Kuliah Umum: Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Transformasi Pendidikan

00:47:13
https://www.youtube.com/watch?v=EflpZj3zA1g

Resumen

TLDRPidato ini menyoroti pentingnya konsep Deep Learning dalam pendidikan, dengan pendekatan yang menekankan pada kedalaman pemahaman dan makna dalam proses belajar. Pembicara menyatakan bahwa belajar bukan hanya merupakan transfer informasi, tetapi harus ada proses refleksi dan konstruksi pengetahuan. Dengan mengaitkan teori-teori dari bidang pendidikan dan psikologi, penjelasan ini menggambarkan bagaimana otak manusia memproses informasi dan pentingnya aplikasi pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang dipelajari seharusnya memiliki konteks yang bermanfaat, serta tidak hanya menjadi sekedar fakta-fakta tanpa makna. Ada juga penekanan pada perlunya nilai-nilai dalam setiap mata pelajaran, sehingga pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pemahaman yang utuh bagi siswa.

Para llevar

  • 📚 Deep Learning menekankan pemahaman yang mendalam.
  • 🔍 Perhatian adalah kunci untuk belajar yang efektif.
  • 💡 Makna dari pembelajaran membuat pengalaman belajar lebih berharga.
  • 🏫 Pendidikan harus menggabungkan nilai-nilai dalam setiap mata pelajaran.
  • ⚙️ Transformasi pengetahuan lebih penting dari sekadar transfer informasi.
  • 📈 Fokus pada belajar yang kontekstual dan aplikatif.
  • 🌱 Proses belajar harus melibatkan refleksi dan meta-kognisi.
  • 🤝 Penghormatan dan keterlibatan peserta didik sangat penting.
  • 📊 Pembelajaran bukan hanya tentang ujian, tetapi tentang menemukan makna.
  • 🧠 Koneksi antar disiplin ilmu memperkaya pemahaman.

Cronología

  • 00:00:00 - 00:05:00

    Penghargaan kepada Rektor dan pengantar acara kuliah. Penekanan pada pentingnya Deep learning dalam pendidikan, serta pentingnya Prof. Waras dalam menjelaskan konsep tersebut.

  • 00:05:00 - 00:10:00

    Pengantar tentang asal-usul konsep Deep learning yang bukan baru, dimainkan oleh kognitivis dan konstruktivis dalam pendidikan. Teori informasi pemprosesan mendukung pendekatan ini.

  • 00:10:00 - 00:15:00

    Pentingnya memahami otak manusia dalam pendidikan dan bagaimana ia berkaitan dengan pembelajaran melalui pengalaman dan perhatian yang mendalam.

  • 00:15:00 - 00:20:00

    Keterkaitan antara perhatian dan pembelajaran. Menonjolkan teori-teori seperti Quantum Learning yang menekankan keterlibatan mental saat belajar.

  • 00:20:00 - 00:25:00

    Proses belajar yang melibatkan pengertian mendalam dan membangun hubungan antara fakta dan pengalaman. Menekankan transformasi pengetahuan.

  • 00:25:00 - 00:30:00

    Walaupun ada tantangan dalam jurusan pembelajaran, pentingnya menghormati individualitas pelajar dan metode pembelajaran yang berbeda bagi setiap orang.

  • 00:30:00 - 00:35:00

    Penting untuk menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata agar pembelajaran lebih bermakna dan tidak sekadar menghafal fakta.

  • 00:35:00 - 00:40:00

    Menekankan perlunya evaluasi berkesinambungan dan mendalam dalam pembelajaran, serta pembelajaran yang berorientasi pada pencarian makna.

  • 00:40:00 - 00:47:13

    Menekankan pentingnya mengajar dengan nilai-nilai dan pemahaman yang mendalam agar pembelajaran menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi pelajar.

Ver más

Mapa mental

Vídeo de preguntas y respuestas

  • Apa yang dimaksud dengan Deep Learning dalam konteks pendidikan?

    Deep Learning adalah pendekatan dalam pendidikan yang menekankan pada pemahaman yang mendalam dan bermakna dalam proses belajar.

  • Siapa yang lebih tepat menjelaskan tentang Deep Learning?

    Prof Waras adalah yang lebih tepat untuk menjelaskan Deep Learning karena beliau menyusun naskah akademiknya.

  • Mengapa perhatian penting dalam proses belajar?

    Perhatian penting karena menjadi pintu masuk bagi proses belajar yang mendalam dan melibatkan semua pengalaman serta pengetahuan yang ada.

  • Apa yang menjadi fokus dalam mengajarkan Deep Learning?

    Fokus dalam mengajarkan Deep Learning adalah pada pemberian makna dan konteks pada setiap materi yang diajarkan.

  • Apa itu meaningful learning?

    Meaningful learning adalah proses di mana siswa menemukan makna dan pemahaman yang dalam dari materi yang dipelajari.

