00:00:00
hai hai
00:00:03
smile rohmanir Rohim salamualaikum
00:00:05
warahmatullahi wabarakatuh
00:00:07
Hai Alhamdulillahirobbil alamin wabihi
00:00:10
nasta'inu ala umuriddunya waddin wa
00:00:12
sholatu wassalamu ala asrofil Ambiya
00:00:15
Iwal mursalin wa'ala alihi wa ashabihi
00:00:17
ajma'in teman-teman mahasiswa semua puji
00:00:22
syukur kita haturkan kehadirat Allah
00:00:24
Subhanahu Wa Ta'ala atas limpahan kasih
00:00:27
sayang dan rahmatnya kita masih dapat
00:00:30
bertemu bertatap online pada materi
00:00:34
pertemuan kedua kita shalawat dan salam
00:00:37
tak lupa tercurah limpahkan kepada Nabi
00:00:40
Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
00:00:42
baik teman-teman Mahasiswa semuanya pada
00:00:45
pertemuan kedua ini kita akan
00:00:48
bersama-sama sedikitnya membahas tentang
00:00:51
bagaimana sesungguhnya manusia itu
00:00:54
bertuhan baik
00:00:56
hai hai
00:00:59
hai hai
00:01:01
Hai baik teman-teman masih semua
00:01:05
Ya setidaknya ada empat pembahasan yang
00:01:09
akan kita bahas mengenai materi kedua
00:01:13
ini yang berjudul Bagaimana manusia
00:01:17
bertuhan
00:01:19
Hai Soo pembahasan yang pertama adalah
00:01:21
makna bertuhan itu sendiri yang kedua
00:01:24
aspek pembahasan Tuhan yang ketiga
00:01:28
konsep spiritualitas sebagai landasan
00:01:31
kebertuhanan dan yang keempat adalah
00:01:34
alasan mengapa manusia memerlukan
00:01:38
spiritualitas
00:01:40
Hai sub pembahasan yang pertama adalah
00:01:47
makna bertuhan
00:01:50
Hai sudah menjadi fitrah manusia
00:01:53
manakala seseorang mendapati sebuah
00:01:56
kesulitan dalam menyelesaikan
00:01:57
masalah-masalah dalam setiap
00:02:00
kehidupannya maka seseorang itu pasti
00:02:03
mengandaikan adanya sebuah kekuatan lain
00:02:07
dari luar dirinya untuk membantu
00:02:11
menyelesaikan problematika kehidupannya
00:02:14
ini artinya manusia secara naluriah nya
00:02:20
sesungguhnya membutuhkan yang lain yang
00:02:24
dapat mengatasi dan melampaui
00:02:28
batas-batas kelemahan dan keterbatasan
00:02:32
manusia itu sendiri maka dengan demikian
00:02:35
Tuhan dihadirkan dalam kehidupan dalam
00:02:40
rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan
00:02:44
manusia yang sangat terbatas oleh karena
00:02:49
itu
00:02:50
di makna bertuhan berarti kekuatan untuk
00:02:56
memiliki kepatuhan atau ketundukan dan
00:03:02
kesadaran akan kelemahan diri dari
00:03:07
masalah-masalah kehidupan dengan
00:03:09
mengharap kepada yang maha menguasai
00:03:13
untuk memenuhi dan melengkapi segala
00:03:18
kebutuhan dan keterbatasannya inilah
00:03:22
yang dimaksud dengan makna bertuhan nya
00:03:29
the lounge
00:03:30
Hai di dalam Alquran surah al-fatihah
00:03:33
yang seringkali kita baca setiap hari
00:03:36
setiap saat ia kena abu2 iyyaka nasta'in
00:03:42
hanya Engkaulah yang kami sembah atau
00:03:45
hanya kepada Engkaulah kami menyembah
00:03:47
dan hanya kepada Engkaulah kami meminta
00:03:51
pertolongan dari sini sudah jelas ya
00:03:55
sudah sangat jelas dijelaskan bahwa
00:03:58
proses bertuhan itu yang pertama adalah
