56
    Namanya Raden Mas Panji siapa dia adalah
  • 00:05:58
    KK R Ini Kakaknya era Kartini adalah
  • 00:06:02
    sarjana pertama Indonesia dia bukan
  • 00:06:04
    orang Indonesia yang pertama daftar Ada
  • 00:06:06
    lagi namanya lain lagi gua lupa ada
  • 00:06:09
    orang Indonesia pertama yang mendaftar
  • 00:06:10
    kuliah orang Indonesia pertama yang
  • 00:06:12
    berkuliah itu di Belanda tapi dia sempat
  • 00:06:15
    berhenti dulu terus ngelanjut lagi
  • 00:06:17
    sehingga si Raden Mas Panji ini yang
  • 00:06:19
    akhirnya jadi sarjana pertama itu juga
  • 00:06:22
    karena ya orang enggak ada pendidikan di
  • 00:06:25
    Indonesia di
  • 00:06:27
    level perguruan tinggi Ya kabur aja dulu
  • 00:06:30
    Intinya kabur aja dulu itu udah dari
  • 00:06:33
    Lama hashtag-nya aja yang baru persis
  • 00:06:36
    kayak
  • 00:06:38
    selfie selfie itu kan hashtag-nya aja
  • 00:06:40
    namanya aja baru bukan hashtag namanya
  • 00:06:42
    aja istilahnya baru padahal kan orang
  • 00:06:44
    selfie udah dari zaman dulu banyak
  • 00:06:46
    banget kan orang moto dirinya sendiri
  • 00:06:48
    baik ke kaca ataupun begini pakai alat
  • 00:06:50
    yang jadul gitu banyak Gua aja punya
  • 00:06:53
    foto lagi begini waktu gua umur tuuh
  • 00:06:57
    kali masih kecil tahun Tahun berapa
  • 00:07:00
    tahun -an kali aktivitas selfie udah
  • 00:07:03
    dari dulu tapi pas namanya selfie Wah
  • 00:07:05
    langsung jadi fenomena kan fenomena
  • 00:07:06
    selfie Wii
  • 00:07:10
    gitu-gitulah namanya aja yang
  • 00:07:12
    baru aktivitasnya Sudah dari lama
  • 00:07:15
    termasuk kabur aja dulu kabur aja dulu
  • 00:07:17
    udah dari lama bahkan pembaca buku
  • 00:07:21
    nasional Ismi gua akan ingat bahwa waktu
  • 00:07:25
    itu gua pernah didatangin sama seseorang
  • 00:07:28
    yang bilang bahwa dia pengin minjam duit
  • 00:07:30
    gua
  • 00:07:32
    untuk praktis ya untuk kabur aja dulu
  • 00:07:34
    karena dia adalah dosen dia merasa
  • 00:07:38
    Indonesia bukan tempat yang tepat untuk
  • 00:07:39
    anak-anak ya saat itu gua ngerasa dan
  • 00:07:41
    gua tulis di buku nasionalisme kata gue
  • 00:07:43
    surang benar ya Indonesia ya dosennya
  • 00:07:45
    aja enggak yakin sama Indonesia enggak
  • 00:07:47
    yakin dengan pendidikan
  • 00:07:49
    Indonesia
  • 00:07:51
    anak-anaknya mau di bawa
  • 00:07:54
    ke Amerika Serikat
  • 00:07:56
    semua waktu itu ngomongnya adalah mereka
  • 00:07:59
    ikut lootterai green card dan dapat
  • 00:08:01
    cuman masalahnya untuk bisa ke luar
  • 00:08:04
    negeri mereka harus punya sekian ratus
  • 00:08:08
    juta di
  • 00:08:09
    tabungan dan nanti diganti katanya
  • 00:08:11
    Mereka ee kalau perlu suami istri ini
  • 00:08:14
    dua-duanya kerja double deh untuk
  • 00:08:15
    balikin uangnya Mas Panji gitu dan di
  • 00:08:19
    gua ingat sekali di buku nasionalisme
  • 00:08:21
    itu gua nulis dengan kekecewaan tapi
  • 00:08:24
    bukan kecewa sama mereka ya Gua kecewa
  • 00:08:25
    sama kada di Indonesia aja bahwa kok
  • 00:08:27
    sampai harus keluar luar negeri gitu
  • 00:08:30
    untuk punya kehidupan yang lebih baik
  • 00:08:32
    gitu
  • 00:08:34
    em cuman pada akhirnya duitnya balik dan
  • 00:08:38
    anak-anaknya gua gua gua kenal
  • 00:08:40
    anak-anaknya sebelum berangkat
  • 00:08:41
    gurus-gurus gitu pas balik-balik
  • 00:08:44
    dewasa-dewasa dan keren keren semuanya
  • 00:08:46
    gitu jadi tak berhasil gitu kabur aja
  • 00:08:49
    dulunya tu berhasil gua enggak tahu
  • 00:08:50
    sekarang mereka masih di Amerika Serikat
  • 00:08:51
    atau balik lagi ke Indonesia gua enggak
  • 00:08:53
    ngerti
  • 00:08:53
    tapi tapi kabur aja dulu udah dari lama
  • 00:08:58
    yang berarti sebenarnya nya kegusaran
  • 00:09:00
    masyarakat akan Indonesia juga Sudah
  • 00:09:02
    dari
  • 00:09:03
    lama
  • 00:09:06
    cuman kenapa sekarang jadi besar selain
  • 00:09:09
    karena hashag kabur aja dulu baru ada
  • 00:09:11
    sekarang tapi karena a
  • 00:09:14
    kemungkinan karena rasa frustrasinya
  • 00:09:17
    makin-makin ada
  • 00:09:21
    hal-hal yang mereka lihat di Indonesia
  • 00:09:23
    yang membuat mereka berpikir
  • 00:09:26
    Waduh suram nih gitu Padahal sih suram
  • 00:09:31
    nih Itu udah keresahan banyak orang
  • 00:09:33
    kayak tadi gua cerita tuh orang yang mau
  • 00:09:34
    minjam duit sama gua yang pada akhirnya
  • 00:09:36
    minjam duit sama gua dosen itu dia kan
  • 00:09:39
    juga bilang aduh suram nih kan gitu kan
  • 00:09:41
    Jadi sebenarnya kesuraman itu udah dari
  • 00:09:44
    lama terus ditambah dengan nih menurut
  • 00:09:48
    bacaan gue menurut Gua emang ada pihak
  • 00:09:50
    yang sengaja ngipas-ngipas untuk membuat
  • 00:09:53
    pemerintah Prabowo Gibran ini buruk
  • 00:09:57
    tambah buruk lah gua kan gua sering