Ver más resúmenes de vídeos

Obtén acceso instantáneo a resúmenes gratuitos de vídeos de YouTube gracias a la IA.
Subtítulos
id
Desplazamiento automático:
  • 00:00:01
    Terima kasih matur nuwun pak rektor ini
  • 00:00:05
    semua intinya sudah disampaikan beliau
  • 00:00:07
    jadi saya sisa sisanya aja bahkan porsi
  • 00:00:10
    saya sebagai orang wiun juga sudah
  • 00:00:12
    diambil Beliau saya sudah enggak
  • 00:00:14
    kebagian tinggal porsi menterinya aja
  • 00:00:16
    yang saya masih
  • 00:00:17
    kebagian asalamualaikum warahmatullahi
  • 00:00:22
    wabarakatuh Selamat siang salam
  • 00:00:24
    sejahtera untuk kita semua almukarom pak
  • 00:00:28
    rektor
  • 00:00:30
    Negeri Malang Pak Prof harono yang tadi
  • 00:00:33
    sudah mengantarkan acara kuliah ini
  • 00:00:36
    dengan sangat mendalam bapak-bapak para
  • 00:00:39
    Wakil Rektor dan IB para Wakil Rektor
  • 00:00:41
    para dekan dan seluruh jajaran pimpinan
  • 00:00:44
    Universitas Negeri Malang para guru
  • 00:00:46
    besar dan juga sahabat saya Prof waras
  • 00:00:50
    sebenarnya beliau yang lebih tepat
  • 00:00:52
    menjelaskan Deep learning itu Prof waras
  • 00:00:54
    karena beliaulah yang menyusun naskah
  • 00:00:56
    akademiknya itu saya sebagai Menteri
  • 00:00:59
    engak boleh nyusun naskah akademik nanti
  • 00:01:00
    menjadi staf saya kalau nyusun
  • 00:01:02
    naskah karena itu Prof lebih tepat
  • 00:01:06
    menjelaskan dan juga Tentu saya
  • 00:01:08
    didampingi oleh Pak gogot suarwoto PHD e
  • 00:01:13
    Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini
  • 00:01:16
    pendidikan dasar dan menengah ada staf
  • 00:01:18
    ahli saya Ibu Rita pranawati dan juga ee
  • 00:01:23
    Mungkin ada lagi yang belum saya sebut
  • 00:01:25
    mohon maaf intinya seluruh peserta ee
  • 00:01:29
    kuliah
  • 00:01:30
    yang pertama Tentu saya menyampaikan
  • 00:01:32
    Terima kasih pak rektor sudah memberi
  • 00:01:34
    saya kesempatan untuk bisa hadir dan
  • 00:01:37
    berbagi pemikiran sederhana pada
  • 00:01:39
    kesempatan ini dan ini satu kehormatan
  • 00:01:43
    karena saya tahu Universitas Negeri
  • 00:01:45
    Malang ini adalah salah satu dari
  • 00:01:47
    Universitas Indonesia yang memiliki
  • 00:01:50
    tokoh-tokoh yang berkontribusi besar
  • 00:01:52
    dalam memajukan pendidikan di
  • 00:01:55
    Indonesia yang
  • 00:01:58
    kedua saya terus saja awalnya tidak
  • 00:02:01
    menyiapkan sama sekali jadi ini karena
  • 00:02:03
    ditugaskan Pak waras jadi saya datang ke
  • 00:02:05
    sini ituun beberapa yang lalu Ketika
  • 00:02:08
    saya ke Malang Pak rektor saya dibisik
  • 00:02:10
    Pak waras untuk karena tahu saya akan ke
  • 00:02:13
    sini sehingga saya ditugaskan oleh Pak
  • 00:02:16
    waras untuk ke sini menjelaskan apa yang
  • 00:02:18
    sesungguhnya tugasnya pak waras untuk
  • 00:02:21
    menyampaikan Saya ingin menyampaikan tig
  • 00:02:25
    hal terkait dengan Deep learning
  • 00:02:28
    ini sngguhnya bukan konsep yang baru
  • 00:02:32
    dalam dunia
  • 00:02:33
    pendidikan kalau kita baca literatur
  • 00:02:36
    tentang approaches to learning istilah
  • 00:02:38
    ini muncul tahun pertengahan tahun 0-an
  • 00:02:42
    terutama di negara-negara
  • 00:02:44
    Skandinavia dan tulisan-tulisan yang
  • 00:02:46
    banyak berbicara tentang Deep approach
  • 00:02:49
    dalam pembelajaran itu misalnya yang
  • 00:02:51
    banyak menulis itu Marton so dan
  • 00:02:53
    tokoh-tokoh lain dalam dunia pendidikan
  • 00:02:55
    negara Skandinavia tapi kemudian Memang
  • 00:02:58
    agak berkembang sampai tahun
  • 00:03:01
    -an 0-an ketika istilah ini mulai
  • 00:03:03
    diresonansi oleh para para proponen dari
  • 00:03:09
    ee dari disebutlah kita kelompok
  • 00:03:14
    kognitis kelompok kognitivis yang memang
  • 00:03:17
    banyak mengangkat tema-tema ini dalam ee
  • 00:03:20
    pembelajaran di dunia
  • 00:03:23
    pendidikan tapi penguatan-penguatan
  • 00:03:26
    dalam teori ini memang kalau kita tarik
  • 00:03:28
    pada teori dan aliran pendidikan mungkin
  • 00:03:30
    bisa ketemu dalam konteks awalnya itu
  • 00:03:33
    pada aliran konstruktivis dan aliran
  • 00:03:36
    information
  • 00:03:37
    Processing yang memang nanti dalam
  • 00:03:40
    perkembangannya kita melihat bahwa Deep
  • 00:03:43
    learning itu ketika dikaitkan dengan
  • 00:03:45
    theory information Processing itu
  • 00:03:47
    berkaitan dengan Deep level Processing
  • 00:03:49
    of information ini yang kadang-kadang
  • 00:03:52
    Ketika saya sempat mengembangkan istilah
  • 00:03:53
    ini pak rektor itu langsung kawan saya
  • 00:03:55
    menyebut Mas Deep planning itu kan
  • 00:03:57
    artificial intelligence gitu
  • 00:04:00
    yang memang kalau kita lihat artificial
  • 00:04:02
    intelligence itu basisnya adalah memang
  • 00:04:04
    De Processing dan data storage yang
  • 00:04:07
    sangat besar nanti kita akan bicara
  • 00:04:10
    itu kemudian yang kedua adalah teori
  • 00:04:14
    konstruktivis yang menyebutkan bahwa
  • 00:04:16
    belajar itu adalah proses di mana kita
  • 00:04:17
    itu Construct knowledge dan ini memang
  • 00:04:20
    juga aliran yang agak banyak berkembang
  • 00:04:22
    dan perkembangan itu paling tidak di
  • 00:04:24
    dipengaruhi oleh tiga hal yang yang
  • 00:04:26
    melasari konteks pada saat gagasan dan
  • 00:04:30
    konsep pendekatan ini mulai dikembangkan
  • 00:04:32
    yang pertama adalah ketika ditemukan
  • 00:04:35
    komputer yang sebenarnya dalam proses
  • 00:04:38
    komputer itu ada proses yang sering
  • 00:04:41
    disebut dengan proses di mana kita
  • 00:04:43
    menangkap informasi menyimpan dan
  • 00:04:46
    kemudian menggunakannya nah tiga Proses
  • 00:04:49
    ini sering disbut misalnya John B
  • 00:04:51
    menyebut ini dengan
  • 00:04:53
    e yangbut
  • 00:04:56
    denganess and prod yang bagaimana itu
  • 00:05:00
    sangat ditentukan oleh the level of
  • 00:05:02
    process that we implement for the
  • 00:05:05
    acquisition of information Akira kira
  • 00:05:07
    bahasa unm-nya
  • 00:05:09
    begitu Jadi sejauh mana proses itu kita
  • 00:05:13
    gunakan dalam menangkap
  • 00:05:15
    informasi dalam kaitan ini sebenarnya
  • 00:05:18
    kita melihat the depth and the quality
  • 00:05:21
    of the
  • 00:05:23
    process Bagaimana kedalaman dan kualitas
  • 00:05:26
    proses itu akan menentukan Bagaimana
  • 00:05:28
    kualitas dari belajar dan ilmu yang kita
  • 00:05:30
    hasilkan tentu banyak teori yang nanti
  • 00:05:33
    bisa menjelaskan
  • 00:05:34
    itu yang kedua adalah pemahaman manusia
  • 00:05:38
    tentang otak tadi Pak rektor sudah
  • 00:05:40
    menyebutkan bagian-bagian otak manusia
  • 00:05:43
    itu itu juga menjadi bagian yang memang
  • 00:05:45
    berpengaruh dan kita juga baru sadar
  • 00:05:47
    ternyata otak manusia yang yang e sangat
  • 00:05:52
    terproteksi luar biasa itu itu kan
  • 00:05:55
    kemudian memiliki bagian-bagian yang
  • 00:05:57
    semuanya berkaitan dengan proses-proses
  • 00:05:59
    bagaimana kita mengolah informasi proses
  • 00:06:02
    yang berkaitan dengan bagaimana kita
  • 00:06:04
    menyimpan menggunakan bahkan
  • 00:06:05
    proses-proses emosional yang itu
  • 00:06:08
    ternyata memang ada pada bagian-bagian
  • 00:06:10
    dalam otak manusia itu tadi Pak rektor
  • 00:06:13
    sudah menyampaikan beberapa bagian yang
  • 00:06:14
    berkaitan dengan bagaimana otak manusia
  • 00:06:17
    itu berkembang dan bagaimana otak
  • 00:06:19
    manusia itu berperan dalam proses
  • 00:06:21
    pembelajaran
  • 00:06:23
    itu yang kalau kita lihat bagaimana para
  • 00:06:26
    konstruktivis ini menjelaskan fungsi
  • 00:06:29
    otak itu juga hampir sama dengan teori
  • 00:06:31