00:04:03
kalau kita ambil Eh kesimpulan dari ayat
00:04:09
ini
00:04:10
Hai yang pertama adalah iyyaka nabudu wa
00:04:14
na'budu nah buru itu diklaim diambil
00:04:17
dari kata ibadah yang berarti kepatuhan
00:04:22
dan ketundukan yang ditimbulkan oleh
00:04:26
perasaan terhadap kebesaran Allah
00:04:29
sebagai Tuhan yang disembah karena
00:04:32
berkeyakinan bahwa Allah mempunyai
00:04:36
kekuasaan yang mutlak terhadapnya ini
00:04:39
yang pertama Kemudian yang kedua adalah
00:04:42
nasta'in ya iyyaka nasta'in hanya kepada
00:04:47
Engkaulah kami meminta pertolongan
00:04:50
nasta'in ini terambil dari kata Istiana
00:04:53
yang berarti mengharap bantuan untuk
00:04:57
dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang
00:05:01
tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga
00:05:03
sendiri Ini sebenarnya ayat ini sudah
00:05:06
mencakup ya penjelasan tentang makna
00:05:10
Tuhan
00:05:14
Hai baik teman-teman Mahasiswa semua
00:05:16
jurusan
00:05:19
Hai untuk supem bahasan yang kedua
00:05:21
adalah mengenai aspek pembahasan Tuhan
00:05:26
itu sendiri
00:05:28
Hai nah dalam membahas masalah ketuhanan
00:05:30
ini setidaknya ada empat hal yang harus
00:05:35
dicakup keempatnya ini merupakan sebuah
00:05:40
kesatuan integral sehingga gambaran yang
00:05:44
mencakup keempatnya ini yaitu gambaran
00:05:47
akan Ketuhanan ini akan lebih dapat
00:05:52
menggambarkan tentang Tuhan secara
00:05:54
lengkap diantara keempat cakupan
00:05:58
tersebut adalah yang pertama aspek
00:06:02
pembahasan Tuhan mengenai wujudnya yang
00:06:06
kedua aspek pembahasan Tuhan mengenai
00:06:08
sifatnya yang ketiga aspek pembahasan
00:06:11
Tuan mengenai nama-nama nya dan yang
00:06:14
keempat adalah aspek pembahasan Tuhan
00:06:17
mengenai Avail atau perbuatannya
00:06:28
hai hai
00:06:34
Hai teman-teman masih semua aspek
00:06:37
pembahasan Tuhan yang pertama adalah
00:06:39
mengenai wujudnya atau keberadaannya
00:06:45
Hai percaya akan ada atau tidaknya Tuhan
00:06:50
itu akan sangat mempengaruhi bagaimana
00:06:53
cara dan pola kehidupan yang dijalani
00:06:56
oleh setiap manusia dari abad keabad
00:07:00
dari generasi ke generasi banyak manusia
00:07:04
berusaha keras mencari jawaban yang
00:07:07
argumentatif dan meyakinkan akan
00:07:10
keberadaan Tuhan yang termasuk nabi kita
00:07:13
Nabi Ibrahim Alaihissalam sebagaimana
00:07:17
dijelaskan dalam kisahnya ketika beliau
00:07:20
dalam pencarian dalam pencariannya akan
00:07:25
keberadaan Tuhan oleh karena itu kuat
00:07:29
atau tidaknya argumen tersebut
00:07:32
tergantung pada bukti-bukti yang
00:07:35
dikemukakan nah diantara beberapa
00:07:39
argumen bukti adanya Tuhan ini tidak
00:07:43
dapat atau adanya Tuhan
00:07:45
dapat dijelaskan sebagai berikut nah
00:07:49
yang pertama adalah dalil naqli dalil
00:07:56
naqli ini yaitu argumen yang dikemukakan
00:08:01
melalui ayat al-qur'an itu sendiri atau
00:08:05
wahyu Allah banyak artinya banyak
00:08:08
ayat-ayat yang terdapat dalam al-qur'an
00:08:10
yang menjelaskan tentang keberadaan
00:08:12