  • 00:09:59
    mengkritik mereka ya tapi gue juga mau
  • 00:10:01
    ngomong bahwa kadang-kadang nih
  • 00:10:03
    kritiknya Agak disproporsional memang
  • 00:10:05
    ada ada sentimen aja ada sentimen yang
  • 00:10:10
    udah keebel benci kecewa dan segala
  • 00:10:12
    macamnya sehingga jadi lebih parah dari
  • 00:10:16
    yang seharusnya karena kan gua bilang
  • 00:10:18
    kan kersanya Sudah dari lama cuma
  • 00:10:20
    sekarang tuh dan pemerintah berantakan
  • 00:10:22
    mah ya Allah bukan cuman Prabowo Gibran
  • 00:10:25
    kali pemerintah berantakan mah ada mulu
  • 00:10:28
    ada aja alasan tentuk kecewa sama
  • 00:10:30
    pemerintahan republik Indonesia Beneran
  • 00:10:32
    deh dan siapapun yang bilang enggak tapi
  • 00:10:34
    ini lebih
  • 00:10:38
    parah lupa kali apa yang terjadi di
  • 00:10:40
    eranya
  • 00:10:42
    eh Habibi
  • 00:10:44
    Megawati Gus Dur SBY bahkan di walaupun
  • 00:10:49
    bukan ekonomi ekonomi okeelah rapornya
  • 00:10:51
    Oke hal-hal lain Suharto
  • 00:10:55
    Soekarno ada selalu ada alasan untuk
  • 00:10:58
    kabur di Indonesia mah ada cuman
  • 00:11:00
    sekarang dengan sosial media jadi makin
  • 00:11:02
    kegulung gitu Jadi mungkin mungkin itu
  • 00:11:04
    gua selalu bilang ya ada pihak-pihak
  • 00:11:06
    yang diuntungkan dengan Prabowo dan
  • 00:11:08
    gibrani ini makin kelihatan jelek ada
  • 00:11:10
    orang dengan agenda tertentu kalau kita
  • 00:11:12
    kan enggak ya kita kan rakyat Indonesia
  • 00:11:14
    kita mah mengkritik ketika menurut kita
  • 00:11:16
    perlu dikritik dan mendukung kalau
  • 00:11:19
    menurut kita perlu didukung rakyat
  • 00:11:20
    Indonesia gitu gua ambil contoh gua
  • 00:11:21
    banyak sekali mengkritik Pak Prabowo di
  • 00:11:23
    Stand Up gua terutama tapi ada beberapa
  • 00:11:25
    program yang Gua dukung makan bergizi
  • 00:11:27
    gratis Gua dukung jalannya Walaupun
  • 00:11:30
    memang harus lebih baik lagi dari sisi
  • 00:11:31
    eksekusi gitu nah
  • 00:11:33
    jadi kayaknya itulah yang membuat ee
  • 00:11:36
    makan bergizi gratis ini Jadi lebih
  • 00:11:39
    ramai dari
  • 00:11:40
    yang
  • 00:11:43
    seharusnya tapi Mari kita bahas soal
  • 00:11:46
    kaburaja
  • 00:11:48
    dulu boleh enggak sih kaburaja dulu
  • 00:11:54
    pertama-tama tulisannya kan kabur aja
  • 00:11:57
    dulu bukan kabur
  • 00:11:59
    aja Bedanya apa tuh kabur aja sama kabur
  • 00:12:04
    aja dulu yang kedua itu ada indikasi
  • 00:12:07
    bahwa akan balik kan kabur aja dulu
  • 00:12:11
    Ara kalau ada apa-apa atau keadaan lebih
  • 00:12:13
    baik ya kita balik gitu kabur aja dulu
  • 00:12:16
    jadi kabur aja dulu Lebih punya nuansa
  • 00:12:21
    positif ketimbang kabur
  • 00:12:23
    aja kabur aja dulu tuh setirnya oleh gua
  • 00:12:27
    terasa kayak aduh emang keadaan lagi
  • 00:12:29
    enggak Oke nih kita kabur aja dulu deh
  • 00:12:32
    kalau oke kita bisa balik lagi gitu jadi
  • 00:12:35
    harusnya orang enggak terlalu keras
  • 00:12:36
    bereaksi sama kabur Raja dulu Apalagi
  • 00:12:40
    keras menganggap bahwa orang yang kabur
  • 00:12:42
    Raja dulu ini enggak nasionalis gua
  • 00:12:44
    punya banyak contoh sih Gua jadi di
  • 00:12:46
    Twitter itu banyak banget orang-orang
  • 00:12:48
    yang ngasih alasan kenapa mereka pengin
  • 00:12:51
    kabur aja dulu
  • 00:12:55
    Emm
  • 00:12:58
    m heem kayaknya ada yang gimana sih
  • 00:13:02
    caranya geng Gimana sih cara ngelihat
  • 00:13:04
    archive Oh ini Bookmarks Bookmarks all
  • 00:13:08
    Bookmarks
  • 00:13:11
    em gua udah Tandain Yah kok enggak ada
  • 00:13:18
    Bookmarks Yah kok hilang sih Bookmarks
  • 00:13:23
    gue apa gua like ya guys Gimana caranya
  • 00:13:27
    ngelihat likes guys k kira goblok
  • 00:13:31
    eh
  • 00:13:33
    highlights
  • 00:13:35
    bukan
  • 00:13:38
    likes bukan Aduh gua engak nemu
  • 00:13:41
    lagi Oh mungkin di notes gue
  • 00:13:46
    eh mana ya du enggak ada lagi Ya udahlah
  • 00:13:51
    ya tapi Gua ngelihat ada
  • 00:13:53
    banyak ngoce-ngoce sendiri gua gua
  • 00:13:56
    ngihat ada banyak orang di Twitter yang
  • 00:13:57
    cerita kenapa mereka berganti passwort
  • 00:14:01
    menjadi pasport Jepang Kenapa mereka
  • 00:14:02
    berganti password menjadi pasport
  • 00:14:04
    Singapura Kenapa mereka pergi ke Jerman
  • 00:14:07
    ada banyak banget alasannya k contohnya
  • 00:14:10
    dan memang harus diakuin Emang ada
  • 00:14:11
    alasan-alasan yang Udahlah gue nyerah
  • 00:14:13
    sama Indonesia ada juga alasan-alasan
  • 00:14:16
    yang pragmatis yang kayak Aduh ini
  • 00:14:18
    menyusahkan gue dari sisi pekerjaan gue
  • 00:14:21
    contoh nih ya Ni gua lupa-lupa ingat
  • 00:14:23
    kejadian persisnya
  • 00:14:24
    ee kurang lebihnya kayak gini Jadi ada
  • 00:14:27
    seorang perempuan