    komputer itu karena otak itu menangkap
  • 00:06:34
    informasi dari indra manusia Apakah
  • 00:06:37
    melalui penglihatan pendengaran kemudian
  • 00:06:41
    apa meraba dan seterusnya itu kalau di
  • 00:06:44
    teman-teman muslim sebagian malah ada
  • 00:06:46
    indranya indra keenam katanya yaitu
  • 00:06:48
    Indra Jati namanya yang keenam
  • 00:06:52
    itu
  • 00:06:53
    itu berpengaruh gitu dan menarik tadi
  • 00:06:57
    Pak rektor sudah memulai dan saya izin
  • 00:06:59
    untuk menggunakan ilmu saya sebagai
  • 00:07:00
    orang UIN gitu ketika orang itu melihat
  • 00:07:04
    sesungguhnya bukan physical physical
  • 00:07:07
    proses yang terjadi tetapi melihat itu
  • 00:07:10
    mesti di di melibatkan
  • 00:07:12
    otak melibatkan otak karena itu Quran
  • 00:07:17
    itu menggunakan istilah a'yunun la
  • 00:07:19
    yubsiruna biha gitu mata yang tidak
  • 00:07:22
    melihat karena apa melihatnya tidak
  • 00:07:25
    menggunakan perhatian tidak menggunakan
  • 00:07:28
    pemikiran dan tidak menggunakan
  • 00:07:31
    keterlibatan perasaan ketika melihat
  • 00:07:33
    sesuatu di sinilah sebenarnya di
  • 00:07:36
    Processing sudah dimulai karena itu
  • 00:07:38
    kalau kita bicara mengenai teori-teori
  • 00:07:40
    Ini mesti pintu pertamanya adalah
  • 00:07:42
    attention perhatian yang attention itu
  • 00:07:46
    kalau saya kutip orang cognitivis itu
  • 00:07:48
    menyebut allocatable mental resources
  • 00:07:50
    sebenarnya proses mental yang bisa kita
  • 00:07:52
    atur gu bisa kita atur karena itu pintu
  • 00:07:56
    pertama untuk kita melakukan learning
  • 00:07:59
    yang mendalam itu adalah
  • 00:08:00
    attention
  • 00:08:03
    perhatian dan kalau perhatian ini
  • 00:08:05
    terlibat dalam proses itu maka otak kita
  • 00:08:08
    terlibat Indra kita terlibat dan
  • 00:08:12
    kemampuan kita pengalaman kita
  • 00:08:14
    pengetahuan kita miliki juga
  • 00:08:16
    terlibat di sinilah kemudian kalau kita
  • 00:08:19
    gali agak ke belakang Teori ini juga
  • 00:08:22
    sebenarnya tidak jauh berbeda dan tidak
  • 00:08:24
    punya tidak punya kontradiksi dengan
  • 00:08:27
    berbagai hal yang orang menyebut dengan
  • 00:08:29
    Quantum learning Quantum teaching dan
  • 00:08:31
    sejenisnya itu karena while we are
  • 00:08:34
    Listening to something ketika kita
  • 00:08:36
    mendengar sesuatu while we are seeing
  • 00:08:38
    something Ketika kita melihat sesuatu
  • 00:08:40
    sesungguhnya otak kita itu tidak
  • 00:08:42
    berhenti otak kita itu bekerja dan ada
  • 00:08:45
    proses di mana yang kita lihat yang kita
  • 00:08:49
    dengar yang kita raba yang kita rasakan
  • 00:08:51
    itu dihubungkan dengan apa sudah kita
  • 00:08:53
    ketahui sebelumnya sehingga di sini ada
  • 00:08:57
    proses yang melibatkan pengalaman
  • 00:09:00
    pengetahuan bahkan rasa ingin tahu yang
  • 00:09:02
    lebih jauh dalam kita melakukan proses
  • 00:09:05
    belajar itu itu yang
  • 00:09:08
    kedua yang ketiga adalah sebuah proses
  • 00:09:11
    yang memang mendasari ketika orang itu
  • 00:09:14
    mulai memahami sistem komputer itu
  • 00:09:16
    kemudian Bagaimana cara kerja otak
  • 00:09:18
    kemudian dikaitkan dengan
  • 00:09:21
    Bagaimana ilmu itu
  • 00:09:23
    digunakan Nah di sinilah kemudian the
  • 00:09:26
    Usage of the knowledge itu tidak sekedar
  • 00:09:30
    a keluar
  • 00:09:32
    a kata kunci dalam proses ini adalah
  • 00:09:35
    transformasi bukan transfer karena itu
  • 00:09:38
    teori yang menyebutkan belajar itu
  • 00:09:39
    proses transfer of knowledge skill and
  • 00:09:42
    values itu menurut saya adalah proses
  • 00:09:44
    belajar yang saya menyebutnya dengan
  • 00:09:46
    belajar yang tadi Pak retor juga
  • 00:09:48
    mengantarkan di depan proses belajar
  • 00:09:49
    disebut dengan surice learning
  • 00:09:52
    pembelajaran yang hanya di permukaan
  • 00:09:54
    yang orang itu tahu What they know about
  • 00:09:57
    what tetapi kadang-kadang no whatw
  • 00:10:01
    gitu enggak ngerti apa-apa gitu Dia
  • 00:10:05
    belajar itu buat apa itu enggak ngerti
  • 00:10:08
    sehingga karena dia tidak mengerti maka
  • 00:10:10
    kemudian dia dia tidak menemukan meaning
  • 00:10:12
    dari yang dia pelajari dan lagi-lagi ini
  • 00:10:14
    orang konstruktivis yang sudah bicara
  • 00:10:16
    begini karena learning is about finding
  • 00:10:18
    meaning menemukan makna dan kita
  • 00:10:21
    pelajari nah proses menemukan makna
  • 00:10:23
    inilah sebenarnya proses yang membuat
  • 00:10:25
    orang itu merasa gembira ketika dia
  • 00:10:27
    belajar Nah di sini mungkin kita kita
  • 00:10:29
    ketemu teori gestal yang ketika orang
  • 00:10:31
    belajar itu menemukan Insight ya Insight
  • 00:10:34
    itu kan menemukan pencerahan dari yang
  • 00:10:36
    dia pelajari itu dan berbagai teori lain
  • 00:10:39
    yang menjelaskan bahwa knowing something
  • 00:10:41
    mendapatkan sesuatu mengahu sesuatu
  • 00:10:44
    adalah proses Di mana orang menemukan
  • 00:10:46
    apa yang baru dari yang dia pelajari nah
  • 00:10:49
    mohon maaf kalau saya agak mengambil
  • 00:10:51
    porsinya teman-teman dari Universitas
  • 00:10:52
    Negeri Malang karena saya S1 juga
  • 00:10:54
    tarbiah jadi saya agak mempelajari
  • 00:10:56
    teori-teori ini
  • 00:10:58
    semua itu hanya rumahnya saja ilmunya
  • 00:11:00
    kan hampir sama gitu mungkin
  • 00:11:02
    kelebihannya plus ayat-ayatnya itu
  • 00:11:04
    mungkin agak berbeda
  • 00:11:07
    Nah karena itu maka ini dalam konteks
  • 00:11:11
    ilmu di di Islam pak pak rektor ketika
  • 00:11:14
    orang memiliki ilmu Maka disebutkan ilmu
  • 00:11:17
    itu cahaya alilmu Nurun ilmu itu cahaya
  • 00:11:21
    nah inside dalam bahasanya gestal
  • 00:11:23
    sebenarnya bahasanya gestal itu kan
  • 00:11:26
    Inside itu oleh karena itu maka mata itu
  • 00:11:29
    itu melihat kalau proses-proses mental
  • 00:11:32
    itu terlibat nah proses mental inilah
  • 00:11:35
    yang menjadikan satu fungsi dasar
  • 00:11:38
    Bagaimana kemudian belajar itu terjadi
  • 00:11:41
    nah di situlah nanti mulai dari proses
  • 00:11:43
    attention kemudian memori dan seterusnya
  • 00:11:46
    itu nanti berjalan lebih lanjut tapi
  • 00:11:49
    core-nya adalah Deep level Processing
  • 00:11:53
    gitu yang kedua ini yang mungkin tidak
  • 00:11:56
    Sama persis dengan teori Deep learning
  • 00:11:58
    yang ada di barat
  • 00:11:59
    adalah bagaimana belajar itu menjadi
  • 00:12:03
    proses yang memuliakan
  • 00:12:07
    manusia di sini mungkin kita bicara
  • 00:12:09
    teori humanisme yang menyebut bahwa
  • 00:12:13
    manusia itu adalah unique individual
  • 00:12:15
    yang dia tidak ada kesamaannya dengan
  • 00:12:18
    siapun dan siapun juga apapun keadaannya
  • 00:12:23
    harus kita lihat sebagai manusia yang
  • 00:12:25
    memiliki sifat-sifat kemanusiaannya
  • 00:12:28
    danens potensi kemanusiaannya yang Oleh
  • 00:12:31
    karena itu maka dalam kaitan ini belajar
  • 00:12:34
    itu harus memiliki dan berpihak kepada
  • 00:12:36
    proses namanya diferensiasi Ini yang
  • 00:12:39
    kemarin agak di dikumandangkan oleh para
  • 00:12:43
    penggagas belajar
  • 00:12:46
    Merdeka sayangnya mohon maaf konstruk
  • 00:12:49
    Teorinya tidak dimulai dari situ Kenapa
  • 00:12:53
    kita harus memuliakan manusia Karena
  • 00:12:55
    manusia memiliki
  • 00:12:57
    potensi-potensi yang dengan itu memang
  • 00:13:00
    manusia tidak sama satu dengan yang lain
  • 00:13:02
    Nah di sinilah kemudian proses yang Pak
  • 00:13:05
    rektor menyebut sebagai humisasi itu
  • 00:13:08
    menjadi dasar dalam kita ini belajar
  • 00:13:11
    orang tidak boleh dipaksa dengan
  • 00:13:13
    target-target
  • 00:13:15