Allah ya contoh kecil ud'uni astajib
00:08:15
lakum mengangkat Allah memintalah
00:08:18
kepadaku minta kepada-ku maka aku akan
00:08:21
mengabulkan ini diantara salah satu
00:08:23
bukti Bagaimana Allah itu ada bukti
00:08:28
keberadaan Tuhan kemudian yang kedua
00:08:31
adalah argumen aqli argumen aqli ini
00:08:36
yaitu argumen yang dikemukakan lebih
00:08:40
merupakan produk pemikiran atau rasio
00:08:44
akal manusia
00:08:45
ya ini ini argumen aqli yang lebih
00:08:50
dikedepankan yaitu adalah pemikiran atau
00:08:54
rasio akal manusia nya contoh misalkan
00:08:58
ya Eh Wafi amfusikum Afala tubshirun
00:09:02
Widya artinya banyak sekali tanda-tanda
00:09:06
kebesaran Allah itu ya yang yang secara
00:09:10
akal itu bisa diterima diantara diantara
00:09:15
salah satu contoh argumen aqli Dimana
00:09:19
keberadaan Allah ini merupakan hasil
00:09:24
dari pemikiran rasio manusia kemudian
00:09:28
yang ketiga adalah argumen yang ketiga
00:09:31
adalah dalil empiris dalil empiris ini
00:09:35
adalah bukti yang didapat dari hasil
00:09:38
pengamatan inderawi secara langsung
00:09:42
terhadap fenomena alam yang berada
00:09:45
putar manusia bahkan termasuk pada diri
00:09:48
manusia itu sendiri sebagai contoh kasus
00:09:52
adalah banyak juga beberapa diantara
00:09:54
para ilmuwan ilmuwan non-muslim yang
00:09:57
memeluk Islam langsung yang kontan
00:10:01
karena apa karena mendapatkan
00:10:04
tanda-tanda kebesaran Allah melalui
00:10:06
Alquran yang saat itu sudah dijelaskan
00:10:11
1400 tahun yang lalu bahkan nyawa via
00:10:15
amfusikum Afala tubshirun Bahkan dalam
00:10:17
diri kita sendiri Ini juga ada ya
00:10:20
tanda-tanda kebesaran Allah sebagai
00:10:22
wujud ya sebagai adanya keberadaan Tuhan
00:10:26
itu bagaimana manusia sejak dilahirkan
00:10:31
sejak apa dikandung dalam kandungan yang
00:10:35
dalam jelaskan dijelaskan dalam surat
00:10:37
al-mu'minun ayat 12 sampai 13 boleh
00:10:40
dicari boleh dibaca itu adalah dalil
00:10:43
empiris
00:10:45
keempat adalah argumen dari dalil
00:10:49
psikofisik ya dalil psikofisik adalah
00:10:53
argumen yang berhubungan dengan
00:10:55
keberadaan jiwa manusia misteri jiwa
00:11:00
atau ruh yang dapat mengantarkan kepada
00:11:04
keberadaan Tuhan artinya melalui
00:11:07
penempaan spiritualnya perjalanan
00:11:10
spiritualnya ya mampu melalui daya-daya
00:11:14
yang imajinatif nya kreatifnya untuk
00:11:19
menggapai sebuah realitas ilahiyah atau
00:11:22
melalui fenomena ini atau melalui
00:11:24
fenomena ini sebagaimana dialami oleh ya
00:11:27
para Nabi dalam menerima wahyunya gitu
00:11:30
Gan ini diantaranya ini ya kebanyakan ya
00:11:33
para nabi dan rasul yang mengalami
00:11:35
argumen atau dari dalil psikofisik ini
00:11:38
ya yang diluar Nalar manusia secara umum
00:11:42
gitu karena ini mencakup kepada hal-hal
00:11:45
yang bersifat gaib ini dalil psikofisik
00:11:49
kemudian yang keempat adalah argumen
00:11:54
moral argumen Moral ini adalah argumen
00:11:57
tentang nilai baik dan buruk yang ada
00:12:03
pada sebuah realitas kehidupan nyata ini
00:12:07