  • 00:14:29
    yang memutuskan untuk ganti
  • 00:14:31
    kewarganegaraan jadi warganegara
  • 00:14:33
    Singapura bukan karena dia enggak cinta
  • 00:14:35
    Indonesia bahkan menurut ucapannya dia
  • 00:14:38
    agak enggak mungkin dia enggak cinta
  • 00:14:40
    Indonesia dan agak enggak mungkin dia
  • 00:14:42
    tidak ngerasa Indonesia adalah identitas
  • 00:14:45
    dia yang sesungguhnya di benak dia ini
  • 00:14:50
    urusan dokumen-dokumenan aja karena dia
  • 00:14:54
    memang kerja di Singapura dia kerja
  • 00:14:58
    dengan orang-orang lain yang Warga
  • 00:14:59
    Negara Singapura dia paspornya hijau nih
  • 00:15:01
    warga negara Indonesia Nah
  • 00:15:03
    permasalahannya adalah pekerjaannya dia
  • 00:15:06
    itu seringkiali mengharuskan dia ke luar
  • 00:15:08
    negeri atau lebih tepatnya ada
  • 00:15:10
    peluang-peluang dalam pekerjaannya dia
  • 00:15:12
    peluang bisnis peluang dildilan yang
  • 00:15:15
    terjadi di luar negeri dan setiap kali
  • 00:15:18
    dia mau ke luar negeri kesulitan karena
  • 00:15:21
    paspor kita tuh kan lemah untuk kejumlah
  • 00:15:24
    negara tersebut Orang Indonesia itu
  • 00:15:26
    harus ngurus visa Singapura ini salah
  • 00:15:29
    satu pasport yang terkuat bukan cuma di
  • 00:15:30
    Asia Tenggara bahkan di dunia kuat
  • 00:15:33
    enggaknya itu diukur dengan kalau lu
  • 00:15:35
    orang Singapura lu enggak mesti ngurus
  • 00:15:36
    visa ke beberapa
  • 00:15:38
    negara bayangin gua enggak tahu apakah
  • 00:15:41
    benar benar atau enggak negara-negara
  • 00:15:42
    gua sebbut ini cuman untuk gambaran aja
  • 00:15:44
    bayangin orang Indonesia nih kerja di
  • 00:15:47
    sebuah perusahaan eh kita mesti peaching
  • 00:15:51
    ke Inggris oke pemegang paspor Singapura
  • 00:15:56
    bilang Oke kalau gitu beli tiket gua
  • 00:15:57
    berangkat pemegang pas Indonesia bilang
  • 00:15:59
    iya Oke kalau gitu Gua berangkat tapi
  • 00:16:01
    gua ngurus visa dulu ya berapa lama
  • 00:16:03
    ngurus visa ee mungkin 3 minggu kalau
  • 00:16:06
    dapat jadwal interviewnya Aduh lama
  • 00:16:08
    banget orang mesti berasa mesti
  • 00:16:09
    berangkat minggu depan berangkatlah Dia
  • 00:16:11
    setiap kali ada kesempatan yang serupa
  • 00:16:13
    orang ini pemegang pasport ini enggak
  • 00:16:14
    bisa jalan enggak bisa berangkat yang
  • 00:16:17
    berangkat ini ya udah hilang kesempatan
  • 00:16:21
    karena dia adalah orang yang pengin
  • 00:16:23
    menjalankan pekerjaan dengan baik
  • 00:16:24
    profesional itu bidang dia Dia belajar
  • 00:16:27
    itu dia bisanya itu itu Bahkan dia
  • 00:16:29
    ngerasa terbaik itu penghalangnya cuma
  • 00:16:31
    masalah paspor dia berpikir pragmatis
  • 00:16:32
    saja ya udahlah pindah jadi Warga Negara
  • 00:16:35
    Singapura biar paspor gua membuat gue
  • 00:16:37
    jadi bisa keliling-keliling dengan mudah
  • 00:16:39
    ini
  • 00:16:41
    Em alasan untuk kabur aja dulu ini ini
  • 00:16:43
    juga diamini sama orang yang waktu itu
  • 00:16:46
    bilang dia ganti ke paspor Jepang ada
  • 00:16:49
    lagi kisah lain orang Indonesia kuliah
  • 00:16:53
    di Jerman di Jerman dia pintar sekali
  • 00:16:57
    lalu dia
  • 00:16:59
    apa istilahnya kerja praktik ya kerja
  • 00:17:01
    praktik magang magang di sebuah
  • 00:17:02
    perusahaan perusahaannya Happy sama dia
  • 00:17:05
    lalu eh gua lupa nih kondisi teknisnya
  • 00:17:10
    seperti apa ya tapi intinya
  • 00:17:12
    adalah pokoknya untuk mendapatkan
  • 00:17:16
    peluang yang perusahaan itu sediakan dia
  • 00:17:19
    tuh harus jadi warga negara Jerman dia
  • 00:17:24
    eh bimbang apalagi dia tahu gue gua
  • 00:17:29
    sebut aja ini ponakan eh sepupu Gue dia
  • 00:17:32
    tahu gua Indonesia banget gitu jadi
  • 00:17:34
    kayak ini kalau misalkan Mas Panji tahu
  • 00:17:36
    gua pindah warga neegara gimana ya gitu
  • 00:17:37
    Padahal gua mah terserah-terserah aja
  • 00:17:39
    akhirnya tapi dia ambil kesempatan itu
  • 00:17:41
    untuk ngambil pekerjaan tersebut harus
  • 00:17:43
    jadi warga negara jman ganti dia jadi
  • 00:17:45
    warga negara Jerman keputusan untuk
  • 00:17:48
    mengganti ke warga negara Jerman karena
  • 00:17:49
    Setelah dia lihat peluang karirnya di
  • 00:17:52
    Indonesia enggak ada pilihan di
  • 00:17:53
    Indonesia nah ini juga sesuatu yang
  • 00:17:56
    mungkin sering lu dengarin
  • 00:17:59
    orang kuliah di luar negeri enggak balik
  • 00:18:01
    ke Indonesia ini Dar yang lpdp ya lpdp
  • 00:18:04
    Mah Anda kan dibayarin karena dijanjikan
  • 00:18:08
    e sebagai syarat adalah Anda mesti balik
  • 00:18:10
    lagi Jadi kalau emang janjinya kayak
  • 00:18:12
    gitu ya lu tetap mesti balik lagi ya
  • 00:18:14
    Maaf ya gua sering ketemu gua lagi turun
  • 00:18:16
    ke luar negeri anak-anak lpdp yang
  • 00:18:18