    tertentu bahkan kalau orang Humanis yang
  • 00:13:19
    yang radikal misalnya ya agak radikal
  • 00:13:22
    Kal rjus termasuk di dalamnya agak
  • 00:13:24
    radikal itu bapak humanistik itu dia
  • 00:13:26
    menyebutkan dengan Freedom to learn kan
  • 00:13:28
    Pak agak agak agak radikal teorinya di
  • 00:13:31
    situ rjus Itu menyebutkan enggak boleh
  • 00:13:33
    orang itu belajar pakai jurusan-jurusan
  • 00:13:35
    itu enggak boleh suka-suka dia aja mau
  • 00:13:37
    belajar apa Cuma kalau itu dituruti
  • 00:13:40
    nanti enggak perlu ada
  • 00:13:42
    fakultas repot nanti administrasinya kan
  • 00:13:46
    tapi sebagai sebuah proses yang menurut
  • 00:13:48
    saya perlu ditekankan apa manusia punya
  • 00:13:51
    cara belajar yang berbeda bahkan ketika
  • 00:13:54
    saya belajar itu cara berpikirnya pun
  • 00:13:57
    juga berbeda sehingga
  • 00:14:00
    itu juga berpengaruh gu kita kalau kita
  • 00:14:03
    boleh jujur itu kan tidak terbiasa
  • 00:14:07
    menulis dari kanan ke
  • 00:14:10
    kiri bahkan menulis Arab sekalipun itu
  • 00:14:13
    pikiran kita masih kiri ke kanan padahal
  • 00:14:15
    menulis Arab itu harus dari kanan ke
  • 00:14:17
    kiri kita enggak biasa membaca sesuatu
  • 00:14:21
    dari tengah ke atas ke bawah tapi selalu
  • 00:14:23
    dari atas ke
  • 00:14:25
    bawah karena itu kalau kita bicara pada
  • 00:14:27
    bagaimana kita meng
  • 00:14:29
    itu Yang diingat mesti yang di depan
  • 00:14:31
    yang paling atas sama yang paling bawah
  • 00:14:33
    tengahnya
  • 00:14:36
    lolos ini kan banyak cerita soal itu kan
  • 00:14:39
    itu Nah karena itu maka
  • 00:14:42
    sebenarnya humanisasi di sini dan juga
  • 00:14:45
    humanisme di situ itu memberi kebebasan
  • 00:14:47
    orang kalau dia dia memang lebih kuat
  • 00:14:50
    itu tangan kirinya biarkan dia menulis
  • 00:14:52
    dengan tangan kiri kecuali waktu makan
  • 00:14:54
    karena menyangkut etika dan akhlak gitu
  • 00:14:57
    tapi soal nulis kan enggak enggak
  • 00:14:59
    apa-apa pakai tangan kiri karena ada
  • 00:15:01
    hubungan antara motori kita dengan otak
  • 00:15:04
    kita ini kan sudah terungkap lama ketika
  • 00:15:07
    orang mulai memahami mengenai otak itu
  • 00:15:09
    dan oleh karena itu maka kalau bapak ibu
  • 00:15:11
    membedah lagi konsep dasar misalnya
  • 00:15:15
    Quantum learning itu kan dimulai dari
  • 00:15:18
    situ ketika orang itu sedang
  • 00:15:22
    mendengarkan sesuatu melihat meraba
  • 00:15:24
    menangkap informasi itu kan otaknya dia
  • 00:15:26
    bekerja sehingga karena itu maka ketika
  • 00:15:29
    murid itu sedang belajar dan kemudian
  • 00:15:32
    dia tiba-tiba bertanya itu jangan
  • 00:15:34
    dihentikan karena kalau dihentikan
  • 00:15:37
    proses berpikir dia itu menjadi terputus
  • 00:15:40
    dan kalau nanti diminta bertanya dia
  • 00:15:42
    sudah lupa apa yang harus dia
  • 00:15:44
    tanyakan nah ini yang kedua nah yang
  • 00:15:50
    ketiga yang saya kira penting adalah
  • 00:15:52
    bagaimana kemudian kita mencoba
  • 00:15:54
    melakukan
  • 00:15:55
    evaluasi atas proses yang sekarang ini
  • 00:15:58
    berjalan
  • 00:15:59
    pembelajaran kita itu kan memang masih
  • 00:16:01
    surice learning tadi know about what
  • 00:16:05
    kalau kita kemudian kaitkan itu dengan
  • 00:16:08
    Bagaimana proses itu dilakukan kita itu
  • 00:16:11
    banyak melibatkan namanya proses
  • 00:16:13
    declarative
  • 00:16:14
    knowledge declarative knowledge itu
  • 00:16:17
    pengetahuan yang isinya itu
  • 00:16:19
    fakta-fakta isinya fakta-fakta yang
  • 00:16:22
    fakta itu kadang-kadang terpisah dengan
  • 00:16:25
    yang lain sehingga kemudian membuat
  • 00:16:28
    orang itu tidak menemukan makna dari
  • 00:16:30
    yang dia
  • 00:16:31
    pelajari kalau orang bertanya ibu kota
  • 00:16:34
    Jawa Timur Surabaya itu kan fakta tapi
  • 00:16:39
    untuk apa dia
  • 00:16:41
    mengerti bahwa Jawa Timur itu ibuotanya
  • 00:16:44
    Surabaya itu nanti bisa menjadi masalah
  • 00:16:47
    kalau dia kemudian tidak menemukan makna
  • 00:16:49
    dibalik Dia Mengerti mengenai ibuota
  • 00:16:52
    Jawa Timur adalah
  • 00:16:54
    Surabaya ketika orang mengerti wilayah
  • 00:16:57
    di Jawa Timur ada wilayah Malang
  • 00:16:59
    Tulungagung Trenggalek dan sebagainya
  • 00:17:02
    kalau dia sudah mengerti itu dan
  • 00:17:04
    kemudian tidak menemukan makna dari situ
  • 00:17:07
    maka pembelajaran menjadi sesuatu yang
  • 00:17:09
    menyiksa apalagi kalau itu nanti keluar
  • 00:17:11
    dalam ujian Karena konsekuensi dari
  • 00:17:15
    surice learning itu adalah reproductive
  • 00:17:18
    learning belajar yang kita hanya
  • 00:17:20
    mereproduksi apa sudah diajarkan
  • 00:17:22
    walaupun enggak tahu artinya tapi bisa
  • 00:17:24
    menjawab makanya ada anekdot seorang
  • 00:17:27
    anak habis ujian ee ditanya ibunya
  • 00:17:30
    gimana tadi kemujnya Alhamdulillah baik
  • 00:17:32
    bu saya Insyaallah bisa menjawab semua
  • 00:17:34
    kecuali satu yang saya ragu ada
  • 00:17:37
    pertanyaan ibu kota Jawa Timur itu mana
  • 00:17:39
    gitu nah Sang anak menjawabnya Bandung
  • 00:17:43
    ibunya menjawab Oh salah Nak itu yang
  • 00:17:46
    betul Surabaya akhirnya sang anak ber Ya
  • 00:17:48
    Allah pindahkanlah ibu kota Jawa Timur
  • 00:17:51
    dari Surabaya ke
  • 00:17:55
    Bandung sehingga mengerjakannya itu Feel
  • 00:17:57
    in the blank aja Isilah titik-titik yang
  • 00:18:00
    kosong itu reproduktif semua sehingga
  • 00:18:03
    orang itu menghafal tanpa tahu mengapa
  • 00:18:06
    dia harus menghafal dan bagaimana
  • 00:18:08
    caranya harus
  • 00:18:10
    menghafal karena itu maka dalam Deep
  • 00:18:12
    learning ini perlu meningkat dari
  • 00:18:15
    declarative knowledge ke arah procedural
  • 00:18:18
    knowledge knowledge tentang How yang how
  • 00:18:22
    itu sebagian dibangun dari meaningful
  • 00:18:25
    fact fakta-fakta yang bermakna
  • 00:18:29
    Jadi kalau kemudian itu menjadi fakta
  • 00:18:30
    bermakna orang mau pergi dari Malang ke
  • 00:18:33
    Surabaya dia Lewat mana kalau di tidak
  • 00:18:36
    mengerti map tidak mengerti peta Jawa
  • 00:18:40
    Timur mana yang bisa dilewati dari
  • 00:18:42
    Malang ke Surabaya maka tidak menemukan
  • 00:18:44
    makna dari situ tetapi ketika dia
  • 00:18:46
    mengerti nama-nama kota di Jawa Timur
  • 00:18:49
    dan dihubungkan dengan How do you go to
  • 00:18:52
    Surabaya from Malang maka fakta itu
  • 00:18:54
    menjadi punya makna
  • 00:18:59
    jadi ilmiah banget ya Pak Padahal saya
  • 00:19:00
    maunya tidak begini Pak saya Pak saya
  • 00:19:03
    mau tetap jadi menteri Pak enggak mau
  • 00:19:05
    jadi Profesor di sini Pak karena
  • 00:19:07
    biasanya menteri itu bicaranya anggaran
  • 00:19:09
    Pak apalagi sekarang sedang efisiensi
  • 00:19:12
    macam-macam itu maunya begitu Pak saya
  • 00:19:15
    itu tapi enggak apa-apa mumpung di sini
  • 00:19:16
    jadi saya biar jadi Profesor di sini
  • 00:19:19
    nah kemudian yang berikutnya adalah
  • 00:19:23
    bagaimana menghubungkan
  • 00:19:25
    itu Bagaimana fakta-fakta itu
  • 00:19:27
    dihubungkan nah di situ sebenarnya
  • 00:19:30
    selama proses
  • 00:19:32
    berjalan maka otak kita bekerja ilmu
  • 00:19:36
    yang kita miliki bekerja dan kemudian
  • 00:19:38
    ilmu yang kita miliki ditambah karena
  • 00:19:40
    sesungguhnya Banyak fakta dalam
  • 00:19:42
    kehidupan itu tidak berdiri sendiri nah
  • 00:19:45
    kembali di sini masuk pada yang agak
  • 00:19:47
    tchnikal adalah Deep learning itu
  • 00:19:50
    dimulai dari mind map ini teorinya Tony
  • 00:19:54
    bzen itu yang sebelum bzen itu
  • 00:19:56
    mengemukkan mind map itu dalam ologi
  • 00:19:59