artinya Tuhan ini menjadi menjadi apa
00:12:10
menjadi sumber kebaikan dan kasih sayang
00:12:13
serta disembah oleh orang dengan satu
00:12:17
sembahan yang berisi cinta dan keimanan
00:12:20
hatinya kita mungkin pada suatu saat
00:12:26
mengalami kesadaran bahwa alangkah
00:12:29
baiknya Allah alangkah penyayangnya
00:12:32
Allah gitu terhadap kita misalkan ya
00:12:35
ketika kita diselamatkan olehnya bahkan
00:12:40
hanya sepersekian detik saja misalkan
00:12:42
kita akan mengalami kecelakaan ya
00:12:45
kemudian Allah selamatkan kita ini
00:12:47
banyak lah ya pengalaman-pengalaman yang
00:12:50
menjelaskan tentang itu
00:12:54
hai hai
00:13:03
Hai kemudian aspek pembahasan Tuhan yang
00:13:07
kedua adalah mengenai sifatnya dalam hal
00:13:12
pensifatan Tuhan ini ada dua aliran
00:13:16
pemikiran yang perlu dikenal yang
00:13:19
pertama adalah aliran antropomorfisme
00:13:23
atau dalam istilah arrobi'ah adalah
00:13:25
tasbih dan yang kedua adalah aliran
00:13:28
teomokole opo moviesme atau dalam
00:13:31
arrobi'ah dikenal sebagai istilah tanzih
00:13:35
nah antropomorfisme ini adalah yaitu
00:13:42
yang menyerupakan Sifat Tuhan dengan
00:13:46
sifat-sifat manusia yang dapat dikenali
00:13:50
secara mudah oleh manusia nah ini yang
00:13:53
aliran inilah aliran yang notabene ya
00:13:59
aliran yang nyeleneh ya ya kebanyakan ya
00:14:03
mukjizat simya Yang menyamakan Tuhan
00:14:05
dengan manusia dalam arti Ya Tuhan
00:14:11
melihat di seperti melihatnya manusia ya
00:14:13
bentuk fisiknya dan sebagainya karena
00:14:16
menyerupai menyerupakan gitu Ini aliran
00:14:19
yang pertama beraliran yang kedua adalah
00:14:22
aliran theoplayer visme atau aliran atau
00:14:26
dalam arrobi'ah disebut sebagai tanzih
00:14:28
aliran ini adalah aliran yang tidak
00:14:32
menyerupakan sama sekali Sifat Tuhan
00:14:35
dengan sifat manapun makhlukNya dan
00:14:38
hanya Tuhan sendiri yang tahu hakikat
00:14:42
akan sifatnya ini tanzih artinya allah
00:14:46
disucikan dari berbagai sifat makhlukNya
00:14:51
Ya Allah melihat tapi bukan dengan mata
00:14:54
Allah mendengar tapi bukan dengan
00:14:58
telinga Allah memegang tapi bukan dengan
00:15:01
tangan artinya tidak ada sesuatupun yang
00:15:07
dapat menyerupai Sifat Tuhan Laisa
00:15:13
kamislihi syaiun ya artinya Hanya Tuhan
00:15:16
sendiri yang tahu hakikat kan sifatnya
00:15:23
yg
00:15:24
hai hai
00:15:26
yo wes teman-teman mahasiswa semuanya
00:15:28
kemudian
00:15:30
Hai aspek pembahasan Tuhan yang ketiga
00:15:32
adalah mengenai nama-namanya nama ini
00:15:38
adalah sebutan yang bersifat simbol
00:15:41
artinya tertanda yang dinisbatkan kepada
00:15:45
sebuah realitas nama-nama Tuhan ini
00:15:48
adalah simbol yang digunakan untuk
00:15:51
menunjuk kepada realitas Tuhan yang
00:15:54
mencakup wujudnya dzat-nya dan sifat-nya
00:15:59
oleh karena itu nama-nama Tuhan ini
00:16:03
adalah kesatuan dari sebuah realitas
00:16:07
Tuhan secara keseluruhan nah dalam
00:16:11
ajaran islam nama-nama Tuhan ini dikenal
00:16:15
dengan sebutan Asmaul Husna atau
00:16:20
nama-nama Allah yang baik