    enggak mau balik ke Indonesia itu ketemu
  • 00:18:19
    gua mulu Gua mau gimana kata gua lah lu
  • 00:18:21
    mah orang bagian dari janji dulu Masti
  • 00:18:23
    balik cuman banyak di antara mereka tuh
  • 00:18:25
    yang gua kalau balik enggak ada kerja
  • 00:18:29
    Nah itu bukan isapan jempol belaka itu
  • 00:18:32
    beneran adanya orang kalau sudah kuliah
  • 00:18:34
    ke luar negeri kualifikasinya itu beda
  • 00:18:36
    dengan yang ada di Indonesia apalagi
  • 00:18:38
    kalau udah kuliah di luar negeri kerja
  • 00:18:40
    ke luar negeri balik ke Indonesia
  • 00:18:42
    kualifikasinya Beda Dan mungkin orang
  • 00:18:44
    akan agak kesulitan untuk membayangkan
  • 00:18:45
    tapi sederhana aja adalah Misalnya nih
  • 00:18:50
    misalnya siapa sih nama pemain sepak
  • 00:18:52
    bola muda
  • 00:18:53
    Indonesia gua sebutnya Evan Dias lah Ya
  • 00:18:55
    walaupun dia gak muda-muda banget tapi
  • 00:18:57
    misalnya misalnya Van Dias ee
  • 00:19:04
    gue mau ngomong u-19 karena gua tahu ada
  • 00:19:05
    nama-nama u-19 yang lain tapi gua lupa
  • 00:19:07
    tapi misalkan evanimas u-19 terus kelar
  • 00:19:11
    dari menjadi bagian dari Timnas u-19 dia
  • 00:19:13
    mau jadi pemain profesional dia keterima
  • 00:19:16
    di misalnya
  • 00:19:19
    [Musik]
  • 00:19:20
    em gua mau menyebut klub Liga
  • 00:19:24
    Inggris yang papan tengah Manchester
  • 00:19:26
    United deh jangan
  • 00:19:29
    brandnya gede
  • 00:19:33
    misalnya Sunderland deh Sunderland deh
  • 00:19:36
    enggak apa-apa aja Sunderland sedih sih
  • 00:19:37
    tapi Sunderland Oke misalnya Evan Dimas
  • 00:19:40
    setelah U19 dia masuk Sunderland dia
  • 00:19:44
    masuk eh Sunderland Tim B terus masuk
  • 00:19:47
    Sunderland tim a di situ dia udah punya
  • 00:19:50
    standar gaji kan karena dia udah
  • 00:19:53
    berhasil tembus Sunderland tim a gitu
  • 00:19:55
    loh kebayangkan maksudnya jadi Walaupun
  • 00:19:57
    memang masih Sunderland Walaupun mungkin
  • 00:19:59
    bukan Blackburn Rovers atau bukan
  • 00:20:02
    Chelsea bukan Liverpool bukan Arsenal
  • 00:20:04
    bukan mu bukan Leicester Bukan gitu-gitu
  • 00:20:07
    tapi dia udah bermain di Inggris enggak
  • 00:20:10
    tahu deh Sunderland sekarang di Premier
  • 00:20:13
    League
  • 00:20:13
    atau di apa namanya kalau Liga di
  • 00:20:16
    bawahnya Liga duanya gua enggak tahu apa
  • 00:20:18
    nah dia main di situ kepakai banget
  • 00:20:22
    kepakai orang dia starter gitu nah
  • 00:20:26
    ditanya sama keluarganya
  • 00:20:29
    lu enggak kangen balik ke Indonesia lu
  • 00:20:31
    enggak mau balik ke Indonesia si
  • 00:20:33
    evanimasnya bilang mau sih mau sih gua
  • 00:20:36
    balik ke Indonesia cuman masalahnya di
  • 00:20:39
    Sunderland gaji gua
  • 00:20:41
    sekian level bermain gua sekian ya
  • 00:20:45
    gajinya ngikutin level bermainnya gua
  • 00:20:47
    tuh mampu main seperti ini lalu layaknya
  • 00:20:51
    gua digaji segini kalau gua balik ke
  • 00:20:53
    Indonesia enggak ada yang bisa bayar
  • 00:20:56
    gue gua
  • 00:20:59
    bisa aja kerja di perusahaan-perusahaan
  • 00:21:01
    yang levelnya di bawah atau bermain di
  • 00:21:03
    klub sepak bola yang levelnya di bawah
  • 00:21:06
    Sunderland bisa aja paling frustrasi
  • 00:21:09
    dikit karena yang lain pada tolol cuman
  • 00:21:12
    permasalahannya gua kan udah gua kan
  • 00:21:14
    hidup dier dengan anak dan tiga e e
  • 00:21:17
    istri dan tiga anak gua ah punya gaya
  • 00:21:20
    hidup nih seperti ini kalau gua balik ke
  • 00:21:22
    Indonesia bisa engak gua menjag hidup
  • 00:21:23
    itu bisa enggak gua menghidupi anak-anak
  • 00:21:25
    gua anak-anak gua hidup di Inggris
  • 00:21:27
    pendidikannya Oke
  • 00:21:29
    di di Inggris jaminan sosialnya juga oke
  • 00:21:32
    gua lupa deh kalau enggak salah Inggris
  • 00:21:34
    juga ya Yang kalau lahir enggak lahir
  • 00:21:36
    enggak bayar karena biaya persalinan
  • 00:21:39
    dicover sama pemerintah di Jerman sih di
  • 00:21:40
    Belanda tuh gua tahu Biaya persalinan
  • 00:21:42
    dicover sama pemerintah konon BPJS juga
  • 00:21:45
    udah sih
  • 00:21:46
    tapi intinya semua infrastruktur untuk
  • 00:21:49
    anak-anak gue di sini udah baik gitu
  • 00:21:51
    ketika gua balik Atas Nama Cinta
  • 00:21:54
    Indonesia Indonesia nawarin apa buat gue
  • 00:21:57
    pendidikan yang lebih baik daripada di
  • 00:21:59
    Inggris ragu gue jaminan sosial lebih
  • 00:22:02
    baik daripada di Inggris ragu gue Memang
  • 00:22:05
    sih Pancasila keadilan sosial bagi
  • 00:22:07
    seluruh rakyat Indonesia tapi kan masih
  • 00:22:09
    cita-cita ya belum kejadian karir yang
  • 00:22:12
    lebih baik untuk
  • 00:22:13
    gue gua main di
  • 00:22:16
    Sunderland tapi masa iya Sunderland
  • 00:22:19
    levelnya sama atau di bawah klub-klub di