    dikenal namanya
  • 00:20:00
    skimata yang menggambarkan betapa ilmu
  • 00:20:04
    yang kita pelajari ilmu yang ada di
  • 00:20:06
    kotak di otak kita itu itu terkoneksi
  • 00:20:09
    antara satu dengan yang lain terhubung
  • 00:20:12
    dengan satu yang lain sehingga menjadi
  • 00:20:15
    jejaring menjadi jejaring yang jejaring
  • 00:20:18
    itu dalam setiap jejaring ada namanya
  • 00:20:20
    note satu lingkaran konsep bahkan fakta
  • 00:20:23
    tapi dia terhubung dengan yang lain yang
  • 00:20:25
    semakin banyak yang kita ketahui maka
  • 00:20:27
    dia tidak ber berdiri sendiri sebagai
  • 00:20:30
    sebuah knowledge atau pengetahuan
  • 00:20:32
    itu
  • 00:20:34
    Nah kalau sudah begitu Lalu bagaimana
  • 00:20:37
    Deep learning-nya itu terjadi proses
  • 00:20:40
    yang mendalam itu terjadi ketika orang
  • 00:20:42
    itu belajar tidak hanya orientasinya
  • 00:20:44
    sebagai accumulation of knowledge tidak
  • 00:20:47
    sekedar mengumpulkan tapi menemukan
  • 00:20:49
    makna dari ilmu itu kemudian yang
  • 00:20:53
    berikutnya proses itu berjalan ketika
  • 00:20:57
    dia bisa
  • 00:20:59
    menemukan sesuatu yang baru dari yang
  • 00:21:01
    dia
  • 00:21:03
    pelajari di sinilah kemudian dalam Deep
  • 00:21:06
    learning itu ada tiga pilar yang melekat
  • 00:21:09
    di dalamnya Pak paras menggunakan
  • 00:21:12
    istilah pilar atau fondasi Pak hampir
  • 00:21:14
    sama ya hampir sama ya beliau
  • 00:21:18
    menyebutnya prinsip Oke saya setuju
  • 00:21:20
    dengan Pak Pak paras karena beliau yang
  • 00:21:25
    merumuskan dan merumuskannya dengan
  • 00:21:28
    waras Pak rupanya dengan waras artinya
  • 00:21:30
    dengan sadar
  • 00:21:31
    gitu yang pertama itu
  • 00:21:34
    mindful mindful
  • 00:21:37
    itu maknanya ada
  • 00:21:40
    tiga kalau kita coba buka dalam kamus
  • 00:21:43
    bahasa Inggris itu main itu kan
  • 00:21:46
    kesadaran jadi proses itu
  • 00:21:49
    berlangsung dengan penuh kesadaran
  • 00:21:52
    ketika dia terlibat dalam semua proses
  • 00:21:55
    Itu makanya tadi dimulai dengan
  • 00:21:57
    attention dan macam-macam itu yang kedua
  • 00:22:01
    mindful itu artinya
  • 00:22:03
    penghormatan di sinilah sebenarnya
  • 00:22:05
    pengertian memuliakan tadi itu sudah
  • 00:22:07
    mulai
  • 00:22:09
    masuk karena itu maka murid itu apapun
  • 00:22:12
    keadaannya itu harus kita fully
  • 00:22:15
    respectek tidak boleh ada murid yang
  • 00:22:17
    kehadirannya di kelas itu tidak kita
  • 00:22:20
    pernah ketahui sama sekali atau kita
  • 00:22:23
    abaikan sama
  • 00:22:24
    sekali karena kecenderungan mengajar itu
  • 00:22:27
    kan cenderung berpihak pada ada yang
  • 00:22:28
    palingjol paling menonjol kemungkinan
  • 00:22:32
    pertama paling pintar yang kedua yang
  • 00:22:35
    Left Behind yang terlambat Slow learners
  • 00:22:37
    itu nah yang ketiga itu yang spesial
  • 00:22:40
    secara penampilan ganteng sekali atau
  • 00:22:43
    cantik
  • 00:22:44
    sekali atau nakakal sekali pak
  • 00:22:47
    rektor jadi kalau kita jadi dosen itu
  • 00:22:50
    itu kadang-kadang yang dilihat itu ini
  • 00:22:52
    kok ganteng Ini anak Sopo itu mesti
  • 00:22:55
    anaknya Pak rektor
  • 00:22:59
    makanya biasanya dosen Itu dosen di
  • 00:23:01
    tempat lain tidak di sini itu biasanya
  • 00:23:03
    sudah terpesona oleh mahasiswa karena
  • 00:23:05
    penampilannya mahasiswa yang cantik itu
  • 00:23:08
    Cu dapat nilai bagus dari dosen yang
  • 00:23:11
    bujang tapi tidak di sini pak di tempat
  • 00:23:17
    lain ini kan sama-sama dosen lah kita ya
  • 00:23:20
    Iya baik jadi tidak boleh ada negligen
  • 00:23:26
    tidak boleh seseorang itu diabaikan
  • 00:23:28
    semuanya harus diberikan perhatian yang
  • 00:23:30
    penuh oleh
  • 00:23:31
    gurunya tidak boleh dia dilukai
  • 00:23:34
    perasaannya dan tidak boleh dia tidak
  • 00:23:37
    dihargai
  • 00:23:39
    pendapatnya itu mindful yang kedua
  • 00:23:42
    pengertiannya
  • 00:23:43
    itu kemudian yang ketiga adalah proses
  • 00:23:48
    reflektif itu yang kemudian disebut
  • 00:23:51
    dalam teori belajar yang lain itu proses
  • 00:23:54
    metakognisi di mana dia itu knowing
  • 00:23:56
    about learning
  • 00:23:59
    dia tahu mengapa dia belajar itu dan
  • 00:24:01
    bagaimana cara dia mempelajari sesuatu
  • 00:24:03
    itu sehingga ketika kita mengajar kita
  • 00:24:06
    tidak sekejar menyampaikan materi tetapi
  • 00:24:10
    juga memberikan murid itu ruang untuk
  • 00:24:12
    Bagaimana cara
  • 00:24:15
    mempelajarinya kalau dia memang harus
  • 00:24:17
    menghafal itu diajari Bagaimana cara
  • 00:24:21
    menghafal yang cara menghafal dalam ilmu
  • 00:24:24
    sejarah itu berbeda dengan cara
  • 00:24:26
    menghafal dalam bahasa Indonesia atau
  • 00:24:30
    kimia sangat
  • 00:24:32
    berbeda dalam matematika orang bisa
  • 00:24:35
    hafal rumus-rumus matematika tetapi
  • 00:24:38
    tidak mengerti bagaimana menggunakan
  • 00:24:39
    rumus itu ketika logiknya itu tidak
  • 00:24:44
    masuk di
  • 00:24:45
    dalamnya karena itu maka dalam Deep
  • 00:24:48
    learning itu dengan mindful itu mindful
  • 00:24:51
    learning itu semua diajak untuk terlibat
  • 00:24:54
    dalam pembelajaran semua pengalaman yang
  • 00:24:56
    dimiliki pengetahuan sebelumnya itu
  • 00:24:58
    diksplorasi diberikan ruang yang dengan
  • 00:25:01
    itu nah ini ketemu dengan teori yang
  • 00:25:03
    agak klasik yang disebut dengan CTL itu
  • 00:25:05
    kontektuual teaching learning di mana
  • 00:25:07
    kita mencoba untuk mengetahui
  • 00:25:10
    sesungguhnya murid-murid kita ini sudah
  • 00:25:12
    mengetahui tema itu sedalam apa Sebesar
  • 00:25:15
    apa yang bisa jadi dalam proses ini guru
  • 00:25:19
    tidak perlu pakai buku teks dia tinggal
  • 00:25:21
    mengeksplorasi apa yang ada di dalam
  • 00:25:23
    kelas sambil mengarahkan supaya tetap
  • 00:25:26
    sesuai dengan tema sehingga sebenarnya
  • 00:25:29
    semua orang itu merasa punya kontribusi
  • 00:25:31
    dalam pembelajaran dia merasa terlibat
  • 00:25:34
    dia merasa dihormati karena apa dia
  • 00:25:37
    tidak underm tidak direndahkan oleh
  • 00:25:40
    gurunya nah ini mindful yang kita maksud
  • 00:25:45
    dalam Deep learning itu begitu kita
  • 00:25:48
    sudah mengabaikan pendapat murid dan
  • 00:25:51
    kemudian kita langsung fonis itu salah
  • 00:25:53
    itu keliru sudah selesai besok tidak
  • 00:25:56
    berangkat dia
  • 00:25:58
    tetapi ketika kemudian kita coba tidak
  • 00:26:00
    usah kita salahkan walaupun pendapatnya
  • 00:26:02
    sama sekali enggak ada hubungannya tapi
  • 00:26:04
    dia sudah berpendapat dan kita
  • 00:26:06
    perhatikan kita ceput mengatakan mungkin
  • 00:26:08
    Oh iya coba ada lagi yang lain tanpa
  • 00:26:09
    mengatakan dia salah maka dia tetap
  • 00:26:11
    merasa dihargai karena pendapatnya
  • 00:26:15
    didengar nah itu yang pertama yang kedua
  • 00:26:19
    meaningful menjadi bermakna Nah kalau
  • 00:26:22
    kita orang Islam itu kan selalu berdoa
  • 00:26:24
    supaya diberikan ilmu yang
  • 00:26:26
    bermanfaat ya kan bahkan di antara doa
  • 00:26:28
    yang kita itu diselamatkan itu kan Min
  • 00:26:31
    ilmin la yanfa dari ilmu yang enggak
  • 00:26:35
    bermanfaat ilmu yang tidak bermanfaat
  • 00:26:37
    itu ilmu yang dia tidak mengerti mengapa
  • 00:26:40
    dia mempelajari itu karena itu dia harus
  • 00:26:44
    menemukan meaning Saya belajar to be
  • 00:26:48
    dalam bahasa Inggris misalnya He is itu
  • 00:26:51
    untuk apa saya mempelajari itu Bagaimana
  • 00:26:54
    saya bisa menggunakan tubi itu secara
  • 00:26:57
    maksimal sehingga yang dipelajari hanya
  • 00:26:59
    to be hanya is saja tapi objek di depan
