Kuliah Umum: Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Transformasi Pendidikan
Resumen
TLDRPidato ini menyoroti pentingnya konsep Deep Learning dalam pendidikan, dengan pendekatan yang menekankan pada kedalaman pemahaman dan makna dalam proses belajar. Pembicara menyatakan bahwa belajar bukan hanya merupakan transfer informasi, tetapi harus ada proses refleksi dan konstruksi pengetahuan. Dengan mengaitkan teori-teori dari bidang pendidikan dan psikologi, penjelasan ini menggambarkan bagaimana otak manusia memproses informasi dan pentingnya aplikasi pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang dipelajari seharusnya memiliki konteks yang bermanfaat, serta tidak hanya menjadi sekedar fakta-fakta tanpa makna. Ada juga penekanan pada perlunya nilai-nilai dalam setiap mata pelajaran, sehingga pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pemahaman yang utuh bagi siswa.
Para llevar
- 📚 Deep Learning menekankan pemahaman yang mendalam.
- 🔍 Perhatian adalah kunci untuk belajar yang efektif.
- 💡 Makna dari pembelajaran membuat pengalaman belajar lebih berharga.
- 🏫 Pendidikan harus menggabungkan nilai-nilai dalam setiap mata pelajaran.
- ⚙️ Transformasi pengetahuan lebih penting dari sekadar transfer informasi.
- 📈 Fokus pada belajar yang kontekstual dan aplikatif.
- 🌱 Proses belajar harus melibatkan refleksi dan meta-kognisi.
- 🤝 Penghormatan dan keterlibatan peserta didik sangat penting.
- 📊 Pembelajaran bukan hanya tentang ujian, tetapi tentang menemukan makna.
- 🧠 Koneksi antar disiplin ilmu memperkaya pemahaman.
Cronología
- 00:00:00 - 00:05:00
Penghargaan kepada Rektor dan pengantar acara kuliah. Penekanan pada pentingnya Deep learning dalam pendidikan, serta pentingnya Prof. Waras dalam menjelaskan konsep tersebut.
- 00:05:00 - 00:10:00
Pengantar tentang asal-usul konsep Deep learning yang bukan baru, dimainkan oleh kognitivis dan konstruktivis dalam pendidikan. Teori informasi pemprosesan mendukung pendekatan ini.
- 00:10:00 - 00:15:00
Pentingnya memahami otak manusia dalam pendidikan dan bagaimana ia berkaitan dengan pembelajaran melalui pengalaman dan perhatian yang mendalam.
- 00:15:00 - 00:20:00
Keterkaitan antara perhatian dan pembelajaran. Menonjolkan teori-teori seperti Quantum Learning yang menekankan keterlibatan mental saat belajar.
- 00:20:00 - 00:25:00
Proses belajar yang melibatkan pengertian mendalam dan membangun hubungan antara fakta dan pengalaman. Menekankan transformasi pengetahuan.
- 00:25:00 - 00:30:00
Walaupun ada tantangan dalam jurusan pembelajaran, pentingnya menghormati individualitas pelajar dan metode pembelajaran yang berbeda bagi setiap orang.
- 00:30:00 - 00:35:00
Penting untuk menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata agar pembelajaran lebih bermakna dan tidak sekadar menghafal fakta.
- 00:35:00 - 00:40:00
Menekankan perlunya evaluasi berkesinambungan dan mendalam dalam pembelajaran, serta pembelajaran yang berorientasi pada pencarian makna.
- 00:40:00 - 00:47:13
Menekankan pentingnya mengajar dengan nilai-nilai dan pemahaman yang mendalam agar pembelajaran menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi pelajar.
Mapa mental
Vídeo de preguntas y respuestas
Apa yang dimaksud dengan Deep Learning dalam konteks pendidikan?
Deep Learning adalah pendekatan dalam pendidikan yang menekankan pada pemahaman yang mendalam dan bermakna dalam proses belajar.
Siapa yang lebih tepat menjelaskan tentang Deep Learning?
Prof Waras adalah yang lebih tepat untuk menjelaskan Deep Learning karena beliau menyusun naskah akademiknya.
Mengapa perhatian penting dalam proses belajar?
Perhatian penting karena menjadi pintu masuk bagi proses belajar yang mendalam dan melibatkan semua pengalaman serta pengetahuan yang ada.
Apa yang menjadi fokus dalam mengajarkan Deep Learning?
Fokus dalam mengajarkan Deep Learning adalah pada pemberian makna dan konteks pada setiap materi yang diajarkan.
Apa itu meaningful learning?
Meaningful learning adalah proses di mana siswa menemukan makna dan pemahaman yang dalam dari materi yang dipelajari.
Ver más resúmenes de vídeos
LANDASAN HISTORIS PENDIDIKAN | Kelompok 5
Kesalahan Terbesar Investasi Gua Selama 10 Tahun di Market
CARA MENDATANGKAN SOLUSI DARI SEGALA MASALAH - UST. HANAN ATTAKI DAKWAH MOTIVASI
Keutamaan Berpuasa dan Manfaat nya Bagi Jiwa
AGAMA | Pengertian - Fungsi - Unsur
Menanam kubis dalam polybag di dataran rendah
- 00:00:01Terima kasih matur nuwun pak rektor ini
- 00:00:05semua intinya sudah disampaikan beliau
- 00:00:07jadi saya sisa sisanya aja bahkan porsi
- 00:00:10saya sebagai orang wiun juga sudah
- 00:00:12diambil Beliau saya sudah enggak
- 00:00:14kebagian tinggal porsi menterinya aja
- 00:00:16yang saya masih
- 00:00:17kebagian asalamualaikum warahmatullahi
- 00:00:22wabarakatuh Selamat siang salam
- 00:00:24sejahtera untuk kita semua almukarom pak
- 00:00:28rektor
- 00:00:30Negeri Malang Pak Prof harono yang tadi
- 00:00:33sudah mengantarkan acara kuliah ini
- 00:00:36dengan sangat mendalam bapak-bapak para
- 00:00:39Wakil Rektor dan IB para Wakil Rektor
- 00:00:41para dekan dan seluruh jajaran pimpinan
- 00:00:44Universitas Negeri Malang para guru
- 00:00:46besar dan juga sahabat saya Prof waras
- 00:00:50sebenarnya beliau yang lebih tepat
- 00:00:52menjelaskan Deep learning itu Prof waras
- 00:00:54karena beliaulah yang menyusun naskah
- 00:00:56akademiknya itu saya sebagai Menteri
- 00:00:59engak boleh nyusun naskah akademik nanti
- 00:01:00menjadi staf saya kalau nyusun
- 00:01:02naskah karena itu Prof lebih tepat
- 00:01:06menjelaskan dan juga Tentu saya
- 00:01:08didampingi oleh Pak gogot suarwoto PHD e
- 00:01:13Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini
- 00:01:16pendidikan dasar dan menengah ada staf
- 00:01:18ahli saya Ibu Rita pranawati dan juga ee
- 00:01:23Mungkin ada lagi yang belum saya sebut
- 00:01:25mohon maaf intinya seluruh peserta ee
- 00:01:29kuliah
- 00:01:30yang pertama Tentu saya menyampaikan
- 00:01:32Terima kasih pak rektor sudah memberi
- 00:01:34saya kesempatan untuk bisa hadir dan
- 00:01:37berbagi pemikiran sederhana pada
- 00:01:39kesempatan ini dan ini satu kehormatan
- 00:01:43karena saya tahu Universitas Negeri
- 00:01:45Malang ini adalah salah satu dari
- 00:01:47Universitas Indonesia yang memiliki
- 00:01:50tokoh-tokoh yang berkontribusi besar
- 00:01:52dalam memajukan pendidikan di
- 00:01:55Indonesia yang
- 00:01:58kedua saya terus saja awalnya tidak
- 00:02:01menyiapkan sama sekali jadi ini karena
- 00:02:03ditugaskan Pak waras jadi saya datang ke
- 00:02:05sini ituun beberapa yang lalu Ketika
- 00:02:08saya ke Malang Pak rektor saya dibisik