  • 00:22:21
    Liga Indonesia belum lagi gua tahu tuh
  • 00:22:23
    korupnya kayak apa di sana belum lagi
  • 00:22:26
    gua tahu tuh main-mainnya kayak apa di
  • 00:22:27
    sana belum lagi gua tahu gajinya banyak
  • 00:22:29
    nyangkut di sana ya ngapain gua balik
  • 00:22:31
    gitu kata Evan Dimas kan Nah bayangin
  • 00:22:33
    kayak gitu tapi di dunia
  • 00:22:35
    keprofesian karena memang standar di
  • 00:22:37
    luar negeri ituh jauh banget dibandingin
  • 00:22:38
    di Indonesia saking jauhnya pencapaian
  • 00:22:40
    lu di Indonesia enggak dinilai sama
  • 00:22:42
    orang di luar
  • 00:22:44
    negeri gua bukan cuman ngelihat itu dari
  • 00:22:46
    karir gua di Stand Up ya Gua ngelihat
  • 00:22:48
    dari orang-orang Indonesia yang ada di
  • 00:22:49
    New York gua nih orang pada nanya kan Oh
  • 00:22:53
    si Panji kabur juga tuh ke Amerika
  • 00:22:56
    Serikat guys
  • 00:22:59
    gua nih di Amerika Serikat enggak
  • 00:23:01
    mungkin dianggap enggak nasionalis itu
  • 00:23:04
    enggak mungkin makanya bahlil enggak
  • 00:23:06
    ngomong gue gak nasionalis enggak
  • 00:23:07
    mungkin tahu engak kenapa gua nih
  • 00:23:09
    satu-satunya orang Indonesia di Sirkuit
  • 00:23:12
    Stand Up Komedi Amerika Serikat
  • 00:23:13
    satu-satunya orang Indonesia murni cuman
  • 00:23:16
    satu orang yang ketika Stand Up
  • 00:23:17
    ngomongin Indonesia cuman gue ggak
  • 00:23:19
    mungkin gue dibilang engak nasionalis
  • 00:23:21
    gua Stand Up di depan orang Amerika
  • 00:23:23
    Serikat bawa bahasa Indonesia bat gua
  • 00:23:25
    dalam bahasa Indonesia enggak mungkin
  • 00:23:27
    gua keliling Amerika Serikat dari
  • 00:23:29
    kota-kota kecil seperti Gosen champaign
  • 00:23:32
    illinois salsbury maryland sampai
  • 00:23:35
    Philadelphia Atlanta New York
  • 00:23:38
    menceritakan soal Indonesia enggak
  • 00:23:39
    mungkin gua engak nasionalis cuman gue
  • 00:23:41
    yang bawa Indonesia di Amerika Serikat
  • 00:23:43
    cuman gue yang ngomong bahasa Indonesia
  • 00:23:45
    dalam job gue di Amerika Serikat orang
  • 00:23:47
    Amerika Serikat yang nonton sayaap tahu
  • 00:23:49
    Indonesia justru dari gue bukan cuman
  • 00:23:50
    itu gue manggung di Berlin Frankfurt KN
  • 00:23:55
    bon Roma Paris Amsterdam Dam Vienna
  • 00:24:00
    brussels
  • 00:24:03
    Singapura gua yang bawa Indonesia gua
  • 00:24:05
    bawa bendera Indonesia pas gua ke sana
  • 00:24:07
    enggak
  • 00:24:08
    mungkinlah
  • 00:24:10
    tapi bahkan gua dengan pencapaian
  • 00:24:12
    Indonesia ini enggak ada nilainya di
  • 00:24:13
    mata internasional gua terkenal l di
  • 00:24:16
    Indonesia Apa artinya terkenal di
  • 00:24:19
    Indonesia Apa artinya gua punya joke
  • 00:24:23
    bahkan soalnya kan gua kadang-kadang di
  • 00:24:26
    This is the biggest comic in Indonesia
  • 00:24:28
    give it up for Panji gua naik atas
  • 00:24:29
    panggung gua bilang I really hate it
  • 00:24:32
    when host are telling you guys that I'm
  • 00:24:35
    very Famous in indonesiause You're Not
  • 00:24:36
    impressed I can see it you're not
  • 00:24:38
    impressed I am i a huge Deal Sir in
  • 00:24:41
    Indonesia But you're not impressed I
  • 00:24:43
    know you be
  • 00:24:45
    like so I don't even know what Indonesia
  • 00:24:48
    is gitu kan Terus joknya adalah telling
  • 00:24:51
    you guys that i'm big in Indonesia it's
  • 00:24:53
    like telling you guys I have a big dick
  • 00:24:55
    for an Indonesian it doesn't matter B
  • 00:24:58
    itu By the way works all the time
  • 00:25:01
    tapi orang di Amerika Serikat tuh Enggak
  • 00:25:04
    impress emang kenapa kalau misalnya lu
  • 00:25:05
    lucu di Indonesia Emang kenapa kalau lu
  • 00:25:07
    terkenal di Indonesia ya Amerika beda
  • 00:25:09
    lagi orang-orang di Indonesia yang sudah
  • 00:25:11
    megang posisi manajer posisi direktur
  • 00:25:15
    pindah ke Amerika Serikat ke New York
  • 00:25:18
    terutama enggak Dinilai eh saya ini
  • 00:25:21
    Direktur Utama loh di Indonesia orang
  • 00:25:23
    juga ya Apa Lu perusahaan apa lu ma
  • 00:25:27
    bandingin tempat saat lu kerja sama
  • 00:25:29
    Apple Emang sama menurut lu jadi
  • 00:25:31
    direktur utama Apple dibandingkan
  • 00:25:33
    Direktur Utama perusahaan yang ada di
  • 00:25:34
    Indonesia itu sama enggak dianggap
  • 00:25:36
    enggak dianggap sehingga itu berarti
  • 00:25:39
    ketika ada seseorang udah jadi direktur
  • 00:25:41
    utama di perusahaan Amerika
  • 00:25:43
    Serikat balik ke Indonesia tuh siapa
  • 00:25:46
    yang sanggup bayar ini tuh sebuah
  • 00:25:49
    kewajaran kalau mau nih kalau mau balik
  • 00:25:53
    ke Indonesia wirausaha Nah itu beda tuh
  • 00:25:55
    itu bisa tuh lu ikut ngebangun Indonesia
  • 00:25:57
    dengan kewirausahaan lu itu juga sangat