  • 00:27:02
    sama belakang subjek sama objeknya itu
  • 00:27:05
    berbeda itu menjadi sangat kaya dan dia
  • 00:27:08
    didorong untuk bisa menggunakan is itu
  • 00:27:11
    dengan sebanyak-banyaknya termasuk istri
  • 00:27:13
    isf dan seterusnya
  • 00:27:15
    itu
  • 00:27:16
    gitu nah selama ini kan kita belum
  • 00:27:20
    begitu kalau contohnya itu misalnya He
  • 00:27:22
    is a Professor He is a student maka
  • 00:27:26
    sudah selesai di situ tapi ketika kita
  • 00:27:28
    hanya menekankan titik tekannya ini
  • 00:27:30
    adalah to be Bagaimana murid menggunakan
  • 00:27:33
    kata-kata is to be is itu tapi di
  • 00:27:35
    depannya diganti subjeknya kemudian
  • 00:27:38
    diganti profesinya predikatnya maka dia
  • 00:27:40
    bisa
  • 00:27:41
    membuat Sekian banyak contoh kalimat dia
  • 00:27:44
    menemukan Oh Ternyata Dari is itu banyak
  • 00:27:47
    sekali ya
  • 00:27:48
    Gitu kira-kira begitu Jadi mining itu
  • 00:27:52
    dia temukan dari dia punya kesempatan
  • 00:27:55
    menggunakan itu sehingga mungkin di
  • 00:27:57
    depan diganti dengan misalnya apa ee
  • 00:27:59
    kalau misalnya tadi Apa nama orang
  • 00:28:03
    mungkin diganti benda cat kucing kan
  • 00:28:05
    bisa juga kan kemudian nanti apaagi
  • 00:28:08
    ee yang
  • 00:28:10
    makhluk binatang apa selain kucing e
  • 00:28:14
    apalah gitu biasanya kucing dan anjing
  • 00:28:16
    itu kan ee sudah enggak berlaku ituh
  • 00:28:18
    musuhannya itu karena sekarang enggak
  • 00:28:20
    berlaku juga Tom and Jerry juga sudah
  • 00:28:22
    rukun itu sama-sama main film
  • 00:28:25
    juga jadi diberi kesempatan itu ketika
  • 00:28:29
    orang mengerti rumus segitiga ya
  • 00:28:32
    setengah alas kali tinggi Setelah dia
  • 00:28:34
    tahu setengah alas kali tinggi itu
  • 00:28:37
    menggunakannya bagaimana itu nanti
  • 00:28:39
    menjadi menarik dibuat contoh pak rektor
  • 00:28:42
    memiliki gedung yang bentuknya segitiga
  • 00:28:45
    berapa dicontohkan R konkret begitu
  • 00:28:48
    sehingga dia menemukan ternyata belajar
  • 00:28:51
    setengah alas kali tinggi itu gunanya
  • 00:28:53
    banyak tapi lebih bermakna lagi kalau
  • 00:28:56
    kemudian dia menemukan makna itu dalam
  • 00:28:59
    kaitan dengan dia bisa mempelajari
  • 00:29:01
    sesuatu yang lebih dari itu sehingga
  • 00:29:04
    meaning itu tidak sekedar berkaitan
  • 00:29:07
    dengan artinya apa tapi manfaatnya apa
  • 00:29:10
    dan kemudian saya bagaimana bisa
  • 00:29:12
    meningkatkan itu Nah kalau itu semua
  • 00:29:15
    sudah berjalan mindful dan meaningful
  • 00:29:18
    itu maka pembelajaran mesti akan
  • 00:29:19
    menyenangkan akan Joyful saya sengaja
  • 00:29:23
    tidak menggunakan kata fun karena teori
  • 00:29:26
    yang banyak dipakaiikan belajar
  • 00:29:27
    menyenangkan dengan fun learning itu
  • 00:29:29
    dimaknai fun itu funny
  • 00:29:31
    learning padahal yang funny itu belum
  • 00:29:33
    tentu menyenangkan yang Fanny
  • 00:29:35
    kadang-kadang
  • 00:29:37
    nyebelin Karena kadang-kadang Guru itu
  • 00:29:40
    memaknainya melucunya itu fisikal eh si
  • 00:29:44
    Blacky ke sini dong
  • 00:29:46
    Gitu maunya melucu tapi body
  • 00:29:50
    shaming akhirnya besok dia beli
  • 00:29:53
    pemutih supaya engak dipanggil Blacky
  • 00:29:55
    Gitu begitu enggak boleh beg gitu jadi
  • 00:29:59
    Joy kesenangan itu ditemukan ketika dia
  • 00:30:02
    menemukan tadi dia merasa dihargai dia
  • 00:30:05
    merasa bisa melakukan sendiri dia bisa
  • 00:30:08
    menemukan sesuatu yang baru dan kemudian
  • 00:30:11
    mendapatkan makna dari yang dia pelajari
  • 00:30:13
    itu karena itu maka dalam Deep learning
  • 00:30:15
    itu tidak sekedar achievement motivation
  • 00:30:18
    learning belajar yang orientasinya hanya
  • 00:30:22
    lulus achievement itu di atasnya service
  • 00:30:26
    Tetapi kalau sekedar lulus maka dia
  • 00:30:28
    hanya akan mempelajari apa yang Nanti
  • 00:30:30
    ditanyakan dalam ujian yang tidak
  • 00:30:33
    kira-kira keluar dalam ujian tidak
  • 00:30:37
    dipelajari itu tidak berlaku di sini
  • 00:30:39
    Saya kira mahasiswa UN malah enggak
  • 00:30:41
    begitu ya Pak ya Enggak itu Zaman saya
  • 00:30:43
    dulu begitu makanya sampai malam itu
  • 00:30:46
    mencoba mencari kira-kira besok yang
  • 00:30:48
    keluar itu apa gitu enggak ja Oh enggak
  • 00:30:51
    jauh berbeda sampai kemudian
  • 00:30:52
    mengumpulkan itu apa namanya jawaban
  • 00:30:55
    singkat tidak jangan bilang conkan lah
  • 00:30:57
    enggak enak gitu
  • 00:31:00
    jadi karena orientasinya itu kemudian
  • 00:31:03
    dibuat
  • 00:31:03
    ranking-ranking dibuat ranking-ranking
  • 00:31:06
    Kamu ranking berapa nak Alhamdulillah bu
  • 00:31:08
    ranking satu muridnya berapa cuma tiga
  • 00:31:11
    gitu jadi satu dari tiga ya hebatlah
  • 00:31:13
    satu dari tiga yang repot itu ranking
  • 00:31:15
    satu dari
  • 00:31:16
    satu kan ranking itu kan relatif karena
  • 00:31:20
    itu sebenarnya tidak perlu dibuat
  • 00:31:22
    pemeringkatan seperti itu walaupun tidak
  • 00:31:24
    perlu ada nilai gitu tetap saja karena
  • 00:31:26
    itu-anti harus ada memang
  • 00:31:27
    administrasinya Sehingga dalam kaitan
  • 00:31:29
    ini Deep learning itu meniscayakan
  • 00:31:32
    proses yang tadi saya sebut
  • 00:31:34
    dengan apa Meta cognitive proses dan
  • 00:31:38
    kemudian learner self
  • 00:31:40
    Direction Dia memiliki kemandirian yang
  • 00:31:43
    tinggi untuk belajar sehingga apa
  • 00:31:46
    namanya evaluasinya itu itu adalah
  • 00:31:49
    evaluasi yang sering kita sebut dengan
  • 00:31:51
    solo solo itu self observe learning
  • 00:31:54
    outcome Jadi kalau murid sudah
  • 00:31:56
    mengerjakan suatu tu Kemudian oleh guru
  • 00:31:59
    itu dianggap tidak benar maka tidak
  • 00:32:01
    langsung itu yang benar apa tapi mungkin
  • 00:32:03
    diberi tanda
  • 00:32:05
    saja coba kamu pikirkan lagi Kamu lihat
  • 00:32:07
    lagi coba dan ketika itu ditemukan tidak
  • 00:32:10
    langsung diberikan jawabannya juga tapi
  • 00:32:12
    mungkin diberikan referensinya coba kamu
  • 00:32:15
    baca lagi buku ini halaman sekian Coba
  • 00:32:19
    kamu lihat lagi Teori ini kemudian kamu
  • 00:32:22
    bandingkan teori itu dengan jawaban atau
  • 00:32:25
    dengan tugas yang sudah kamu buat jadi
  • 00:32:28
    untuk seperti itu dengan cara seperti
  • 00:32:31
    itu maka dia akan belajar banyak hal
  • 00:32:33
    sehingga Deep learning itu bisa berjalan
  • 00:32:36
    Kalau bagian terakhir Pak rektor materi
  • 00:32:39
    yang dipelajari tidak terlalu
  • 00:32:42
    banyak materi dipelajari tidak terlalu
  • 00:32:45
    banyak tetapi sedikit yang dipelajari
  • 00:32:48
    itu adalah yang most ential yang most
  • 00:32:51
    esensial itu dia meaningful karena bisa
  • 00:32:55
    ditransformasikan dalam berbagai konteks
  • 00:32:58
    gitu di sinilah kemudian kalau ini nanti
  • 00:33:01
    sudah mulai berlaku pak rektor kami akan
  • 00:33:03
    melakukan perubahan muatan materi
  • 00:33:07
    pelajaran sekarang sudah kami sudah
  • 00:33:10
    mulai tugaskan kepada bskap untuk
  • 00:33:13
    melihat muatannya itu karena banyak yang
  • 00:33:15
    mengkritik muatan materi pelajaran kita
  • 00:33:18
    itu meyek-meyek meyek-meyek itu bahasa
  • 00:33:21
    Jawa Timurnya apa
  • 00:33:23
    ya ya Overload itu overload
  • 00:33:28
    Saya pernah mendampingi ponaan saya
  • 00:33:30
    kelas 5
  • 00:33:32
    SD harus mengerjakan LKS tentang
  • 00:33:36
    Konferensi Meja
  • 00:33:38
    Bundar Kenapa tidak meja segiempat
  • 00:33:41
    Enggak tahu juga saya dan gurunya enggak
  • 00:33:43
    pernah menjelaskan Kenapa Meja Bundar
  • 00:33:45