00:16:23
Hai nah salah satu cara terbaik mengenal
00:16:28
Allah atau makrifatulloh adalah melalui
00:16:33
pengenalan Asmaul Husna ini atau
00:16:36
nama-nama Allah yang baik ia adalah
00:16:39
nama-nama Agung yang dengannya Tuhan
00:16:42
kita digelari dan disifati artinya
00:16:47
setiap asma setiap nama Ini mengandung
00:16:51
sebuah sisi dan arti keagungannya itu
00:16:54
sendiri dan nama-namanya ini tidak
00:16:58
terbatasnya artinya bukan hanya 99 asma
00:17:03
seperti yang kita ketahui seperti yang
00:17:06
umat Islam ketahui asma-asma Allah
00:17:08
termaktub dalam al-qur'an dan Sunnah
00:17:11
bahkan ada pula yang masih dirahasiakan
00:17:15
maka semakin luas dan dalam pengenalan
00:17:19
seorang hamba terhadap nama-nama baik
00:17:22
Allah ini
00:17:23
Hai niscaya semakin dalam pula
00:17:26
pengetahuan tentang ketuhanannya ini
00:17:30
yang yang diantara salah satu cara kita
00:17:33
mengupgrade mengupgrade pengetahuan
00:17:36
tentang rukun iman ya iman yang pertama
00:17:39
yaitu iman kepada Allah Oleh karena itu
00:17:42
metode pengenalan semacam ini Yati
00:17:46
mengetahui nama-nama Allah nama-nama
00:17:48
Tuhan mempelajari asma dan sifat-nya
00:17:52
dikatakan paling sempurna metode semacam
00:17:55
ini adalah dikatakan paling sempurna ya
00:17:59
karena datang langsung dari Tuhan yang
00:18:01
maha tahu tentang dirinya ya pengaruh
00:18:05
diantara pengaruh mempelajari
00:18:08
pengetahuan seperti ini pun dampaknya
00:18:11
sangat besar dalam membentuk karakter
00:18:15
dalam pembentukan karakter serta budi
00:18:19
pekerti yang luhur oleh Tak Akan tetapi
00:18:22
tentu saja dengan
00:18:23
syarat apabila Kandungan isi
00:18:28
Hai substansi dari setiap nama-nama
00:18:32
baiknya ini diterapkan oleh kita dalam
00:18:36
kehidupan sehari-hari contoh misalkan
00:18:40
yang mengimani bahwa Allah itu ar-rahman
00:18:44
maka ia akan tergerak hatinya untuk
00:18:48
menyayangi makhlukNya nya sama halnya
00:18:51
misalkan bagi yang mengimani bahwa Allah
00:18:54
itu ar-rohim maka ia akan tergerak
00:18:57
hatinya untuk bersikap pemurah kepada
00:19:00
siapapun termasuk kepada hewan sekalipun
00:19:04
ini baru 26 saja yang belum 99 bahkan
00:19:09
yang masih banyak lagi Sebutkan
00:19:13
rezeki
00:19:14
hai hai
00:19:18
Hai kemudian aspek pembahasan Tuhan yang
00:19:21
keempat adalah mengenai oval atau
00:19:25
perbuatan Tuhan itu sendiri apa yang
00:19:28
dimaksud adalah yaitu apa saja yang
00:19:32
telah sedang dan akan dilakukan Tuhan
00:19:35
dalam kehidupan semesta ini artinya
00:19:39
perbuatan Tuhan juga tidak lepas dari
00:19:42
wujudnya dari wujudnya dari dzatnya dari
00:19:46
nama-namanya dan sifatnya itu sendiri
00:19:49
nah di antara bentuk perbuatan Tuhan
00:19:51
adalah dalil ya Sesungguhnya Allah
00:19:56
menciptakan manusia dari tiada menjadi
00:19:58
ada dan memberikan fasilitas terbaik di
00:20:02
langit dan bumi supaya mereka mengenal
00:20:06
dan menyembahnya sebagaimana firman
00:20:09
Allah dalam surat at-thalaq ayat 12 yang
00:20:13
artinya berbunyi allah-lah yang
00:20:16