  • 00:25:59
    mungkin Cuma masalahnya perusahaan itu
  • 00:26:01
    punya
  • 00:26:02
    standar bukan cuman standar gaji standar
  • 00:26:04
    operasional bisa frustrasi orang yang
  • 00:26:06
    biasa di Amerika Serikat Kerja di
  • 00:26:08
    Indonesia ya Allah kurang banyak apa sih
  • 00:26:12
    keluhan orang Soal kerja di bwen yang
  • 00:26:15
    senioritasnya tuh di atas segalanya
  • 00:26:17
    senioritas di atas merit gak usah
  • 00:26:19
    pura-pur lah orang bwen gua terima semua
  • 00:26:22
    komplain-komplainnya tuh di email yang
  • 00:26:24
    masuk ke siniar
  • 00:26:26
    wlt@gmail.com yang gua bahas di podcast
  • 00:26:28
    work live trampolin podcast karir dan
  • 00:26:30
    bisnis yang kerjanya bacain
  • 00:26:32
    keluhan-keluhan orang tentang karir dan
  • 00:26:34
    bisnis untuk gua bantu
  • 00:26:35
    selesaikan mau jadi apa Coba mau jadi
  • 00:26:38
    apa orang yang ah kerja berdasarkan
  • 00:26:40
    merit di luar negeri ke Indonesia itu
  • 00:26:42
    mau jadi apa
  • 00:26:43
    coba nah orang kan kemudian
  • 00:26:46
    bertanya-tanya Kenapa kayak gitu ya
  • 00:26:47
    Kenapa di Indonesia sama di Amerika tuh
  • 00:26:49
    atau di Eropa atau di luar negeriah
  • 00:26:51
    kayaknya jauh banget ya karena sistem
  • 00:26:56
    em gue selalu bilang kalau gua gak tahu
  • 00:26:59
    kalau di Eropa ya tapi asumsi gua sama
  • 00:27:01
    tapi kalau lu di Amerika
  • 00:27:04
    Serikat tugas lu adalah mencari tahu lu
  • 00:27:07
    mau ke
  • 00:27:08
    mana tugas lu lu lagi di Amerika Serikat
  • 00:27:11
    lu bilang aja lu mau ke mana Pokoknya
  • 00:27:13
    gua pengin jadi desainer e fashion atau
  • 00:27:18
    gua mau jadi stand up comedian atau mau
  • 00:27:21
    jadi eh bankir atau gua mau jadi
  • 00:27:24
    entrepreneur atau gua mau jadi apa
  • 00:27:26
    pokoknya yang penting lu tahu
  • 00:27:28
    kalau lu tahu jalanin karena rute ke
  • 00:27:32
    sana udah ada udah ada semuanya lu
  • 00:27:34
    tinggal jalan yang lurus saja Asal lu
  • 00:27:37
    persisten Asal lu konsisten Asal lu
  • 00:27:39
    bertumbuh terus nyampai lu persisten aja
  • 00:27:42
    konsisten aja nyampai Kenapa karena
  • 00:27:44
    jalannya udah ada udah udah udah udah
  • 00:27:46
    settle lah rambu-rambunya jalannya apa
  • 00:27:49
    segalanya udah pokoknya jalan aja memang
  • 00:27:51
    mungkin jalannya panjang tapi kalau lu
  • 00:27:53
    jalanin nyampai lu udah cukup di
  • 00:27:56
    Indonesia tahu mau ke mana aja enggak
  • 00:27:57
    cukup
  • 00:27:59
    lu mesti tahu ni trinan sebelah
  • 00:28:01
    mana lu mesti tahu Sori ganjil genap
  • 00:28:04
    sebelah mana lu mesti tahu jalan mana
  • 00:28:07
    Jam berapa macet jalan mana portalnya
  • 00:28:10
    ditutup jalan mana
  • 00:28:12
    Eh yang botol neing di hari-hari
  • 00:28:15
    tertentu jalan mana harus lewat jalan
  • 00:28:17
    tikus jalan tikus Mana yang mauu ambil
  • 00:28:19
    jalan mana yang suka
  • 00:28:22
    adaolisi terlalu banyak Itulah kenapa di
  • 00:28:26
    Indonesia stre Smart itu penting bukan
  • 00:28:29
    cuman book Smart di Amerika Serikat book
  • 00:28:31
    Smart cukup untuk lu punya karir pintar
  • 00:28:35
    dari sekolahan cukup untuk punya karir
  • 00:28:38
    karena jalannya udah ada ilmu yang lu
  • 00:28:40
    punya dari sekolahan lu jalanin aja di
  • 00:28:42
    Indonesia sekolah aja terus sekolah
  • 00:28:44
    terus sekolah terus sekolah terus lu
  • 00:28:46
    kehilangan waktu untuk Street Smart
  • 00:28:47
    untuk piawai di kehidupan karena
  • 00:28:50
    berkarir di Indonesia tuh enggak cukup
  • 00:28:52
    untuk tahu apa yang lu mau capai lu
  • 00:28:55
    mesti pintar nemu selahnya Itulah
  • 00:28:57
    susahnya k Kenapa di Indonesia sistemnya
  • 00:28:59
    belum jadi di Amerika Serikat sistemnya
  • 00:29:01
    sudah jadi jalan itu adalah Sistemnya di
  • 00:29:04
    Indonesia sistemnya bukan cuman belum
  • 00:29:05
    jadi berubah-berubah mulu dengan ganti
  • 00:29:08
    Kabinet ganti menteri
  • 00:29:11
    kemudian banyak orang curangnya akuin
  • 00:29:14
    aja emang dari titik yang kita inginkan
  • 00:29:17
    dari titik kita berada ke titik yang
  • 00:29:19
    kita inginkan
  • 00:29:20
    Emang ada orang curangnya ada orang
  • 00:29:23
    nyelak ada orang ngelanggar rambu ada
  • 00:29:27
    orang masuk jalur basu We ada orang tot
  • 00:29:29
    tot tot tot tot minta dibukain Jalan
  • 00:29:31
    Astaga capek benar Nah jadi pertanyaan
  • 00:29:35
    kan siapa tuh yang punya tanggung jawab
  • 00:29:38
    untuk bikin sistem yang benar jalan yang
  • 00:29:41
    jelas di
  • 00:29:44
    Indonesia Kenapa di Amerika Serikat atau
  • 00:29:46
    di Eropa rutenya sudah jelas sistemnya
  • 00:29:48
    sudah ada dan di Indonesia enggak
  • 00:29:52
    jawabannya ada di
  • 00:29:56
    pemerintahannya hashag kabur aja