    dia hafalkan saja itu untuk apa bisa
  • 00:33:48
    menjawab LKS
  • 00:33:50
    itu banyak hal yang kita ajarkan itu
  • 00:33:53
    lepas maknanya sehingga menjadi
  • 00:33:56
    fakta-fakta yang kadang kadang itu
  • 00:33:58
    ditangkap keliru oleh murid kita cerita
  • 00:34:02
    Singosari Kerajaan Singosari keris Empu
  • 00:34:05
    Gandring itu itu kan Ketika saya belajar
  • 00:34:08
    dulu kan hanya cerita bunuh-membunuh
  • 00:34:10
    dimulai dari rebutan
  • 00:34:13
    istri Nggih Pak ngih Kerisnya sekarang
  • 00:34:16
    di mana ya Pak itu
  • 00:34:18
    ya jang ada di museum mana itu Kerisnya
  • 00:34:21
    Ken Arok Itu pak sama keresnya tunggu
  • 00:34:25
    apa namanya Pak yang buat keresnya itu
  • 00:34:27
    empandring empug Gandring empug Gandring
  • 00:34:29
    rebutan Ken Arok sama Tunggul Ametung
  • 00:34:32
    Mbut memperebutkan Ken Dedes
  • 00:34:37
    ituro kalau hanya itu yang
  • 00:34:40
    disampaikan kemudian tidak ada
  • 00:34:42
    value tidak ada nilai yang kita tekankan
  • 00:34:45
    ketika dia belajar peristiwa sejarah
  • 00:34:48
    itu maka murid bisa menangkap sejarah
  • 00:34:50
    bangsa ini adalah sejarah pertumpahan
  • 00:34:52
    darah dan
  • 00:34:55
    bunuh-membunuh inilah kenapa kem
  • 00:34:58
    nilai itu harus melekat pada semua mata
  • 00:35:01
    pelajaran dan nilai itu yang membuat
  • 00:35:05
    yang dipelajari menjadi
  • 00:35:08
    bermakna Nah karena itu dalam Deep
  • 00:35:11
    learning itu selain aspek knowledge-nya
  • 00:35:14
    aspek skillnya value-nya juga harus ada
  • 00:35:16
    di
  • 00:35:18
    dalamnya saya sering mencontohkan ini
  • 00:35:22
    mohon maaf Bapak Ibu kembali contohnya
  • 00:35:24
    itu matematika kan jadi
  • 00:35:29
    ada ini logika matematika saja Misalnya
  • 00:35:33
    ada seorang guru membuat tulisan pak
  • 00:35:35
    rektor membuat garis gitu membuat garis
  • 00:35:38
    masih pakai papan tulis searang guru
  • 00:35:39
    zaman dulu guru sekarang gak lagi pakai
  • 00:35:42
    papan tulis kan pakainya PowerPoint kan
  • 00:35:44
    yang kadang-kadang enggak ada Power dan
  • 00:35:46
    gak ada poin cuma tayangan aja
  • 00:35:48
    gitu cuma tayangan aja powernya apa
  • 00:35:51
    poinnya apa juga gak ngerti juga yang
  • 00:35:53
    bikin itu repotnya kadang-kadang yang
  • 00:35:55
    buatkan stafnya sehingga C ciri yang
  • 00:35:57
    bikin Powerpoint sendiri dan dibuatkan
  • 00:35:59
    itu kalau bagian terakhir itu kalau dia
  • 00:36:02
    dibuatkan itu terus begitu tapi ternyata
  • 00:36:04
    munculnya Terima kasih berarti dia
  • 00:36:06
    enggak bikin Itu kalau dia bikin mesti
  • 00:36:08
    tahu itu urutannya mana yang terakhir
  • 00:36:10
    mana yang awal karena dia enggak bikin
  • 00:36:12
    dibuatkan oleh stafnya itu maka terus
  • 00:36:15
    terus terus ternyata terima kasih
  • 00:36:19
    gituah untung saya tidak begitu
  • 00:36:22
    Pak saya niru Pak Daud Yusuf itu Pak
  • 00:36:26
    Daud Yusuf itu pak menteri pendidikan
  • 00:36:28
    kita itu kan salah satu pendidikan yang
  • 00:36:29
    top itu ya itu beliau itu tidak pernah
  • 00:36:31
    bikin pidato yang dibuat oleh anak
  • 00:36:34
    buahnya beliau bikin sendiri naskah
  • 00:36:37
    pidatonya itu Pak semua sambutan beliau
  • 00:36:39
    bikin sendiri karena itu tahu Betul apa
  • 00:36:42
    yang dikatakan tahu Betul apa yang
  • 00:36:44
    ditulis nah itu yang sekarang membuat
  • 00:36:47
    staf saya itu mulai agak ringan
  • 00:36:52
    tugasnya karena enggak pernah membuatkan
  • 00:36:54
    naskah pidato enggak pernah karena
  • 00:36:56
    dibuatkan pun enggak saya baca juga
  • 00:36:58
    enggak Terima kasih staf saya sudah
  • 00:37:00
    bersabar nah poinnya apa value ini harus
  • 00:37:06
    melekat dan karena value itu harus
  • 00:37:08
    melekat maka tadi kembali ke guru
  • 00:37:10
    matematika guru mengatakan guru ini
  • 00:37:11
    membuat garis sepanjang 100
  • 00:37:14
    senti kemudian guru
  • 00:37:17
    itu memerintahkan kepada muridnya siapa
  • 00:37:20
    di antara kalian yang bisa membuat garis
  • 00:37:24
    ini lebih pendek jadi perintahnya begitu
  • 00:37:26
    Pak rektor Siapa yang bisa membuat garis
  • 00:37:28
    ini lebih pendek nah murid itu maju kan
  • 00:37:32
    murid maju garis yang 100 centti itu dia
  • 00:37:36
    bikin 80 centti lebih pendek ya pak
  • 00:37:38
    rektor ya lebih pendek maju lagi karena
  • 00:37:41
    yang tadi tidak disalahkan maju lagi dia
  • 00:37:44
    bikin lagi garis yang sudah tinggal 80
  • 00:37:46
    centti menjadi 70 sampai terakhir
  • 00:37:48
    tinggal 10
  • 00:37:50
    centi tapi sudah ada murid yang kesekian
  • 00:37:53
    yang dia
  • 00:37:54
    maju membuat garis 102
  • 00:38:00
    C dengan garis 120 centi itu maka garis
  • 00:38:04
    yang 100 Cen menjadi lebih pendek Iya
  • 00:38:08
    kan Itulah logika matematika itulah
  • 00:38:11
    menemukan meaning nah belajar kita itu
  • 00:38:13
    seringkiali enggak begitu Pak
  • 00:38:15
    rektor
  • 00:38:17
    nah mikirnya tuh motong-motong
  • 00:38:20
    itu bahasa Sekarangnya efisiensi
  • 00:38:29
    itu makanya saya enggak pakai kata
  • 00:38:32
    dipotong diefisensikan bahkan saya
  • 00:38:34
    bilang
  • 00:38:35
    direalokasikan saya bilang begitu Itu
  • 00:38:39
    sama dengan ketika kantor itu jadi tiga
  • 00:38:41
    pak pak rektor ada yang menyebut
  • 00:38:43
    sekarang dipecah jadi tiga menteri
  • 00:38:44
    enggak enggak dipecah saya bilang
  • 00:38:46
    direorganisasi menjadi tiga menteri dari
  • 00:38:50
    dulu mendikbut ristek sekarang menjadi
  • 00:38:52
    direorganisasi menjadi menteri dasar
  • 00:38:54
    menengah Dikti saintch dan kebudayaan
  • 00:38:56
    direorganisasi saja menterinya enggak
  • 00:38:58
    boleh
  • 00:38:59
    dipecah-pecah malah Tadi ada kawan yang
  • 00:39:01
    wa saya saya cerita enggak apa-apa Mukti
  • 00:39:03
    nanti 2029 juga digabung lagi katanya
  • 00:39:08
    begitu kata kawan saya yang di WA itu
  • 00:39:11
    pak
  • 00:39:11
    gitu Nah karena itu kita harus
  • 00:39:16
    mengajarkan itu kepada anak-anak kita
  • 00:39:18
    itu sehingga tidak boleh ada materi
  • 00:39:21
    pelajaran yang minus
  • 00:39:24
    value di situlah Kenapa Pak rektor kami
  • 00:39:27
    mulai menekankan setiap mata pelajaran
  • 00:39:30
    harus ada pendidikan
  • 00:39:32
    nilainya yang pendidikan nilai itu tidak
  • 00:39:35
    selalu dalam pelajaran
  • 00:39:37
    agama saya berikan contoh dalam
  • 00:39:40
    pelajaran olahraga sekalipun itu juga
  • 00:39:43
    harus ada nilainya di situ kita bisa
  • 00:39:46
    mengajarkan karakter lewat olahraga
  • 00:39:49
    bagaimana orang itu mau mengakui
  • 00:39:52
    keunggulan lawan itu kan harus
  • 00:39:53
    berolahraga dulu Nah kita tu kan hanya
  • 00:39:57
    di ajari siap menang tidak siap kalah
  • 00:40:00
    karena achievement tadi orientasinya
  • 00:40:03
    malah untuk bisa menang menghalalkan
  • 00:40:04
    segala macam cara ini yang kemudian
  • 00:40:07
    seringki harus kita perbaiki karena itu
  • 00:40:09
    maka kalau materinya dikurangi maka
  • 00:40:12
    kemudian kesempatan anak untuk
  • 00:40:14
    mengkontekstualisasikan yang dipelajari
  • 00:40:16
    dalam kehidupan sehari itu menjadi
  • 00:40:18
    penting yang super terakhir misalnya
  • 00:40:20
    saya berikan contoh dalam konteks tadi
  • 00:40:23
    menghubungkan antar ilmu nah supaya saya
  • 00:40:26
    tetap sebagai orang saya berikan
  • 00:40:29
    contoh misalnya matematika dengan
  • 00:40:33
    salat Kalau ini kan agak gampang ya
  • 00:40:36
    rakaat salat itu kan matematika gampang
  • 00:40:38
    karena waktu saya sekolah itu Pak Saya
  • 00:40:40
    punya tiga nilai merah di semua jenjang
  • 00:40:43
    Pak Mi saya punya nilai merah 1
  • 00:40:46