- 00:02:10Pak waras untuk karena tahu saya akan ke
- 00:02:13sini sehingga saya ditugaskan oleh Pak
- 00:02:16waras untuk ke sini menjelaskan apa yang
- 00:02:18sesungguhnya tugasnya pak waras untuk
- 00:02:21menyampaikan Saya ingin menyampaikan tig
- 00:02:25hal terkait dengan Deep learning
- 00:02:28ini sngguhnya bukan konsep yang baru
- 00:02:32dalam dunia
- 00:02:33pendidikan kalau kita baca literatur
- 00:02:36tentang approaches to learning istilah
- 00:02:38ini muncul tahun pertengahan tahun 0-an
- 00:02:42terutama di negara-negara
- 00:02:44Skandinavia dan tulisan-tulisan yang
- 00:02:46banyak berbicara tentang Deep approach
- 00:02:49dalam pembelajaran itu misalnya yang
- 00:02:51banyak menulis itu Marton so dan
- 00:02:53tokoh-tokoh lain dalam dunia pendidikan
- 00:02:55negara Skandinavia tapi kemudian Memang
- 00:02:58agak berkembang sampai tahun
- 00:03:01-an 0-an ketika istilah ini mulai
- 00:03:03diresonansi oleh para para proponen dari
- 00:03:09ee dari disebutlah kita kelompok
- 00:03:14kognitis kelompok kognitivis yang memang
- 00:03:17banyak mengangkat tema-tema ini dalam ee
- 00:03:20pembelajaran di dunia
- 00:03:23pendidikan tapi penguatan-penguatan
- 00:03:26dalam teori ini memang kalau kita tarik
- 00:03:28pada teori dan aliran pendidikan mungkin
- 00:03:30bisa ketemu dalam konteks awalnya itu
- 00:03:33pada aliran konstruktivis dan aliran
- 00:03:36information
- 00:03:37Processing yang memang nanti dalam
- 00:03:40perkembangannya kita melihat bahwa Deep
- 00:03:43learning itu ketika dikaitkan dengan
- 00:03:45theory information Processing itu
- 00:03:47berkaitan dengan Deep level Processing
- 00:03:49of information ini yang kadang-kadang
- 00:03:52Ketika saya sempat mengembangkan istilah
- 00:03:53ini pak rektor itu langsung kawan saya
- 00:03:55menyebut Mas Deep planning itu kan
- 00:03:57artificial intelligence gitu
- 00:04:00yang memang kalau kita lihat artificial
- 00:04:02intelligence itu basisnya adalah memang
- 00:04:04De Processing dan data storage yang
- 00:04:07sangat besar nanti kita akan bicara
- 00:04:10itu kemudian yang kedua adalah teori
- 00:04:14konstruktivis yang menyebutkan bahwa
- 00:04:16belajar itu adalah proses di mana kita
- 00:04:17itu Construct knowledge dan ini memang
- 00:04:20juga aliran yang agak banyak berkembang
- 00:04:22dan perkembangan itu paling tidak di
- 00:04:24dipengaruhi oleh tiga hal yang yang
- 00:04:26melasari konteks pada saat gagasan dan
- 00:04:30konsep pendekatan ini mulai dikembangkan
- 00:04:32yang pertama adalah ketika ditemukan
- 00:04:35komputer yang sebenarnya dalam proses
- 00:04:38komputer itu ada proses yang sering
- 00:04:41disebut dengan proses di mana kita
- 00:04:43menangkap informasi menyimpan dan
- 00:04:46kemudian menggunakannya nah tiga Proses
- 00:04:49ini sering disbut misalnya John B
- 00:04:51menyebut ini dengan
- 00:04:53e yangbut
- 00:04:56denganess and prod yang bagaimana itu
- 00:05:00sangat ditentukan oleh the level of
- 00:05:02process that we implement for the
- 00:05:05acquisition of information Akira kira
- 00:05:07bahasa unm-nya
- 00:05:09begitu Jadi sejauh mana proses itu kita
- 00:05:13gunakan dalam menangkap
- 00:05:15informasi dalam kaitan ini sebenarnya
- 00:05:18kita melihat the depth and the quality
- 00:05:21of the
- 00:05:23process Bagaimana kedalaman dan kualitas
- 00:05:26proses itu akan menentukan Bagaimana
- 00:05:28kualitas dari belajar dan ilmu yang kita
- 00:05:30hasilkan tentu banyak teori yang nanti
- 00:05:33bisa menjelaskan
- 00:05:34itu yang kedua adalah pemahaman manusia
- 00:05:38tentang otak tadi Pak rektor sudah
- 00:05:40menyebutkan bagian-bagian otak manusia
- 00:05:43itu itu juga menjadi bagian yang memang
- 00:05:45berpengaruh dan kita juga baru sadar
- 00:05:47ternyata otak manusia yang yang e sangat
- 00:05:52terproteksi luar biasa itu itu kan
- 00:05:55kemudian memiliki bagian-bagian yang
- 00:05:57semuanya berkaitan dengan proses-proses
- 00:05:59bagaimana kita mengolah informasi proses
- 00:06:02yang berkaitan dengan bagaimana kita
- 00:06:04menyimpan menggunakan bahkan
- 00:06:05proses-proses emosional yang itu
- 00:06:08ternyata memang ada pada bagian-bagian
- 00:06:10dalam otak manusia itu tadi Pak rektor
- 00:06:13sudah menyampaikan beberapa bagian yang
- 00:06:14berkaitan dengan bagaimana otak manusia
- 00:06:17itu berkembang dan bagaimana otak
- 00:06:19manusia itu berperan dalam proses
- 00:06:21pembelajaran
- 00:06:23itu yang kalau kita lihat bagaimana para
- 00:06:26konstruktivis ini menjelaskan fungsi
- 00:06:29otak itu juga hampir sama dengan teori
- 00:06:31komputer itu karena otak itu menangkap
- 00:06:34informasi dari indra manusia Apakah
- 00:06:37melalui penglihatan pendengaran kemudian
- 00:06:41apa meraba dan seterusnya itu kalau di
- 00:06:44teman-teman muslim sebagian malah ada
- 00:06:46indranya indra keenam katanya yaitu
- 00:06:48Indra Jati namanya yang keenam
- 00:06:52itu
- 00:06:53itu berpengaruh gitu dan menarik tadi
- 00:06:57Pak rektor sudah memulai dan saya izin
- 00:06:59untuk menggunakan ilmu saya sebagai
- 00:07:00orang UIN gitu ketika orang itu melihat
- 00:07:04sesungguhnya bukan physical physical
- 00:07:07proses yang terjadi tetapi melihat itu
- 00:07:10mesti di di melibatkan
- 00:07:12otak melibatkan otak karena itu Quran
- 00:07:17itu menggunakan istilah a'yunun la
- 00:07:19yubsiruna biha gitu mata yang tidak
- 00:07:22melihat karena apa melihatnya tidak
- 00:07:25menggunakan perhatian tidak menggunakan
- 00:07:28pemikiran dan tidak menggunakan
- 00:07:31keterlibatan perasaan ketika melihat
- 00:07:33sesuatu di sinilah sebenarnya di
- 00:07:36Processing sudah dimulai karena itu
- 00:07:38kalau kita bicara mengenai teori-teori
- 00:07:40Ini mesti pintu pertamanya adalah
- 00:07:42attention perhatian yang attention itu
- 00:07:46kalau saya kutip orang cognitivis itu
- 00:07:48menyebut allocatable mental resources
- 00:07:50sebenarnya proses mental yang bisa kita
- 00:07:52atur gu bisa kita atur karena itu pintu
- 00:07:56pertama untuk kita melakukan learning
- 00:07:59yang mendalam itu adalah
- 00:08:00attention
- 00:08:03perhatian dan kalau perhatian ini
- 00:08:05terlibat dalam proses itu maka otak kita
- 00:08:08terlibat Indra kita terlibat dan
- 00:08:12kemampuan kita pengalaman kita
- 00:08:14pengetahuan kita miliki juga
- 00:08:16terlibat di sinilah kemudian kalau kita
- 00:08:19gali agak ke belakang Teori ini juga
- 00:08:22sebenarnya tidak jauh berbeda dan tidak
- 00:08:24punya tidak punya kontradiksi dengan
- 00:08:27berbagai hal yang orang menyebut dengan
- 00:08:29Quantum learning Quantum teaching dan