  • 00:29:59
    dulu itu tidak bisa direspon oleh
  • 00:30:03
    pemerintah sebagai Oh tidak nasionalis
  • 00:30:06
    Oh ya udah kabur aja enggak usah balik
  • 00:30:08
    enggak bisa mereka kabur karena
  • 00:30:10
    ketidakbejusan El menjadi pemerintah
  • 00:30:13
    Republik Indonesia dan bukan cuman El
  • 00:30:15
    kabinet yang sekarang El selama
  • 00:30:18
    ini
  • 00:30:20
    jadi orang mah gimana ya kita mah secara
  • 00:30:24
    insting mah menyelamatkan diri kita
  • 00:30:26
    sendiri aja dulu udah pastilah sudah
  • 00:30:28
    pasti itu kalau kita ngelihat kita
  • 00:30:30
    enggak selamat di tempat ini ya kita
  • 00:30:32
    kabur aja
  • 00:30:34
    dulu pertanya adalah Gimana caranya lu
  • 00:30:37
    memperbaiki diri lu udah gitu
  • 00:30:41
    aja kalau lu memperbaiki diri lu
  • 00:30:45
    pemerintah memperbaiki Indonesia enggak
  • 00:30:47
    akan kehilangan
  • 00:30:49
    talent-talent Kalau lu
  • 00:30:51
    adil kalau lu benar kalau lu berimbang
  • 00:30:55
    kalau lu bikin sesuatu untuk kepentingan
  • 00:30:56
    rakyat bukan kepentingan golongan orang
  • 00:30:58
    enggak ada alasan untuk kabur tahu
  • 00:31:01
    enggak gua tadi habis wawancara sama
  • 00:31:02
    bocah bocah
  • 00:31:05
    kosong Maiden cattis sama
  • 00:31:10
    vior yang dijuluki bocah-bocah kosong
  • 00:31:14
    aja komplain soal pajak yang mereka
  • 00:31:17
    bayarkan dengan timbal balik yang enggak
  • 00:31:21
    selayaknya padahal katanya Mereka kosong
  • 00:31:24
    kata gua sih kayaknya kosongnya gimik ya
  • 00:31:27
    tapi untuk orang-orang yang labelnya
  • 00:31:29
    adalah kosong otaknya Mereka aja tahu
  • 00:31:31
    bahwa gua bayar pajak mahal banget mana
  • 00:31:33
    timbal baliknya mana jalan yang
  • 00:31:36
    lurus mana sistem yang jelas mana
  • 00:31:42
    keadilan mana kompetensi kompetensi
  • 00:31:45
    berdasarkan merit dan bukan berdasarkan
  • 00:31:46
    orang dalam tuh Mana buat apa gua punya
  • 00:31:50
    ilmu makanya kayak frustrasi gua
  • 00:31:52
    terhadap Mars silakan buat apa coba gua
  • 00:31:54
    punya pendidikan kalau misalkan ternyata
  • 00:31:56
    orang-orang yang jabatannya harusnya
  • 00:31:58
    jabat jabatan-jabatan orang terdiri itu
  • 00:32:00
    diisi sama orang populer gitu maksudnya
  • 00:32:02
    mana
  • 00:32:08
    itu lagi
  • 00:32:10
    pula orang-orang yang ada di luar negeri
  • 00:32:13
    ini ketika mereka berprestasi langsung
  • 00:32:15
    diaku-aku
  • 00:32:17
    pasti sekarang orang pada kesal nih uh
  • 00:32:19
    enggak nasionalis lu gitu t juga kalau
  • 00:32:22
    sukses lu aku-aku
  • 00:32:25
    pasti lu anggap sebagai kebanggaan Oh
  • 00:32:30
    ini orang Indonesia tuh gitu pasti gitu
  • 00:32:32
    juga kalau
  • 00:32:35
    ujung-ujungnya permasalahan orang
  • 00:32:37
    Indonesia adalah menilai kecintaan
  • 00:32:39
    terhadap Indonesia dari hal-hal cetek
  • 00:32:42
    wuh pakai baju asing katanya cinta
  • 00:32:44
    Indonesia aduh yang benar aja lah kan Lu
  • 00:32:48
    sama gua sering banget ngelihat ada
  • 00:32:50
    orang dari atas sampai bawah pakai baju
  • 00:32:53
    dari Indonesia pakai batik tapi korup
  • 00:32:58
    masa lu mau bilang dia cinta Indonesia
  • 00:33:01
    hanya karena dia pakai batik tapi dia
  • 00:33:02
    ngambil duit
  • 00:33:06
    raket terus Emang kenapa kalau ada orang
  • 00:33:09
    pakai produk asing kalau dipakai untuk
  • 00:33:11
    memajukan laptop handphone yang lu pakai
  • 00:33:14
    Ang itu produksi Indonesia tapi kan bisa
  • 00:33:18
    memajukan
  • 00:33:20
    wirausaha-wirausaha startup startup yang
  • 00:33:22
    suatu hari akan jadi Unicorn ini kan
  • 00:33:24
    toolsnya kan bukan dari asing apalah
  • 00:33:29
    ngomong pakai bahasa Inggris mulu enggak
  • 00:33:31
    nasionalis lah Gua ngelihat ada orang
  • 00:33:34
    bahasa Indonesia mulu Bandit Apalah apa
  • 00:33:39
    gitu maksud gue cetek banget gitu Tapi
  • 00:33:41
    itu mungkin menggambarkan intelektual
  • 00:33:43
    kita ya masih menilai kecintaan
  • 00:33:47
    Indonesia dari hal-hal
  • 00:33:49
    yang cetek gitu padahal sebenarnya
  • 00:33:52
    menurut gua sih lebih ke mereka
  • 00:33:54
    tersinggung aja minder karena engak bisa
  • 00:33:56
    bahasa Inggris ngihat orang bahasa
  • 00:33:57
    Inggris terus Alah enggak cinta
  • 00:33:59
    Indonesia ya itu orang pakai bahasa
  • 00:34:01
    Inggris mungkin udah banyak
  • 00:34:03
    berkontribusi untuk
  • 00:34:11
    Indonesia kata gua mah orang kalau mau
  • 00:34:15
    kabur aja dulu ya biarin
  • 00:34:17
    aja kayak cinta kayak
  • 00:34:22
    cinta Katanya kan gitu kan apa sih apa
  • 00:34:26
    sih ungkapannya tap tapi intinya
  • 00:34:29
    adalah kalau
  • 00:34:31
    emang cinta Biarkan dia
  • 00:34:35
    pergi karena kalau dia mencinta toh dia
  • 00:34:37
    akan kembali gitu kan