    matematika Pak waktu saya kelas 5 itu
  • 00:40:49
    sanawiyah pernah punya nilai merah 1
  • 00:40:51
    waktu saya kelas 1
  • 00:40:52
    tsanawiah Aliah Saya punya kelas nilai
  • 00:40:56
    merah satu waktu saya kelas 2 jadi
  • 00:40:59
    matematika terus Pak yang merah itu Tapi
  • 00:41:02
    ketika di MI itu guru saya menghibur
  • 00:41:04
    saya MTI enggak usah sedih Matematika
  • 00:41:07
    itu tidak menjadi pertanyaan
  • 00:41:12
    kubur itu cara guru saya menghibur saya
  • 00:41:15
    begitu
  • 00:41:16
    Pak bahkan kemudian dikatakan di akhirat
  • 00:41:19
    itu ngak ditanya Matematika itu gitu ya
  • 00:41:22
    Karena dulu saya an Mi kan dan kalau
  • 00:41:24
    nanya mesti diblaming kamu jangan banyak
  • 00:41:26
    nanya seperti Bani Israel gitu ya enggak
  • 00:41:30
    per ditanya juga Pak gitu Tapi lama-lama
  • 00:41:33
    setelah saya tuh kuliah setelah saya ini
  • 00:41:35
    kok kayaknya Pak Guru itu enggak benar
  • 00:41:37
    deh
  • 00:41:39
    gitu kenapa begitu Matematika itu itu
  • 00:41:42
    ilmu yang di dunia dan di akhirat masih
  • 00:41:44
    berlaku
  • 00:41:45
    Pak nanti di akhirat itu ada namanya
  • 00:41:48
    Yaumul Hisab itu hari di mana amal kita
  • 00:41:51
    itu dihitung itu kan Matematika
  • 00:41:54
    itu matematika ilmu fikih itu itu enggak
  • 00:41:57
    ada lagi batalnya wudu tayamum itu
  • 00:41:59
    enggak ada yang ada matematika Pak yang
  • 00:42:01
    masih berlaku Pak itu jadi penting
  • 00:42:04
    Matematika itu Nah yang kedua kalau
  • 00:42:08
    orang itu salat ya dia harus menghadap
  • 00:42:11
    kiblat menghadap kiblat itu kalau enggak
  • 00:42:13
    ngerti Matematika itu kiblatnya
  • 00:42:16
    keliru Bagaimana arah kiblat dari
  • 00:42:19
    auditorium Unas neger Malang Ini ke arah
  • 00:42:21
    Makkah itu kan harus dihitung berapa
  • 00:42:23
    derajat kalau enggak ngerti
  • 00:42:25
    hitung-hitungan matematika sinus k sinus
  • 00:42:27
    tangen k tangen itu enggak ketemu
  • 00:42:29
    kiblatnya itu enggak ketemu kiblatnya
  • 00:42:32
    itu jadi kalau ingin jadi orang muslim
  • 00:42:34
    yang benar kiblatnya itu lurus jadilah
  • 00:42:36
    ahli matematika lah kok dianggap Enggak
  • 00:42:39
    penting Matematika
  • 00:42:42
    itu jadi ada koneksi itu Matematika itu
  • 00:42:47
    penting untuk ngitung
  • 00:42:50
    warisan betul ya Pak ya Kalau Matematika
  • 00:42:53
    enggak enggak pintar keliru bagi waris
  • 00:42:55
    itu
  • 00:42:57
    nah cuma problemnya itu di Quran itu
  • 00:43:00
    yang dicontohkan itu suami mati istrinya
  • 00:43:02
    satu bagiannya Begini punyaanak Begini
  • 00:43:04
    Nah tidak muncul kalau suaminya istrinya
  • 00:43:07
    dua gimana matematikanya itu lebih
  • 00:43:09
    kompleks lagi itu
  • 00:43:12
    gitu Ini kok jadi sampai di sini
  • 00:43:15
    ya Poin saya Sin menunjukkan betapa
  • 00:43:19
    dengan Deep learning itu ilmu itu tidak
  • 00:43:21
    ada yang dipisah-pisah gitu terapan
  • 00:43:24
    Matematika itu itu bisa untuk bagai
  • 00:43:27
    bimana kita bisa beragama dengan benar
  • 00:43:29
    bagaimana kita bisa berbagi dengan benar
  • 00:43:31
    dan bagaimana bisa berakhlak dengan
  • 00:43:33
    benar
  • 00:43:34
    gitu nah Ketika kita bicara air misalnya
  • 00:43:38
    kita pakai misal guru menulis tentang
  • 00:43:40
    air lingkaran di papanus air kemudian
  • 00:43:43
    not kan dibuat note dalam lingkaran
  • 00:43:45
    kemudian dikaitkan coba Siapa yang
  • 00:43:47
    kalian tahu tentang air mungkin kalau
  • 00:43:49
    yang ditanya Josua dia bilang air ada
  • 00:43:51
    banyak gitu
  • 00:43:53
    kan itu kalau Josua zaman masih kecil
  • 00:43:57
    gede dia enggak gitu lagi karena sudah
  • 00:43:58
    makin tahu itu yang lagunya diobok-obok
  • 00:44:01
    itu
  • 00:44:02
    pak Mungkin dia akan menyebut itu air
  • 00:44:05
    macam-macam kemudian coba air dikaatkan
  • 00:44:09
    dengan agama Oke ini ada namanya air
  • 00:44:11
    mutlak ya kan Oke contohnya lagi apa ini
  • 00:44:15
    air mustakmal contohnya lagi apa ini air
  • 00:44:18
    yang sudah kotor coba air mustakmal Apa
  • 00:44:20
    contohnya kelapa ketemulah dari air itu
  • 00:44:23
    nanti apa namanya mutlak mustakmal
  • 00:44:26
    kelapa coba yang kamu tahu tentang
  • 00:44:27
    kelapa nanti kemudian tahu lagi kelapa
  • 00:44:30
    itu termasuk jenis tumbuhan apa nyambung
  • 00:44:32
    semua sebenarnya ilmu itu dan ini hanya
  • 00:44:34
    bisaukan kalau diplning itu
  • 00:44:38
    diterapkan ya kalau tidak tadi yang
  • 00:44:40
    nyebut bapak atau siapa tadi Oh Pak Pak
  • 00:44:42
    muuhajir tadi nyebut yang pendapatnya
  • 00:44:43
    Pak t Yakub itu kalau anda menjadi orang
  • 00:44:46
    yang spesialis enggak mengerti apa yang
  • 00:44:49
    anda hubungkan satu dengan yang lain
  • 00:44:50
    maka anda menjadi tadi istilahnya apa
  • 00:44:52
    Pak t fag Idiot fag idiot itu bahasa
  • 00:44:56
    lainnya itu berpikir kayak kayak
  • 00:44:57
    kacamata kuda
  • 00:44:59
    itu one single perspective lihat segala
  • 00:45:02
    sesuatu Dar sudjud pandang dengan Deep
  • 00:45:04
    learning orang itu menjadi ber
  • 00:45:08
    berwawasan luas karena segala sesuatu
  • 00:45:10
    terkoneksi satu dengan yang lainnya
  • 00:45:12
    tidak kemudian terjadi proses diskresi
  • 00:45:14
    satu dengan yang lain itu arahnya nanti
  • 00:45:16
    ke
  • 00:45:17
    situ kemudian yang berikutnya dengan itu
  • 00:45:21
    maka mohon maaf tidak lagi
  • 00:45:24
    membeda-bedakan
  • 00:45:25
    ilmu karena semua ilmu itu saling
  • 00:45:28
    berhubungan tadi saya contohkan ekstrem
  • 00:45:30
    antara tadi matematika dengan arah
  • 00:45:32
    kiblat dengan warisan belum lagi yang
  • 00:45:35
    lain-lainu Nah karena itu maka materi
  • 00:45:38
    nanti kita kurangi nah soal saya sering
  • 00:45:42
    ditanya pak rektor ini ini nanti
  • 00:45:45
    Hubungannya apa ini dengan K13 dan
  • 00:45:47
    Merdeka saya bilang enggak ada hubungan
  • 00:45:49
    saya bilang yang merdeka merdeka yang
  • 00:45:53
    yang K13 K13
  • 00:45:55
    gitu karena apa kalau kita berusaha
  • 00:45:58
    menekankan Deep learning pada outcome
  • 00:46:01
    Based Learning nah itu yang ketemunya
  • 00:46:04
    Merdeka Tetapi kalau penekannya pada
  • 00:46:06
    tematic learning itu ketemunya
  • 00:46:09
    K13 nah ini di mana Di
  • 00:46:14
    mana-mana makanya saya ditanya banyak
  • 00:46:16
    wartawan Apakah nanti itu dirubah saya
  • 00:46:18
    enggak berpikir merubah saya cuma
  • 00:46:20
    berpikir ini
  • 00:46:21
    diterapkan walaupun nanti ujung-ujungnya
  • 00:46:23
    itu memang ada yang
  • 00:46:25
    berubah tapi urusannya Pak waras itu
  • 00:46:28
    nanti
  • 00:46:30
    urusannya Pak waras sehingga karena itu
  • 00:46:32
    outcome base itu kan sebenarnya kamu
  • 00:46:34
    belajar ini yang harus kamu capai itu
  • 00:46:36
    ini kamu sampai di mana itu kan outcome
  • 00:46:39
    base Tetapi kalau tematik karena yang
  • 00:46:42
    diajarkan itu adalah kompetensinya maka
  • 00:46:45
    satu tema itu bisa dibahas dalam banyak
  • 00:46:47
    sudut pandang keilmuan itu kan sangat
  • 00:46:50
    K13 tapi saya harus berhenti sampai di
  • 00:46:52
    sini sebelum saya membuat Bapak Ibu
  • 00:46:55
    semakin tersiksa dengan pendapat dengan
  • 00:46:57
    yang saya sampaikan ini karena makin
  • 00:46:58
    dijelaskan makin enggak paham Saya juga
  • 00:47:00
    dengan yang saya sampaikan sendiri
  • 00:47:02
    itu Saya kira demikian Terima kasih
  • 00:47:05
    wasalamualaikum warahmatullahi
  • 00:47:06
    wabarakatuh
  • 00:47:11
    [Musik]
Etiquetas
  • Deep Learning
  • Pendidikan
  • Pengajaran
  • Makna
  • Psikologi Pendidikan
  • Refleksi
  • Pengetahuan
  • Humanisasi
  • Konstruktivisme
  • Transformasi