- 00:08:31sejenisnya itu karena while we are
- 00:08:34Listening to something ketika kita
- 00:08:36mendengar sesuatu while we are seeing
- 00:08:38something Ketika kita melihat sesuatu
- 00:08:40sesungguhnya otak kita itu tidak
- 00:08:42berhenti otak kita itu bekerja dan ada
- 00:08:45proses di mana yang kita lihat yang kita
- 00:08:49dengar yang kita raba yang kita rasakan
- 00:08:51itu dihubungkan dengan apa sudah kita
- 00:08:53ketahui sebelumnya sehingga di sini ada
- 00:08:57proses yang melibatkan pengalaman
- 00:09:00pengetahuan bahkan rasa ingin tahu yang
- 00:09:02lebih jauh dalam kita melakukan proses
- 00:09:05belajar itu itu yang
- 00:09:08kedua yang ketiga adalah sebuah proses
- 00:09:11yang memang mendasari ketika orang itu
- 00:09:14mulai memahami sistem komputer itu
- 00:09:16kemudian Bagaimana cara kerja otak
- 00:09:18kemudian dikaitkan dengan
- 00:09:21Bagaimana ilmu itu
- 00:09:23digunakan Nah di sinilah kemudian the
- 00:09:26Usage of the knowledge itu tidak sekedar
- 00:09:30a keluar
- 00:09:32a kata kunci dalam proses ini adalah
- 00:09:35transformasi bukan transfer karena itu
- 00:09:38teori yang menyebutkan belajar itu
- 00:09:39proses transfer of knowledge skill and
- 00:09:42values itu menurut saya adalah proses
- 00:09:44belajar yang saya menyebutnya dengan
- 00:09:46belajar yang tadi Pak retor juga
- 00:09:48mengantarkan di depan proses belajar
- 00:09:49disebut dengan surice learning
- 00:09:52pembelajaran yang hanya di permukaan
- 00:09:54yang orang itu tahu What they know about
- 00:09:57what tetapi kadang-kadang no whatw
- 00:10:01gitu enggak ngerti apa-apa gitu Dia
- 00:10:05belajar itu buat apa itu enggak ngerti
- 00:10:08sehingga karena dia tidak mengerti maka
- 00:10:10kemudian dia dia tidak menemukan meaning
- 00:10:12dari yang dia pelajari dan lagi-lagi ini
- 00:10:14orang konstruktivis yang sudah bicara
- 00:10:16begini karena learning is about finding
- 00:10:18meaning menemukan makna dan kita
- 00:10:21pelajari nah proses menemukan makna
- 00:10:23inilah sebenarnya proses yang membuat
- 00:10:25orang itu merasa gembira ketika dia
- 00:10:27belajar Nah di sini mungkin kita kita
- 00:10:29ketemu teori gestal yang ketika orang
- 00:10:31belajar itu menemukan Insight ya Insight
- 00:10:34itu kan menemukan pencerahan dari yang
- 00:10:36dia pelajari itu dan berbagai teori lain
- 00:10:39yang menjelaskan bahwa knowing something
- 00:10:41mendapatkan sesuatu mengahu sesuatu
- 00:10:44adalah proses Di mana orang menemukan
- 00:10:46apa yang baru dari yang dia pelajari nah
- 00:10:49mohon maaf kalau saya agak mengambil
- 00:10:51porsinya teman-teman dari Universitas
- 00:10:52Negeri Malang karena saya S1 juga
- 00:10:54tarbiah jadi saya agak mempelajari
- 00:10:56teori-teori ini
- 00:10:58semua itu hanya rumahnya saja ilmunya
- 00:11:00kan hampir sama gitu mungkin
- 00:11:02kelebihannya plus ayat-ayatnya itu
- 00:11:04mungkin agak berbeda
- 00:11:07Nah karena itu maka ini dalam konteks
- 00:11:11ilmu di di Islam pak pak rektor ketika
- 00:11:14orang memiliki ilmu Maka disebutkan ilmu
- 00:11:17itu cahaya alilmu Nurun ilmu itu cahaya
- 00:11:21nah inside dalam bahasanya gestal
- 00:11:23sebenarnya bahasanya gestal itu kan
- 00:11:26Inside itu oleh karena itu maka mata itu
- 00:11:29itu melihat kalau proses-proses mental
- 00:11:32itu terlibat nah proses mental inilah
- 00:11:35yang menjadikan satu fungsi dasar
- 00:11:38Bagaimana kemudian belajar itu terjadi
- 00:11:41nah di situlah nanti mulai dari proses
- 00:11:43attention kemudian memori dan seterusnya
- 00:11:46itu nanti berjalan lebih lanjut tapi
- 00:11:49core-nya adalah Deep level Processing
- 00:11:53gitu yang kedua ini yang mungkin tidak
- 00:11:56Sama persis dengan teori Deep learning
- 00:11:58yang ada di barat
- 00:11:59adalah bagaimana belajar itu menjadi
- 00:12:03proses yang memuliakan
- 00:12:07manusia di sini mungkin kita bicara
- 00:12:09teori humanisme yang menyebut bahwa
- 00:12:13manusia itu adalah unique individual
- 00:12:15yang dia tidak ada kesamaannya dengan
- 00:12:18siapun dan siapun juga apapun keadaannya
- 00:12:23harus kita lihat sebagai manusia yang
- 00:12:25memiliki sifat-sifat kemanusiaannya
- 00:12:28danens potensi kemanusiaannya yang Oleh
- 00:12:31karena itu maka dalam kaitan ini belajar
- 00:12:34itu harus memiliki dan berpihak kepada
- 00:12:36proses namanya diferensiasi Ini yang
- 00:12:39kemarin agak di dikumandangkan oleh para
- 00:12:43penggagas belajar
- 00:12:46Merdeka sayangnya mohon maaf konstruk
- 00:12:49Teorinya tidak dimulai dari situ Kenapa
- 00:12:53kita harus memuliakan manusia Karena
- 00:12:55manusia memiliki
- 00:12:57potensi-potensi yang dengan itu memang
- 00:13:00manusia tidak sama satu dengan yang lain
- 00:13:02Nah di sinilah kemudian proses yang Pak
- 00:13:05rektor menyebut sebagai humisasi itu
- 00:13:08menjadi dasar dalam kita ini belajar
- 00:13:11orang tidak boleh dipaksa dengan
- 00:13:13target-target
- 00:13:15tertentu bahkan kalau orang Humanis yang
- 00:13:19yang radikal misalnya ya agak radikal
- 00:13:22Kal rjus termasuk di dalamnya agak
- 00:13:24radikal itu bapak humanistik itu dia
- 00:13:26menyebutkan dengan Freedom to learn kan
- 00:13:28Pak agak agak agak radikal teorinya di
- 00:13:31situ rjus Itu menyebutkan enggak boleh
- 00:13:33orang itu belajar pakai jurusan-jurusan
- 00:13:35itu enggak boleh suka-suka dia aja mau
- 00:13:37belajar apa Cuma kalau itu dituruti
- 00:13:40nanti enggak perlu ada
- 00:13:42fakultas repot nanti administrasinya kan
- 00:13:46tapi sebagai sebuah proses yang menurut
- 00:13:48saya perlu ditekankan apa manusia punya
- 00:13:51cara belajar yang berbeda bahkan ketika
- 00:13:54saya belajar itu cara berpikirnya pun
- 00:13:57juga berbeda sehingga
- 00:14:00itu juga berpengaruh gu kita kalau kita
- 00:14:03boleh jujur itu kan tidak terbiasa
- 00:14:07menulis dari kanan ke
- 00:14:10kiri bahkan menulis Arab sekalipun itu
- 00:14:13pikiran kita masih kiri ke kanan padahal
- 00:14:15menulis Arab itu harus dari kanan ke
- 00:14:17kiri kita enggak biasa membaca sesuatu
- 00:14:21dari tengah ke atas ke bawah tapi selalu
- 00:14:23dari atas ke
- 00:14:25bawah karena itu kalau kita bicara pada
- 00:14:27bagaimana kita meng
- 00:14:29itu Yang diingat mesti yang di depan
- 00:14:31yang paling atas sama yang paling bawah
- 00:14:33tengahnya
- 00:14:36lolos ini kan banyak cerita soal itu kan
- 00:14:39itu Nah karena itu maka
- 00:14:42sebenarnya humanisasi di sini dan juga
- 00:14:45humanisme di situ itu memberi kebebasan
- 00:14:47orang kalau dia dia memang lebih kuat
- 00:14:50itu tangan kirinya biarkan dia menulis