menciptakan tujuh langit berlapis-lapis
00:20:18
ini seperti itu pula bumi perintah Allah
00:20:21
berlaku padanya agar kamu mengetahui
00:20:24
Bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala
00:20:27
sesuatu dan Sesungguhnya Allah ilmunya
00:20:31
benar-benar meliputi segala sesuatu maka
00:20:36
kehidupan seseorang manusia ditentukan
00:20:39
oleh kehidupan hati dan jiwanya dan
00:20:43
Tiada kehidupan dalam hatinya kecuali
00:20:46
setelah hatinya mengetahui dan mengenal
00:20:49
Allah lalu ia mencintainya dan hanya
00:20:53
menyembahnya kembali kepada-nya dan
00:20:57
merasakan ketenangan hanya dengan
00:21:00
mengingatnya di
00:21:08
Hai baik teman-teman masih semua
00:21:11
Kemudian untuk pembahasan yang ketiga
00:21:14
mengenai konsep spiritualitas sebagai
00:21:18
landasan kebertuhanan ya
00:21:22
Hai agama ini adalah seperangkat doktrin
00:21:26
kepercayaan atau sekumpulan norma dan
00:21:31
ajaran yang bersifat universal dan
00:21:35
mutlak kebenarannya sedangkan Manusia
00:21:39
adalah makhluk yang paling tinggi
00:21:41
derajatnya dibandingkan makhluk Tuhan
00:21:44
yang lain mengapa bisa demikian tentu
00:21:47
jawabannya adalah karena manusia telah
00:21:50
diberkahi dengan akal dan fikiran yang
00:21:54
bisa membuat manusia tampil sebagai
00:21:57
khalifah sebagai pemimpin dimuka bumi
00:21:59
ini maka akal dan fikiran inilah yang
00:22:03
membuat manusia bisa berubah dari waktu
00:22:06
ke waktu
00:22:08
Hai kepercayaan akan sesuatu ini yang
00:22:11
dianggap yang dianggap Agung atau maha
00:22:17
Hai maka kepercayaan Inilah yang disebut
00:22:20
sebagai spiritualitas spiritual ya jadi
00:22:24
spiritual itu adalah kepercayaan akan
00:22:26
sesuatu yang dianggap Agung atau mahar
00:22:30
itu Itulah spiritual nah spiritual ini
00:22:35
sebagai sebuah kontrol manusia dalam
00:22:38
bertindak jadi spiritual juga bisa
00:22:43
disebut sebagai norma yang mengatur
00:22:46
manusia dalam berperilaku dan bertindak
00:22:50
nya tidaknya konsep spiritual ini bisa
00:22:54
dilihat dari berbagai perspektif yang
00:22:59
pertama adalah perspektif secara
00:23:02
etimologi bahwa secara etimologi kata
00:23:05
spirit itu berasal dari kata latin
00:23:08
artinya spiritus yang diantaranya
00:23:11
berarti roh
00:23:14
hai jiwa Sukma kesadaran diri wujud tak
00:23:19
berbadan Nafas hidup dan nyawa hidup ini
00:23:23
pandangan secara etimologi kemudian
00:23:26
pandangan secara psikologik dari
00:23:29
perspektif psikologi spiritualitas
00:23:32
dikaitkan dengan berbagai realitas alam
00:23:35
pikiran dan perasaan yang bersifat
00:23:39
adikodrati atau nierbo ndawi dan
00:23:43
cenderung times dan spesies itu artinya
00:23:48
termasuk jenis spiritualitas ini ya
00:23:51
adalah Tuhan Jin hantu roh halus atau
00:23:57
nilai moral Nilai estetik dan sebagainya
00:24:00
artinya segala sesuatu yang bersifat
00:24:02
gaib kemudian pandangan agama Seperti
00:24:06
apa ya terhadap spiritualitas ini
00:24:10
perspektif agama adalah bahwa
00:24:12
spiritualitas adalah
00:24:14
Hai atau religius spirituality atau
00:24:17