  • 00:34:41
    Iya Tugas kita di Indonesia adalah
  • 00:34:44
    membuat Indonesia lebih
  • 00:34:48
    baik persis seperti apa yang gua lakukan
  • 00:34:50
    ketika gua berkarir di Amerika
  • 00:34:52
    Serikat tapi gua
  • 00:34:55
    masih mengkritik Indonesia
  • 00:34:58
    mengkritik pemerintah Indonesia ketika
  • 00:35:00
    perlu dikritik itu kan sebenarnya kan
  • 00:35:02
    menandakan bahwa bahkan dari luar negeri
  • 00:35:04
    pun gua tuh masih mengamati masih
  • 00:35:06
    mengamati karena masih peduli domisili
  • 00:35:09
    aja ini Enggak beda sama orang salah
  • 00:35:12
    tinggal di Jakarta tapi masih aktif
  • 00:35:15
    mengkritik Pilkada salah tiga karena ada
  • 00:35:19
    salah satu calon misalnya yang korup
  • 00:35:20
    gitu misalnya ya misalnya ya boleh kan
  • 00:35:23
    gak boleh lu ngomongin Sal Kan udah
  • 00:35:25
    kabur ke Jakarta lah gua mah selama
  • 00:35:27
    orang Sal tig aneh lu gitu kan
  • 00:35:30
    samaah Yah enggak usah jauh-jauh dah
  • 00:35:34
    Muhammad
  • 00:35:35
    Hatta Hatta kan tinggal di Belanda
  • 00:35:39
    belasan tahun berapa tuh Cari aja
  • 00:35:41
    sendiri belasan tahun dia tinggal di
  • 00:35:42
    Belanda udah kelar kuliah enggak
  • 00:35:44
    langsung balik dia dia menjalankan
  • 00:35:47
    harian gitu jadi kayak buletin gitu
  • 00:35:49
    awalnya buletin mahasiswa terus
  • 00:35:51
    lama-lama jadi kayak buletin pergerakan
  • 00:35:53
    gitu dia nulis di situ dia kalau enggak
  • 00:35:56
    salah pemretnya dan dia juga nulis
  • 00:35:58
    Dari situ dia ngeritik
  • 00:36:00
    pemerintah memang Pemerintah India
  • 00:36:02
    Belanda sih yang dia kritik tapi kan
  • 00:36:05
    rezimnya Indonesia saat itu kan memang
  • 00:36:07
    pemerintah Ind India Belanda dari
  • 00:36:09
    Belanda dia mengkritik tanah
  • 00:36:12
    airnya dia mengkritik
  • 00:36:15
    pemerintahnya apa lu mau bilang Muhammad
  • 00:36:18
    Hatta enggak boleh ngekritik Enggak
  • 00:36:21
    boleh lu kan tinggal di Belanda ngapain
  • 00:36:23
    lu masih nulis tentang
  • 00:36:25
    Indonesia itu Muhammad
  • 00:36:28
    Hatta keras banget mengkritik
  • 00:36:31
    pemerintahan India Belanda keras banget
  • 00:36:35
    saking kerasnya
  • 00:36:36
    disidang ditangkap
  • 00:36:40
    disidang masa masa ketika lagi di luar
  • 00:36:43
    negeri terus udah aja lu kalau lagi di
  • 00:36:45
    Amerika seikat ngomongin Amerika aja
  • 00:36:46
    Ngapain ngomongin Indonesia ya ini ah
  • 00:36:48
    historis banget Muhammad Atta dari
  • 00:36:51
    Belanda masih ngomongin
  • 00:36:53
    Indonesia Saking parahnya ngekritik
  • 00:36:55
    sampai ditangkap di Belanda diidang di
  • 00:36:57
    Belanda di
  • 00:36:59
    denhar pakai Pidato pembelaan yang
  • 00:37:01
    terkenal itu Muhammad Hatta nulis Pidato
  • 00:37:03
    pembelaan Indonesia frey Indonesia
  • 00:37:07
    free yang di dalam media mengutip
  • 00:37:10
    penyair dari Belgia the clerk hanya satu
  • 00:37:13
    tanah yang saya sebut sebagai tanah
  • 00:37:16
    airku dia tumbuh dengan perbuatan dan
  • 00:37:18
    perbuatan itu adalah
  • 00:37:20
    perbuatanku Jadi lu mau di Amerika
  • 00:37:23
    Serikat di Jepang di
  • 00:37:26
    Jerman ataupun di
  • 00:37:28
    Indonesia
  • 00:37:31
    El
  • 00:37:33
    sah menyebut Indonesia sebagai Tan air
  • 00:37:35
    selama lu masih melakukan sesuatu untuk
  • 00:37:39
    Indonesia walaupun dari Belanda walaupun
  • 00:37:42
    dari Inggris walaupun dari Australia
  • 00:37:46
    kalau lu masih ngelakuin sesuatu untuk
  • 00:37:48
    tumbuhnya tanahir Indonesia lu masih sah
  • 00:37:52
    menyebut diri lu sebagai orang
  • 00:37:55
    Indonesia justru orang-orang yang bilang
  • 00:37:58
    alah lu di luar negeri enggak usah p
  • 00:38:00
    sama Indonesia tapi enggak pernah
  • 00:38:01
    melakukan apapun untuk Indonesia hanya
  • 00:38:02
    cuman ngomong kayak gitu doang dia
  • 00:38:05
    justru yang enggak berhak untuk mengaku
  • 00:38:08
    orang Indonesia karena menurut Muhammad
  • 00:38:10
    Hatta
  • 00:38:13
    identitas lu sebagai orang Indonesia
  • 00:38:15
    ditentukan dari kontribusi lu untuk
  • 00:38:19
    Indonesia pertanyaannya Wahai
  • 00:38:21
    orang-orang yang mengaku orang
  • 00:38:24
    Indonesia apa yang sudah anda lakukan
  • 00:38:26
    untuk
  • 00:38:29
    ones Sampai ketemu di sila episode
  • 00:38:33
    minggu depan seperti biasa kalau menurut
  • 00:38:36
    ini bagus untuk dirilis voting aja rilis
  • 00:38:38
    Bang rilis rilis rilis Entar kalau misal
  • 00:38:39
    Banyak yang bilang rilis gua rilis kalau
  • 00:38:41
    enggak gua tahan Hanya Untuk member
  • 00:38:42
    Thank you bye
الوسوم
  • Kabur Aja Dulu
  • Indonesia
  • politics
  • nepotism
  • economic hardship
  • public sentiment
  • national identity
  • historical context
  • migration
  • contribution