- 00:14:52dengan tangan kiri kecuali waktu makan
- 00:14:54karena menyangkut etika dan akhlak gitu
- 00:14:57tapi soal nulis kan enggak enggak
- 00:14:59apa-apa pakai tangan kiri karena ada
- 00:15:01hubungan antara motori kita dengan otak
- 00:15:04kita ini kan sudah terungkap lama ketika
- 00:15:07orang mulai memahami mengenai otak itu
- 00:15:09dan oleh karena itu maka kalau bapak ibu
- 00:15:11membedah lagi konsep dasar misalnya
- 00:15:15Quantum learning itu kan dimulai dari
- 00:15:18situ ketika orang itu sedang
- 00:15:22mendengarkan sesuatu melihat meraba
- 00:15:24menangkap informasi itu kan otaknya dia
- 00:15:26bekerja sehingga karena itu maka ketika
- 00:15:29murid itu sedang belajar dan kemudian
- 00:15:32dia tiba-tiba bertanya itu jangan
- 00:15:34dihentikan karena kalau dihentikan
- 00:15:37proses berpikir dia itu menjadi terputus
- 00:15:40dan kalau nanti diminta bertanya dia
- 00:15:42sudah lupa apa yang harus dia
- 00:15:44tanyakan nah ini yang kedua nah yang
- 00:15:50ketiga yang saya kira penting adalah
- 00:15:52bagaimana kemudian kita mencoba
- 00:15:54melakukan
- 00:15:55evaluasi atas proses yang sekarang ini
- 00:15:58berjalan
- 00:15:59pembelajaran kita itu kan memang masih
- 00:16:01surice learning tadi know about what
- 00:16:05kalau kita kemudian kaitkan itu dengan
- 00:16:08Bagaimana proses itu dilakukan kita itu
- 00:16:11banyak melibatkan namanya proses
- 00:16:13declarative
- 00:16:14knowledge declarative knowledge itu
- 00:16:17pengetahuan yang isinya itu
- 00:16:19fakta-fakta isinya fakta-fakta yang
- 00:16:22fakta itu kadang-kadang terpisah dengan
- 00:16:25yang lain sehingga kemudian membuat
- 00:16:28orang itu tidak menemukan makna dari
- 00:16:30yang dia
- 00:16:31pelajari kalau orang bertanya ibu kota
- 00:16:34Jawa Timur Surabaya itu kan fakta tapi
- 00:16:39untuk apa dia
- 00:16:41mengerti bahwa Jawa Timur itu ibuotanya
- 00:16:44Surabaya itu nanti bisa menjadi masalah
- 00:16:47kalau dia kemudian tidak menemukan makna
- 00:16:49dibalik Dia Mengerti mengenai ibuota
- 00:16:52Jawa Timur adalah
- 00:16:54Surabaya ketika orang mengerti wilayah
- 00:16:57di Jawa Timur ada wilayah Malang
- 00:16:59Tulungagung Trenggalek dan sebagainya
- 00:17:02kalau dia sudah mengerti itu dan
- 00:17:04kemudian tidak menemukan makna dari situ
- 00:17:07maka pembelajaran menjadi sesuatu yang
- 00:17:09menyiksa apalagi kalau itu nanti keluar
- 00:17:11dalam ujian Karena konsekuensi dari
- 00:17:15surice learning itu adalah reproductive
- 00:17:18learning belajar yang kita hanya
- 00:17:20mereproduksi apa sudah diajarkan
- 00:17:22walaupun enggak tahu artinya tapi bisa
- 00:17:24menjawab makanya ada anekdot seorang
- 00:17:27anak habis ujian ee ditanya ibunya
- 00:17:30gimana tadi kemujnya Alhamdulillah baik
- 00:17:32bu saya Insyaallah bisa menjawab semua
- 00:17:34kecuali satu yang saya ragu ada
- 00:17:37pertanyaan ibu kota Jawa Timur itu mana
- 00:17:39gitu nah Sang anak menjawabnya Bandung
- 00:17:43ibunya menjawab Oh salah Nak itu yang
- 00:17:46betul Surabaya akhirnya sang anak ber Ya
- 00:17:48Allah pindahkanlah ibu kota Jawa Timur
- 00:17:51dari Surabaya ke
- 00:17:55Bandung sehingga mengerjakannya itu Feel
- 00:17:57in the blank aja Isilah titik-titik yang
- 00:18:00kosong itu reproduktif semua sehingga
- 00:18:03orang itu menghafal tanpa tahu mengapa
- 00:18:06dia harus menghafal dan bagaimana
- 00:18:08caranya harus
- 00:18:10menghafal karena itu maka dalam Deep
- 00:18:12learning ini perlu meningkat dari
- 00:18:15declarative knowledge ke arah procedural
- 00:18:18knowledge knowledge tentang How yang how
- 00:18:22itu sebagian dibangun dari meaningful
- 00:18:25fact fakta-fakta yang bermakna
- 00:18:29Jadi kalau kemudian itu menjadi fakta
- 00:18:30bermakna orang mau pergi dari Malang ke
- 00:18:33Surabaya dia Lewat mana kalau di tidak
- 00:18:36mengerti map tidak mengerti peta Jawa
- 00:18:40Timur mana yang bisa dilewati dari
- 00:18:42Malang ke Surabaya maka tidak menemukan
- 00:18:44makna dari situ tetapi ketika dia
- 00:18:46mengerti nama-nama kota di Jawa Timur
- 00:18:49dan dihubungkan dengan How do you go to
- 00:18:52Surabaya from Malang maka fakta itu
- 00:18:54menjadi punya makna
- 00:18:59jadi ilmiah banget ya Pak Padahal saya
- 00:19:00maunya tidak begini Pak saya Pak saya
- 00:19:03mau tetap jadi menteri Pak enggak mau
- 00:19:05jadi Profesor di sini Pak karena
- 00:19:07biasanya menteri itu bicaranya anggaran
- 00:19:09Pak apalagi sekarang sedang efisiensi
- 00:19:12macam-macam itu maunya begitu Pak saya
- 00:19:15itu tapi enggak apa-apa mumpung di sini
- 00:19:16jadi saya biar jadi Profesor di sini
- 00:19:19nah kemudian yang berikutnya adalah
- 00:19:23bagaimana menghubungkan
- 00:19:25itu Bagaimana fakta-fakta itu
- 00:19:27dihubungkan nah di situ sebenarnya
- 00:19:30selama proses
- 00:19:32berjalan maka otak kita bekerja ilmu
- 00:19:36yang kita miliki bekerja dan kemudian
- 00:19:38ilmu yang kita miliki ditambah karena
- 00:19:40sesungguhnya Banyak fakta dalam
- 00:19:42kehidupan itu tidak berdiri sendiri nah
- 00:19:45kembali di sini masuk pada yang agak
- 00:19:47tchnikal adalah Deep learning itu
- 00:19:50dimulai dari mind map ini teorinya Tony
- 00:19:54bzen itu yang sebelum bzen itu
- 00:19:56mengemukkan mind map itu dalam ologi
- 00:19:59dikenal namanya
- 00:20:00skimata yang menggambarkan betapa ilmu
- 00:20:04yang kita pelajari ilmu yang ada di
- 00:20:06kotak di otak kita itu itu terkoneksi
- 00:20:09antara satu dengan yang lain terhubung
- 00:20:12dengan satu yang lain sehingga menjadi
- 00:20:15jejaring menjadi jejaring yang jejaring
- 00:20:18itu dalam setiap jejaring ada namanya
- 00:20:20note satu lingkaran konsep bahkan fakta
- 00:20:23tapi dia terhubung dengan yang lain yang
- 00:20:25semakin banyak yang kita ketahui maka
- 00:20:27dia tidak ber berdiri sendiri sebagai
- 00:20:30sebuah knowledge atau pengetahuan
- 00:20:32itu
- 00:20:34Nah kalau sudah begitu Lalu bagaimana
- 00:20:37Deep learning-nya itu terjadi proses
- 00:20:40yang mendalam itu terjadi ketika orang
- 00:20:42itu belajar tidak hanya orientasinya
- 00:20:44sebagai accumulation of knowledge tidak
- 00:20:47sekedar mengumpulkan tapi menemukan
- 00:20:49makna dari ilmu itu kemudian yang
- 00:20:53berikutnya proses itu berjalan ketika
- 00:20:57dia bisa
- 00:20:59menemukan sesuatu yang baru dari yang
- 00:21:01dia
- 00:21:03pelajari di sinilah kemudian dalam Deep
- 00:21:06learning itu ada tiga pilar yang melekat
- 00:21:09di dalamnya Pak paras menggunakan
- 00:21:12istilah pilar atau fondasi Pak hampir
- 00:21:14sama ya hampir sama ya beliau