religius spiritual spiritual nice
00:24:21
berkenaan dengan kualitas mental
00:24:25
seseorang yang atau kesadaran seseorang
00:24:29
perasaan seseorang moralitas seseorang
00:24:32
dan nilai-nilai luhur yang bersumber
00:24:36
dari ajaran agama jadi spiritualitas
00:24:39
agama ini sifatnya ilahiyah nya bukan
00:24:43
bersifat humanistik lantaran
00:24:47
spiritualitas agama ini berasal dari
00:24:50
Tuhan bukan dari manusia itu sendiri nah
00:24:55
kemudian Bagaimana kesimpulan hubungan
00:25:00
Hai mengenai spiritualitas dan agama
00:25:05
jadi spiritualitas adalah kesadaran diri
00:25:10
dan kesadaran individu tentang akal
00:25:15
tentang asal ya tentang asal tentang
00:25:20
tujuan dan nasib seseorang sedangkan
00:25:24
agama adalah sebuah kebenaran mutlak
00:25:28
dari kehidupan yang memiliki manifestasi
00:25:31
fisik di atas dunia bahkan agama ini
00:25:36
merupakan praktek perilaku tertentu yang
00:25:39
dihubungkan dengan sebuah kepercayaan
00:25:41
dan agama memiliki kesaksian Iman agama
00:25:46
memiliki komunitas dan agama memiliki
00:25:49
kode etik Jadi kesimpulannya adalah
00:25:53
bahwa spiritual memberikan jawaban siapa
00:25:58
dan Apakah seseorang
00:26:00
yang itu
00:26:02
Hai ditinjau dari keberadaan dan
00:26:04
kesadarannya sedangkan agama memberikan
00:26:08
jawaban apa yang harus dikerjakan
00:26:12
seseorang ditinjau dari perilaku atau
00:26:16
tindakannya
00:26:19
hai hai
00:26:24
Hai baik teman-teman Mahasiswa semua
00:26:27
Kemudian pembahasan yang terakhir adalah
00:26:31
alasan mengapa manusia memerlukan
00:26:35
spiritualitas Ya setidaknya ada empat
00:26:39
alasan mengapa manusia ini memerlukan
00:26:44
spiritualitas yang pertama adalah
00:26:48
memahami dan merasakan keagungan Allah
00:26:52
ini alasan yang pertama artinya memahami
00:26:56
itu dengan akal dan merasakan itu dengan
00:27:00
hati akal dan hati ini menyatu didalam
00:27:04
makrifat di dalam pengetahuan tentang
00:27:08
Allah akibatnya diri ini merasa amatlah
00:27:13
kecil dihadapan Yang Maha Besar nah
00:27:17
orang yang cerdas perhatikan orang yang
00:27:20
cerdas secara spiritualitas adalah orang
00:27:24
yang
00:27:24
mampu menangkap sinyal kebesaran Allah
00:27:28
sinyal keagungan Allah dan marak dan
00:27:32
mampu merasakan kedahsyatan
00:27:34
sifat-sifatnya Ini alasan mengapa
00:27:38
manusia memerlukan spiritualitas yang
00:27:41
pertama artinya untuk memahami dan
00:27:44
merasakan keagungan Allah kemudian
00:27:47
alasan Yang kedua adalah memahami dan
00:27:51
merasakan keindahan Ilahi Ini alasan
00:27:54
Yang kedua untuk memahami dan merasakan
00:27:57
keindahan Ilahi orang yang cerdas secara
00:28:00
spiritual juga mampu merasakan keindahan
00:28:05
Ilahi sebagaimana sesuatu terlihat indah
00:28:08
bahwa tidak ada
00:28:11
Hai kecantikan selain kecantikan Allah
00:28:14
ya tidak ada Kebaikan tidak ada
00:28:18
kesempurnaan selain kesempurnaan Allah
00:28:21
tidak ada keindahan selain keindahan
00:28:25
Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka alasan
00:28:28
seorang manusia memerlukan spiritualitas
00:28:31
adalah untuk memahami dan merasakan
00:28:34
keindahan Allah subhanahuwata'ala model
00:28:37
alasan yang ketiga adalah agar ia agar
00:28:40
manusia larut dalam aturan-aturan main
00:28:44
yang telah ditetapkan oleh Allah setelah
00:28:48
keagungan dan keindahan yang telah ia
00:28:52
dapatkan maka sangpena Pak Jalan
00:28:56
spiritual ini yaitu manusia kemudian
00:28:59
terbuka mata hatinya terdengar suara
00:29:03
hati nuraninya menyentuh langit-langit
00:29:06
jiwanya oleh karenanya ia akan
00:29:10
senantiasa
00:29:11
mabuk kepayang seperti orang yang sedang
00:29:14
jatuh cinta Dadap seorang wanita maka ia
00:29:18
akan larutnya ia akan akan ikut dalam
00:29:22
aturan-aturan main yang sudah ya let it
00:29:28
flow gitu ya let it grow biarkan cinta
00:29:32
itu tumbuh biarkan cinta itu berkembang
00:29:35
seperti itulah yang orangnya sudah
00:29:37
merasakan keagungan Allah sudah
00:29:40
merasakan keindahan Allah maka secara
00:29:43
tidak langsung ia akan larut dalam
00:29:45
aturan-aturan main yang telah ditetapkan
00:29:47
oleh Allah artinya ia menerima qada dan
00:29:51
qadar nya Allah Subhanahu Wa Ta'ala
00:29:54
kemudian alasan yang terakhir Mengapa
00:29:56
manusia memerlukan spiritualitas adalah
00:29:59
tiada lain untuk mencapai Cinta Ilahi
00:30:04
dan akhirnya yang ingin didapatkan oleh
00:30:08
orang yang mencapai Jalan spiritual
00:30:11
ah kecintaan nya cinta artinya cinta ini
00:30:16
adalah cinta yang terakui yang diakui Ya
00:30:20
Allah Subhanahu Wa Ta'ala Walaupun
00:30:23
sebagian besar orang ya telah merasa
00:30:27
bahwa atau telah merasa puas ya dengan
00:30:33
pekerjaan dengan penghasilan yang
00:30:36
didapat ya dan sedikit sekali memberikan
00:30:39
perhatian kepada persoalan tentang
00:30:41
spiritualitas contohnya Tapi tidak dapat
00:30:45
dipungkiri bahwa orang-orang seperti ini
00:30:48
ia mempunyai keinginan dalam dirinya
00:30:51
untuk mengetahui dan mengenal tentang
00:30:53
kebenaran yang Hakiki ya Nah dorongan
00:30:57
hati ini yang tersembunyi itu bisa saja
00:31:00
ya Bisa saja saat itu tidak terlalu
00:31:03
menonjol dalam dirinya sehingga ya tidak
00:31:06
terlihat atau tidak nampak dipermukaan
00:31:08
tapi konsepsi Sprite
00:31:11
ini bisa saja muncul sewaktu-waktu
00:31:13
dengan itulah yang disebut sebagai iman
00:31:16
iman kita itu adalah naik turun
00:31:19
fluktuatif kadang naik kadang turun
00:31:22
kadang diatas kadang dibawah gitu nah
00:31:25
ini ya buat tujuan utama alasan manusia
00:31:30
memerlukan spiritualitas adalah tidak
00:31:34
lain untuk menggapai Cinta Ilahi dan
00:31:38
cintailah cinta yang tidak bertepuk
00:31:41
sebelah tangan baik teman-teman masih
00:31:52
semuanya mudah-mudahan Uraian singkat
00:31:55
ini dapat menjadi pelipur lara bagi eh
00:32:01
teman-teman yang apa ingin mengupgrade
00:32:05
pengetahuannya tentang iman atau tentang
00:32:10
kepercayaan
00:32:11
Hai bagaimana manusia bertuhan dan
00:32:14
sebagainya kurang lebihnya mohon maaf
00:32:16
bagi taufik wal hidayah wassalamualaikum
00:32:19
warahmatullah wabarakatuh