- 00:21:18menyebutnya prinsip Oke saya setuju
- 00:21:20dengan Pak Pak paras karena beliau yang
- 00:21:25merumuskan dan merumuskannya dengan
- 00:21:28waras Pak rupanya dengan waras artinya
- 00:21:30dengan sadar
- 00:21:31gitu yang pertama itu
- 00:21:34mindful mindful
- 00:21:37itu maknanya ada
- 00:21:40tiga kalau kita coba buka dalam kamus
- 00:21:43bahasa Inggris itu main itu kan
- 00:21:46kesadaran jadi proses itu
- 00:21:49berlangsung dengan penuh kesadaran
- 00:21:52ketika dia terlibat dalam semua proses
- 00:21:55Itu makanya tadi dimulai dengan
- 00:21:57attention dan macam-macam itu yang kedua
- 00:22:01mindful itu artinya
- 00:22:03penghormatan di sinilah sebenarnya
- 00:22:05pengertian memuliakan tadi itu sudah
- 00:22:07mulai
- 00:22:09masuk karena itu maka murid itu apapun
- 00:22:12keadaannya itu harus kita fully
- 00:22:15respectek tidak boleh ada murid yang
- 00:22:17kehadirannya di kelas itu tidak kita
- 00:22:20pernah ketahui sama sekali atau kita
- 00:22:23abaikan sama
- 00:22:24sekali karena kecenderungan mengajar itu
- 00:22:27kan cenderung berpihak pada ada yang
- 00:22:28palingjol paling menonjol kemungkinan
- 00:22:32pertama paling pintar yang kedua yang
- 00:22:35Left Behind yang terlambat Slow learners
- 00:22:37itu nah yang ketiga itu yang spesial
- 00:22:40secara penampilan ganteng sekali atau
- 00:22:43cantik
- 00:22:44sekali atau nakakal sekali pak
- 00:22:47rektor jadi kalau kita jadi dosen itu
- 00:22:50itu kadang-kadang yang dilihat itu ini
- 00:22:52kok ganteng Ini anak Sopo itu mesti
- 00:22:55anaknya Pak rektor
- 00:22:59makanya biasanya dosen Itu dosen di
- 00:23:01tempat lain tidak di sini itu biasanya
- 00:23:03sudah terpesona oleh mahasiswa karena
- 00:23:05penampilannya mahasiswa yang cantik itu
- 00:23:08Cu dapat nilai bagus dari dosen yang
- 00:23:11bujang tapi tidak di sini pak di tempat
- 00:23:17lain ini kan sama-sama dosen lah kita ya
- 00:23:20Iya baik jadi tidak boleh ada negligen
- 00:23:26tidak boleh seseorang itu diabaikan
- 00:23:28semuanya harus diberikan perhatian yang
- 00:23:30penuh oleh
- 00:23:31gurunya tidak boleh dia dilukai
- 00:23:34perasaannya dan tidak boleh dia tidak
- 00:23:37dihargai
- 00:23:39pendapatnya itu mindful yang kedua
- 00:23:42pengertiannya
- 00:23:43itu kemudian yang ketiga adalah proses
- 00:23:48reflektif itu yang kemudian disebut
- 00:23:51dalam teori belajar yang lain itu proses
- 00:23:54metakognisi di mana dia itu knowing
- 00:23:56about learning
- 00:23:59dia tahu mengapa dia belajar itu dan
- 00:24:01bagaimana cara dia mempelajari sesuatu
- 00:24:03itu sehingga ketika kita mengajar kita
- 00:24:06tidak sekejar menyampaikan materi tetapi
- 00:24:10juga memberikan murid itu ruang untuk
- 00:24:12Bagaimana cara
- 00:24:15mempelajarinya kalau dia memang harus
- 00:24:17menghafal itu diajari Bagaimana cara
- 00:24:21menghafal yang cara menghafal dalam ilmu
- 00:24:24sejarah itu berbeda dengan cara
- 00:24:26menghafal dalam bahasa Indonesia atau
- 00:24:30kimia sangat
- 00:24:32berbeda dalam matematika orang bisa
- 00:24:35hafal rumus-rumus matematika tetapi
- 00:24:38tidak mengerti bagaimana menggunakan
- 00:24:39rumus itu ketika logiknya itu tidak
- 00:24:44masuk di
- 00:24:45dalamnya karena itu maka dalam Deep
- 00:24:48learning itu dengan mindful itu mindful
- 00:24:51learning itu semua diajak untuk terlibat
- 00:24:54dalam pembelajaran semua pengalaman yang
- 00:24:56dimiliki pengetahuan sebelumnya itu
- 00:24:58diksplorasi diberikan ruang yang dengan
- 00:25:01itu nah ini ketemu dengan teori yang
- 00:25:03agak klasik yang disebut dengan CTL itu
- 00:25:05kontektuual teaching learning di mana
- 00:25:07kita mencoba untuk mengetahui
- 00:25:10sesungguhnya murid-murid kita ini sudah
- 00:25:12mengetahui tema itu sedalam apa Sebesar
- 00:25:15apa yang bisa jadi dalam proses ini guru
- 00:25:19tidak perlu pakai buku teks dia tinggal
- 00:25:21mengeksplorasi apa yang ada di dalam
- 00:25:23kelas sambil mengarahkan supaya tetap
- 00:25:26sesuai dengan tema sehingga sebenarnya
- 00:25:29semua orang itu merasa punya kontribusi
- 00:25:31dalam pembelajaran dia merasa terlibat
- 00:25:34dia merasa dihormati karena apa dia
- 00:25:37tidak underm tidak direndahkan oleh
- 00:25:40gurunya nah ini mindful yang kita maksud
- 00:25:45dalam Deep learning itu begitu kita
- 00:25:48sudah mengabaikan pendapat murid dan
- 00:25:51kemudian kita langsung fonis itu salah
- 00:25:53itu keliru sudah selesai besok tidak
- 00:25:56berangkat dia
- 00:25:58tetapi ketika kemudian kita coba tidak
- 00:26:00usah kita salahkan walaupun pendapatnya
- 00:26:02sama sekali enggak ada hubungannya tapi
- 00:26:04dia sudah berpendapat dan kita
- 00:26:06perhatikan kita ceput mengatakan mungkin
- 00:26:08Oh iya coba ada lagi yang lain tanpa
- 00:26:09mengatakan dia salah maka dia tetap
- 00:26:11merasa dihargai karena pendapatnya
- 00:26:15didengar nah itu yang pertama yang kedua
- 00:26:19meaningful menjadi bermakna Nah kalau
- 00:26:22kita orang Islam itu kan selalu berdoa
- 00:26:24supaya diberikan ilmu yang
- 00:26:26bermanfaat ya kan bahkan di antara doa
- 00:26:28yang kita itu diselamatkan itu kan Min
- 00:26:31ilmin la yanfa dari ilmu yang enggak
- 00:26:35bermanfaat ilmu yang tidak bermanfaat
- 00:26:37itu ilmu yang dia tidak mengerti mengapa
- 00:26:40dia mempelajari itu karena itu dia harus
- 00:26:44menemukan meaning Saya belajar to be
- 00:26:48dalam bahasa Inggris misalnya He is itu
- 00:26:51untuk apa saya mempelajari itu Bagaimana
- 00:26:54saya bisa menggunakan tubi itu secara
- 00:26:57maksimal sehingga yang dipelajari hanya
- 00:26:59to be hanya is saja tapi objek di depan
- 00:27:02sama belakang subjek sama objeknya itu
- 00:27:05berbeda itu menjadi sangat kaya dan dia
- 00:27:08didorong untuk bisa menggunakan is itu
- 00:27:11dengan sebanyak-banyaknya termasuk istri
- 00:27:13isf dan seterusnya
- 00:27:15itu
- 00:27:16gitu nah selama ini kan kita belum
- 00:27:20begitu kalau contohnya itu misalnya He
- 00:27:22is a Professor He is a student maka
- 00:27:26sudah selesai di situ tapi ketika kita
- 00:27:28hanya menekankan titik tekannya ini
- 00:27:30adalah to be Bagaimana murid menggunakan
- 00:27:33kata-kata is to be is itu tapi di
- 00:27:35depannya diganti subjeknya kemudian
- 00:27:38diganti profesinya predikatnya maka dia
- 00:27:40bisa
- 00:27:41membuat Sekian banyak contoh kalimat dia
- 00:27:44menemukan Oh Ternyata Dari is itu banyak
- 00:27:47sekali ya
- 00:27:48Gitu kira-kira begitu Jadi mining itu
- 00:27:52dia temukan dari dia punya kesempatan
- 00:27:55menggunakan itu sehingga mungkin di
- 00:27:57depan diganti dengan misalnya apa ee
- 00:27:59kalau misalnya tadi Apa nama orang
- 00:28:03mungkin diganti benda cat kucing kan
- 00:28:05bisa juga kan kemudian nanti apaagi
- 00:28:08ee yang
- 00:28:10makhluk binatang apa selain kucing e
- 00:28:14apalah gitu biasanya kucing dan anjing
- 00:28:16itu kan ee sudah enggak berlaku ituh
- 00:28:18musuhannya itu karena sekarang enggak
- 00:28:20berlaku juga Tom and Jerry juga sudah
- 00:28:22rukun itu sama-sama main film
- 00:28:25juga jadi diberi kesempatan itu ketika
- 00:28:29orang mengerti rumus segitiga ya
- 00:28:32setengah alas kali tinggi Setelah dia
- 00:28:34tahu setengah alas kali tinggi itu
- 00:28:37menggunakannya bagaimana itu nanti
- 00:28:39menjadi menarik dibuat contoh pak rektor
- 00:28:42memiliki gedung yang bentuknya segitiga
- 00:28:45berapa dicontohkan R konkret begitu
- 00:28:48sehingga dia menemukan ternyata belajar
- 00:28:51setengah alas kali tinggi itu gunanya
- 00:28:53banyak tapi lebih bermakna lagi kalau
- 00:28:56kemudian dia menemukan makna itu dalam
- 00:28:59kaitan dengan dia bisa mempelajari
- 00:29:01sesuatu yang lebih dari itu sehingga
- 00:29:04meaning itu tidak sekedar berkaitan
- 00:29:07dengan artinya apa tapi manfaatnya apa
- 00:29:10dan kemudian saya bagaimana bisa
- 00:29:12meningkatkan itu Nah kalau itu semua
- 00:29:15sudah berjalan mindful dan meaningful
- 00:29:18itu maka pembelajaran mesti akan
- 00:29:19menyenangkan akan Joyful saya sengaja
- 00:29:23tidak menggunakan kata fun karena teori
- 00:29:26yang banyak dipakaiikan belajar
- 00:29:27menyenangkan dengan fun learning itu
- 00:29:29dimaknai fun itu funny
- 00:29:31learning padahal yang funny itu belum
- 00:29:33tentu menyenangkan yang Fanny
- 00:29:35kadang-kadang
- 00:29:37nyebelin Karena kadang-kadang Guru itu
- 00:29:40memaknainya melucunya itu fisikal eh si
- 00:29:44Blacky ke sini dong
- 00:29:46Gitu maunya melucu tapi body
- 00:29:50shaming akhirnya besok dia beli
- 00:29:53pemutih supaya engak dipanggil Blacky
- 00:29:55Gitu begitu enggak boleh beg gitu jadi
- 00:29:59Joy kesenangan itu ditemukan ketika dia
- 00:30:02menemukan tadi dia merasa dihargai dia
- 00:30:05merasa bisa melakukan sendiri dia bisa
- 00:30:08menemukan sesuatu yang baru dan kemudian
- 00:30:11mendapatkan makna dari yang dia pelajari
- 00:30:13itu karena itu maka dalam Deep learning
- 00:30:15itu tidak sekedar achievement motivation
- 00:30:18learning belajar yang orientasinya hanya
- 00:30:22lulus achievement itu di atasnya service
- 00:30:26Tetapi kalau sekedar lulus maka dia
- 00:30:28hanya akan mempelajari apa yang Nanti
- 00:30:30ditanyakan dalam ujian yang tidak
- 00:30:33kira-kira keluar dalam ujian tidak
- 00:30:37dipelajari itu tidak berlaku di sini
- 00:30:39Saya kira mahasiswa UN malah enggak
- 00:30:41begitu ya Pak ya Enggak itu Zaman saya
- 00:30:43dulu begitu makanya sampai malam itu
- 00:30:46mencoba mencari kira-kira besok yang
- 00:30:48keluar itu apa gitu enggak ja Oh enggak
- 00:30:51jauh berbeda sampai kemudian
- 00:30:52mengumpulkan itu apa namanya jawaban
- 00:30:55singkat tidak jangan bilang conkan lah
- 00:30:57enggak enak gitu
- 00:31:00jadi karena orientasinya itu kemudian
- 00:31:03dibuat
- 00:31:03ranking-ranking dibuat ranking-ranking
- 00:31:06Kamu ranking berapa nak Alhamdulillah bu
- 00:31:08ranking satu muridnya berapa cuma tiga
- 00:31:11gitu jadi satu dari tiga ya hebatlah
- 00:31:13satu dari tiga yang repot itu ranking
- 00:31:15satu dari
- 00:31:16satu kan ranking itu kan relatif karena
- 00:31:20itu sebenarnya tidak perlu dibuat
- 00:31:22pemeringkatan seperti itu walaupun tidak
- 00:31:24perlu ada nilai gitu tetap saja karena
- 00:31:26itu-anti harus ada memang
- 00:31:27administrasinya Sehingga dalam kaitan
- 00:31:29ini Deep learning itu meniscayakan
- 00:31:32proses yang tadi saya sebut
- 00:31:34dengan apa Meta cognitive proses dan
- 00:31:38kemudian learner self
- 00:31:40Direction Dia memiliki kemandirian yang
- 00:31:43tinggi untuk belajar sehingga apa
- 00:31:46namanya evaluasinya itu itu adalah
- 00:31:49evaluasi yang sering kita sebut dengan
- 00:31:51solo solo itu self observe learning
- 00:31:54outcome Jadi kalau murid sudah
- 00:31:56mengerjakan suatu tu Kemudian oleh guru
- 00:31:59itu dianggap tidak benar maka tidak
- 00:32:01langsung itu yang benar apa tapi mungkin
- 00:32:03diberi tanda
- 00:32:05saja coba kamu pikirkan lagi Kamu lihat
- 00:32:07lagi coba dan ketika itu ditemukan tidak
- 00:32:10langsung diberikan jawabannya juga tapi
- 00:32:12mungkin diberikan referensinya coba kamu
- 00:32:15baca lagi buku ini halaman sekian Coba
- 00:32:19kamu lihat lagi Teori ini kemudian kamu
- 00:32:22bandingkan teori itu dengan jawaban atau
- 00:32:25dengan tugas yang sudah kamu buat jadi
- 00:32:28untuk seperti itu dengan cara seperti
- 00:32:31itu maka dia akan belajar banyak hal
- 00:32:33sehingga Deep learning itu bisa berjalan
- 00:32:36Kalau bagian terakhir Pak rektor materi
- 00:32:39yang dipelajari tidak terlalu
- 00:32:42banyak materi dipelajari tidak terlalu
- 00:32:45banyak tetapi sedikit yang dipelajari
- 00:32:48itu adalah yang most ential yang most
- 00:32:51esensial itu dia meaningful karena bisa
- 00:32:55ditransformasikan dalam berbagai konteks
- 00:32:58gitu di sinilah kemudian kalau ini nanti
- 00:33:01sudah mulai berlaku pak rektor kami akan
- 00:33:03melakukan perubahan muatan materi
- 00:33:07pelajaran sekarang sudah kami sudah
- 00:33:10mulai tugaskan kepada bskap untuk
- 00:33:13melihat muatannya itu karena banyak yang
- 00:33:15mengkritik muatan materi pelajaran kita
- 00:33:18itu meyek-meyek meyek-meyek itu bahasa
- 00:33:21Jawa Timurnya apa
- 00:33:23ya ya Overload itu overload
- 00:33:28Saya pernah mendampingi ponaan saya
- 00:33:30kelas 5
- 00:33:32SD harus mengerjakan LKS tentang
- 00:33:36Konferensi Meja
- 00:33:38Bundar Kenapa tidak meja segiempat
- 00:33:41Enggak tahu juga saya dan gurunya enggak
- 00:33:43pernah menjelaskan Kenapa Meja Bundar
- 00:33:45dia hafalkan saja itu untuk apa bisa
- 00:33:48menjawab LKS
- 00:33:50itu banyak hal yang kita ajarkan itu
- 00:33:53lepas maknanya sehingga menjadi
- 00:33:56fakta-fakta yang kadang kadang itu
- 00:33:58ditangkap keliru oleh murid kita cerita
- 00:34:02Singosari Kerajaan Singosari keris Empu
- 00:34:05Gandring itu itu kan Ketika saya belajar
- 00:34:08dulu kan hanya cerita bunuh-membunuh
- 00:34:10dimulai dari rebutan
- 00:34:13istri Nggih Pak ngih Kerisnya sekarang
- 00:34:16di mana ya Pak itu
- 00:34:18ya jang ada di museum mana itu Kerisnya
- 00:34:21Ken Arok Itu pak sama keresnya tunggu
- 00:34:25apa namanya Pak yang buat keresnya itu
- 00:34:27empandring empug Gandring empug Gandring
- 00:34:29rebutan Ken Arok sama Tunggul Ametung
- 00:34:32Mbut memperebutkan Ken Dedes
- 00:34:37ituro kalau hanya itu yang
- 00:34:40disampaikan kemudian tidak ada
- 00:34:42value tidak ada nilai yang kita tekankan
- 00:34:45ketika dia belajar peristiwa sejarah
- 00:34:48itu maka murid bisa menangkap sejarah
- 00:34:50bangsa ini adalah sejarah pertumpahan
- 00:34:52darah dan
- 00:34:55bunuh-membunuh inilah kenapa kem
- 00:34:58nilai itu harus melekat pada semua mata
- 00:35:01pelajaran dan nilai itu yang membuat
- 00:35:05yang dipelajari menjadi
- 00:35:08bermakna Nah karena itu dalam Deep
- 00:35:11learning itu selain aspek knowledge-nya
- 00:35:14aspek skillnya value-nya juga harus ada
- 00:35:16di
- 00:35:18dalamnya saya sering mencontohkan ini
- 00:35:22mohon maaf Bapak Ibu kembali contohnya
- 00:35:24itu matematika kan jadi
- 00:35:29ada ini logika matematika saja Misalnya
- 00:35:33ada seorang guru membuat tulisan pak
- 00:35:35rektor membuat garis gitu membuat garis
- 00:35:38masih pakai papan tulis searang guru
- 00:35:39zaman dulu guru sekarang gak lagi pakai
- 00:35:42papan tulis kan pakainya PowerPoint kan
- 00:35:44yang kadang-kadang enggak ada Power dan
- 00:35:46gak ada poin cuma tayangan aja
- 00:35:48gitu cuma tayangan aja powernya apa
- 00:35:51poinnya apa juga gak ngerti juga yang
- 00:35:53bikin itu repotnya kadang-kadang yang
- 00:35:55buatkan stafnya sehingga C ciri yang
- 00:35:57bikin Powerpoint sendiri dan dibuatkan
- 00:35:59itu kalau bagian terakhir itu kalau dia
- 00:36:02dibuatkan itu terus begitu tapi ternyata
- 00:36:04munculnya Terima kasih berarti dia
- 00:36:06enggak bikin Itu kalau dia bikin mesti
- 00:36:08tahu itu urutannya mana yang terakhir
- 00:36:10mana yang awal karena dia enggak bikin
- 00:36:12dibuatkan oleh stafnya itu maka terus
- 00:36:15terus terus ternyata terima kasih
- 00:36:19gituah untung saya tidak begitu
- 00:36:22Pak saya niru Pak Daud Yusuf itu Pak
- 00:36:26Daud Yusuf itu pak menteri pendidikan
- 00:36:28kita itu kan salah satu pendidikan yang
- 00:36:29top itu ya itu beliau itu tidak pernah
- 00:36:31bikin pidato yang dibuat oleh anak
- 00:36:34buahnya beliau bikin sendiri naskah
- 00:36:37pidatonya itu Pak semua sambutan beliau
- 00:36:39bikin sendiri karena itu tahu Betul apa
- 00:36:42yang dikatakan tahu Betul apa yang
- 00:36:44ditulis nah itu yang sekarang membuat
- 00:36:47staf saya itu mulai agak ringan
- 00:36:52tugasnya karena enggak pernah membuatkan
- 00:36:54naskah pidato enggak pernah karena
- 00:36:56dibuatkan pun enggak saya baca juga
- 00:36:58enggak Terima kasih staf saya sudah
- 00:37:00bersabar nah poinnya apa value ini harus
- 00:37:06melekat dan karena value itu harus
- 00:37:08melekat maka tadi kembali ke guru
- 00:37:10matematika guru mengatakan guru ini
- 00:37:11membuat garis sepanjang 100
- 00:37:14senti kemudian guru
- 00:37:17itu memerintahkan kepada muridnya siapa
- 00:37:20di antara kalian yang bisa membuat garis
- 00:37:24ini lebih pendek jadi perintahnya begitu
- 00:37:26Pak rektor Siapa yang bisa membuat garis
- 00:37:28ini lebih pendek nah murid itu maju kan
- 00:37:32murid maju garis yang 100 centti itu dia
- 00:37:36bikin 80 centti lebih pendek ya pak
- 00:37:38rektor ya lebih pendek maju lagi karena
- 00:37:41yang tadi tidak disalahkan maju lagi dia
- 00:37:44bikin lagi garis yang sudah tinggal 80
- 00:37:46centti menjadi 70 sampai terakhir
- 00:37:48tinggal 10
- 00:37:50centi tapi sudah ada murid yang kesekian
- 00:37:53yang dia
- 00:37:54maju membuat garis 102
- 00:38:00C dengan garis 120 centi itu maka garis
- 00:38:04yang 100 Cen menjadi lebih pendek Iya
- 00:38:08kan Itulah logika matematika itulah
- 00:38:11menemukan meaning nah belajar kita itu
- 00:38:13seringkiali enggak begitu Pak
- 00:38:15rektor
- 00:38:17nah mikirnya tuh motong-motong
- 00:38:20itu bahasa Sekarangnya efisiensi
- 00:38:29itu makanya saya enggak pakai kata
- 00:38:32dipotong diefisensikan bahkan saya
- 00:38:34bilang
- 00:38:35direalokasikan saya bilang begitu Itu
- 00:38:39sama dengan ketika kantor itu jadi tiga
- 00:38:41pak pak rektor ada yang menyebut
- 00:38:43sekarang dipecah jadi tiga menteri
- 00:38:44enggak enggak dipecah saya bilang
- 00:38:46direorganisasi menjadi tiga menteri dari
- 00:38:50dulu mendikbut ristek sekarang menjadi
- 00:38:52direorganisasi menjadi menteri dasar
- 00:38:54menengah Dikti saintch dan kebudayaan
- 00:38:56direorganisasi saja menterinya enggak
- 00:38:58boleh
- 00:38:59dipecah-pecah malah Tadi ada kawan yang
- 00:39:01wa saya saya cerita enggak apa-apa Mukti
- 00:39:03nanti 2029 juga digabung lagi katanya
- 00:39:08begitu kata kawan saya yang di WA itu
- 00:39:11pak
- 00:39:11gitu Nah karena itu kita harus
- 00:39:16mengajarkan itu kepada anak-anak kita
- 00:39:18itu sehingga tidak boleh ada materi
- 00:39:21pelajaran yang minus
- 00:39:24value di situlah Kenapa Pak rektor kami
- 00:39:27mulai menekankan setiap mata pelajaran
- 00:39:30harus ada pendidikan
- 00:39:32nilainya yang pendidikan nilai itu tidak
- 00:39:35selalu dalam pelajaran
- 00:39:37agama saya berikan contoh dalam
- 00:39:40pelajaran olahraga sekalipun itu juga
- 00:39:43harus ada nilainya di situ kita bisa
- 00:39:46mengajarkan karakter lewat olahraga
- 00:39:49bagaimana orang itu mau mengakui
- 00:39:52keunggulan lawan itu kan harus
- 00:39:53berolahraga dulu Nah kita tu kan hanya
- 00:39:57di ajari siap menang tidak siap kalah
- 00:40:00karena achievement tadi orientasinya
- 00:40:03malah untuk bisa menang menghalalkan
- 00:40:04segala macam cara ini yang kemudian
- 00:40:07seringki harus kita perbaiki karena itu
- 00:40:09maka kalau materinya dikurangi maka
- 00:40:12kemudian kesempatan anak untuk
- 00:40:14mengkontekstualisasikan yang dipelajari
- 00:40:16dalam kehidupan sehari itu menjadi
- 00:40:18penting yang super terakhir misalnya
- 00:40:20saya berikan contoh dalam konteks tadi
- 00:40:23menghubungkan antar ilmu nah supaya saya
- 00:40:26tetap sebagai orang saya berikan
- 00:40:29contoh misalnya matematika dengan
- 00:40:33salat Kalau ini kan agak gampang ya
- 00:40:36rakaat salat itu kan matematika gampang
- 00:40:38karena waktu saya sekolah itu Pak Saya
- 00:40:40punya tiga nilai merah di semua jenjang
- 00:40:43Pak Mi saya punya nilai merah 1
- 00:40:46matematika Pak waktu saya kelas 5 itu
- 00:40:49sanawiyah pernah punya nilai merah 1
- 00:40:51waktu saya kelas 1
- 00:40:52tsanawiah Aliah Saya punya kelas nilai
- 00:40:56merah satu waktu saya kelas 2 jadi
- 00:40:59matematika terus Pak yang merah itu Tapi
- 00:41:02ketika di MI itu guru saya menghibur
- 00:41:04saya MTI enggak usah sedih Matematika
- 00:41:07itu tidak menjadi pertanyaan
- 00:41:12kubur itu cara guru saya menghibur saya
- 00:41:15begitu
- 00:41:16Pak bahkan kemudian dikatakan di akhirat
- 00:41:19itu ngak ditanya Matematika itu gitu ya
- 00:41:22Karena dulu saya an Mi kan dan kalau
- 00:41:24nanya mesti diblaming kamu jangan banyak
- 00:41:26nanya seperti Bani Israel gitu ya enggak
- 00:41:30per ditanya juga Pak gitu Tapi lama-lama
- 00:41:33setelah saya tuh kuliah setelah saya ini
- 00:41:35kok kayaknya Pak Guru itu enggak benar
- 00:41:37deh
- 00:41:39gitu kenapa begitu Matematika itu itu
- 00:41:42ilmu yang di dunia dan di akhirat masih
- 00:41:44berlaku
- 00:41:45Pak nanti di akhirat itu ada namanya
- 00:41:48Yaumul Hisab itu hari di mana amal kita
- 00:41:51itu dihitung itu kan Matematika
- 00:41:54itu matematika ilmu fikih itu itu enggak
- 00:41:57ada lagi batalnya wudu tayamum itu
- 00:41:59enggak ada yang ada matematika Pak yang
- 00:42:01masih berlaku Pak itu jadi penting
- 00:42:04Matematika itu Nah yang kedua kalau
- 00:42:08orang itu salat ya dia harus menghadap
- 00:42:11kiblat menghadap kiblat itu kalau enggak
- 00:42:13ngerti Matematika itu kiblatnya
- 00:42:16keliru Bagaimana arah kiblat dari
- 00:42:19auditorium Unas neger Malang Ini ke arah
- 00:42:21Makkah itu kan harus dihitung berapa
- 00:42:23derajat kalau enggak ngerti
- 00:42:25hitung-hitungan matematika sinus k sinus
- 00:42:27tangen k tangen itu enggak ketemu
- 00:42:29kiblatnya itu enggak ketemu kiblatnya
- 00:42:32itu jadi kalau ingin jadi orang muslim
- 00:42:34yang benar kiblatnya itu lurus jadilah
- 00:42:36ahli matematika lah kok dianggap Enggak
- 00:42:39penting Matematika
- 00:42:42itu jadi ada koneksi itu Matematika itu
- 00:42:47penting untuk ngitung
- 00:42:50warisan betul ya Pak ya Kalau Matematika
- 00:42:53enggak enggak pintar keliru bagi waris
- 00:42:55itu
- 00:42:57nah cuma problemnya itu di Quran itu
- 00:43:00yang dicontohkan itu suami mati istrinya
- 00:43:02satu bagiannya Begini punyaanak Begini
- 00:43:04Nah tidak muncul kalau suaminya istrinya
- 00:43:07dua gimana matematikanya itu lebih
- 00:43:09kompleks lagi itu
- 00:43:12gitu Ini kok jadi sampai di sini
- 00:43:15ya Poin saya Sin menunjukkan betapa
- 00:43:19dengan Deep learning itu ilmu itu tidak
- 00:43:21ada yang dipisah-pisah gitu terapan
- 00:43:24Matematika itu itu bisa untuk bagai
- 00:43:27bimana kita bisa beragama dengan benar
- 00:43:29bagaimana kita bisa berbagi dengan benar
- 00:43:31dan bagaimana bisa berakhlak dengan
- 00:43:33benar
- 00:43:34gitu nah Ketika kita bicara air misalnya
- 00:43:38kita pakai misal guru menulis tentang
- 00:43:40air lingkaran di papanus air kemudian
- 00:43:43not kan dibuat note dalam lingkaran
- 00:43:45kemudian dikaitkan coba Siapa yang
- 00:43:47kalian tahu tentang air mungkin kalau
- 00:43:49yang ditanya Josua dia bilang air ada
- 00:43:51banyak gitu
- 00:43:53kan itu kalau Josua zaman masih kecil
- 00:43:57gede dia enggak gitu lagi karena sudah
- 00:43:58makin tahu itu yang lagunya diobok-obok
- 00:44:01itu
- 00:44:02pak Mungkin dia akan menyebut itu air
- 00:44:05macam-macam kemudian coba air dikaatkan
- 00:44:09dengan agama Oke ini ada namanya air
- 00:44:11mutlak ya kan Oke contohnya lagi apa ini
- 00:44:15air mustakmal contohnya lagi apa ini air
- 00:44:18yang sudah kotor coba air mustakmal Apa
- 00:44:20contohnya kelapa ketemulah dari air itu
- 00:44:23nanti apa namanya mutlak mustakmal
- 00:44:26kelapa coba yang kamu tahu tentang
- 00:44:27kelapa nanti kemudian tahu lagi kelapa
- 00:44:30itu termasuk jenis tumbuhan apa nyambung
- 00:44:32semua sebenarnya ilmu itu dan ini hanya
- 00:44:34bisaukan kalau diplning itu
- 00:44:38diterapkan ya kalau tidak tadi yang
- 00:44:40nyebut bapak atau siapa tadi Oh Pak Pak
- 00:44:42muuhajir tadi nyebut yang pendapatnya
- 00:44:43Pak t Yakub itu kalau anda menjadi orang
- 00:44:46yang spesialis enggak mengerti apa yang
- 00:44:49anda hubungkan satu dengan yang lain
- 00:44:50maka anda menjadi tadi istilahnya apa
- 00:44:52Pak t fag Idiot fag idiot itu bahasa
- 00:44:56lainnya itu berpikir kayak kayak
- 00:44:57kacamata kuda
- 00:44:59itu one single perspective lihat segala
- 00:45:02sesuatu Dar sudjud pandang dengan Deep
- 00:45:04learning orang itu menjadi ber
- 00:45:08berwawasan luas karena segala sesuatu
- 00:45:10terkoneksi satu dengan yang lainnya
- 00:45:12tidak kemudian terjadi proses diskresi
- 00:45:14satu dengan yang lain itu arahnya nanti
- 00:45:16ke
- 00:45:17situ kemudian yang berikutnya dengan itu
- 00:45:21maka mohon maaf tidak lagi
- 00:45:24membeda-bedakan
- 00:45:25ilmu karena semua ilmu itu saling
- 00:45:28berhubungan tadi saya contohkan ekstrem
- 00:45:30antara tadi matematika dengan arah
- 00:45:32kiblat dengan warisan belum lagi yang
- 00:45:35lain-lainu Nah karena itu maka materi
- 00:45:38nanti kita kurangi nah soal saya sering
- 00:45:42ditanya pak rektor ini ini nanti
- 00:45:45Hubungannya apa ini dengan K13 dan
- 00:45:47Merdeka saya bilang enggak ada hubungan
- 00:45:49saya bilang yang merdeka merdeka yang
- 00:45:53yang K13 K13
- 00:45:55gitu karena apa kalau kita berusaha
- 00:45:58menekankan Deep learning pada outcome
- 00:46:01Based Learning nah itu yang ketemunya
- 00:46:04Merdeka Tetapi kalau penekannya pada
- 00:46:06tematic learning itu ketemunya
- 00:46:09K13 nah ini di mana Di
- 00:46:14mana-mana makanya saya ditanya banyak
- 00:46:16wartawan Apakah nanti itu dirubah saya
- 00:46:18enggak berpikir merubah saya cuma
- 00:46:20berpikir ini
- 00:46:21diterapkan walaupun nanti ujung-ujungnya
- 00:46:23itu memang ada yang
- 00:46:25berubah tapi urusannya Pak waras itu
- 00:46:28nanti
- 00:46:30urusannya Pak waras sehingga karena itu
- 00:46:32outcome base itu kan sebenarnya kamu
- 00:46:34belajar ini yang harus kamu capai itu
- 00:46:36ini kamu sampai di mana itu kan outcome
- 00:46:39base Tetapi kalau tematik karena yang
- 00:46:42diajarkan itu adalah kompetensinya maka
- 00:46:45satu tema itu bisa dibahas dalam banyak
- 00:46:47sudut pandang keilmuan itu kan sangat
- 00:46:50K13 tapi saya harus berhenti sampai di
- 00:46:52sini sebelum saya membuat Bapak Ibu
- 00:46:55semakin tersiksa dengan pendapat dengan
- 00:46:57yang saya sampaikan ini karena makin
- 00:46:58dijelaskan makin enggak paham Saya juga
- 00:47:00dengan yang saya sampaikan sendiri
- 00:47:02itu Saya kira demikian Terima kasih
- 00:47:05wasalamualaikum warahmatullahi
- 00:47:06wabarakatuh
- 00:47:11[Musik]
- Deep Learning
- Pendidikan
- Pengajaran
- Makna
- Psikologi Pendidikan
- Refleksi
- Pengetahuan
- Humanisasi
- Konstruktivisme
- Transformasi